Banyak Dijadikan Takjil, Amankah Berbuka Puasa Pakai Kolak?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Banyak Dijadikan Takjil, Amankah Berbuka Puasa Pakai Kolak?

Halodoc, Jakarta - Bulan puasa sudah berlangsung beberapa minggu, tubuh sudah mulai terbiasa untuk menahan haus dan lapar di sepanjang hari ketika matahari masih terbit. Saat berbuka puasa, umumnya orang-orang akan berbuka dengan sesuatu yang manis, seperti kolak. Makanan tersebut dapat terdiri dari ubi, pisang, dan kolang-kaling dicampur dengan santan.

Kolak yang kamu konsumsi terbilang aman dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Kandungan dari kolak dapat berdampak baik bagi tubuh kamu. Walau begitu, yang menjadi masalah ketika seseorang mengonsumsi makanan dengan olahan santan tersebut adalah pada gula yang digunakan dan makanan manis lainnya yang dikonsumsi, sehingga gula yang masuk berlebihan.

Saat berbuka puasa, seseorang harus makan dan minum sesuatu yang manis. Namun, untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gula harus dibatasi dan jangan berlebihan. Hal tersebut dikarenakan dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh untuk naik dan turun secara cepat. Jika hal itu terjadi, kesehatan tubuh dapat terganggu dan badan akan lemas secara drastis jika asupan gula menurun drastis.

Baca Juga : 4 Menu Berbuka Puasa yang Sehat

Manfaat Berbuka Puasa Pakai Kolak

Saat berbuka puasa memang tubuh membutuhkan suatu asupan makanan yang manis. Kolak yang kamu konsumsi mempunyai dampak baik pada tubuh jika tidak dimakan secara berlebihan. Berikut adalah beberapa manfaat kolak untuk tubuh:

  1. Mencegah Serangan Jantung

Kolak yang terbuat dari ubi dapat mencegah serangan jantung yang mungkin terjadi. Ubi mengandung vitamin B6 yang baik untuk kesehatan tubuh. Ubi juga dapat menurunkan homosistein yang dapat mencegah terjadinya serangan jantung.

  1. Sumber Vitamin C

Kolak juga kaya akan kandungan vitamin C yang menyehatkan tubuh. Hal tersebut dapat meningkatkan kesehatan pada sistem pencernaan, serta pembentukan pada tulang dan gigi. Selain itu, kolak juga mengandung zat besi yang berfungsi untuk meningkatkan kadar sel darah merah dan putih.

  1. Meredakan Stres

Ubi yang diolah menjadi kolak mengandung magnesium yang dapat berfungsi sebagai kandungan untuk meredakan stres dan berdampak baik pada jantung, tulang, serta saraf.

Baca Juga : Makanan Sehat yang Wajib Ada di Menu Buka Puasa

Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Berbuka Puasa

Meskipun kolak baik untuk tubuh, tetapi santan dan gula dari makanan tersebut dapat berdampak buruk. Maka dari itu, beberapa makanan dan minuman yang direkomendasikan untuk kamu berbuka puasa adalah:

  • Buah kaya kalium: Kurma adalah sumber nutrisi dan makanan yang sangat baik untuk berbuka puasa. Buah ini tidak hanya membantu kamu terhidrasi dengan cepat, tetapi juga memberi energi instan untuk membuat kamu tetap bugar.
  • Minum yang cukup: Minumlah sebanyak mungkin air putih, air kelapa, atau jus sayuran antara jam berbuka puasa hingga waktu tidur untuk menghindari terjadinya dehidrasi.
  • Banyak mengonsumsi sayuran: Ketimun, selada, dan sayuran lainnya kaya akan serat dan dapat menghidrasi tubuh dengan baik. Selain itu, sayuran tersebut juga merupakan pilihan yang bagus untuk menjaga kulit tetap sehat dan menghindari sembelit selama bulan Ramadhan.

Kebiasaan yang Baik saat Berbuka Puasa

Ketika berbuka puasa, terdapat beberapa hal yang lebih baik kamu lakukan agar tubuh tetap sehat dan bugar. Berikut adalah kebiasaan yang baik yang dapat kamu lakukan saat berbuka puasa:

  • Saat berbuka puasa, mulailah dengan mengonsumsi makanan kecil dengan perlahan, lalu secara bertahap menuju makanan yang lebih besar. Hal tersebut dilakukan agar tubuh tidak kaget saat menerima asupan yang banyak secara tiba-tiba dan juga dapat meningkatkan asam lambung secara instan.
  • Kunyah makanan dengan baik. Hal ini akan sangat membantu pencernaan dengan baik dan merupakan kebiasaan yang baik untuk ditumbuhkan.

Baca Juga : 6 Pilihan Takjil Sehat untuk Menu Buka Puasa

Itulah pembahasan tentang berbuka puasa pakai kolak. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal berpuasa, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!