• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Banyak Makan Manis, Ini Cara Cegah Sakit Gigi saat Natal

Banyak Makan Manis, Ini Cara Cegah Sakit Gigi saat Natal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Hari Raya Natal adalah hari yang dinanti untuk berkumpul dengan keluarga dan orang tercinta. Natal juga merupakan momen untuk menikmati makanan yang jarang ditemui di hari biasa. Kebanyakan makanan yang umum ditemui saat natal adalah cake, permen, pai labu, saus cranberry, dan berbagai jenis makanan manis lainnya. 

Melihat pilihan makanan saat natal yang kebanyakan manis, tentu terjadi peningkatan konsumsi gula dan relatif sering selama musim perayaan natal. Faktanya, gula dan karbohidrat tidak dapat menyebabkan gigi kamu membusuk ataupun sakit. Namun, asam yang dihasilkan dari makanan-makanan inilah yang sebenarnya merusak. Tentu kamu tidak bisa menyalahkan momen perayaanya, hanya saja kamu perlu tetap menjaga kebersihan mulut selama musim perayaan natal agar tidak mengalami sakit gigi. Begini cara mencegahnya:

1. Sikat Gigi Secara Teratur

Usahakan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari. Ini merupakan cara yang baik untuk membersihkan gigi dari penumpukan plak. Perlu diketahui, penumpukan plak dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi yang berhubungan dengan sakit gigi. 

2. Bersihkan Sela-Sela Gigi dengan Benang (Flossing)

Setelah menyikat gigi secara teratur, flossing sering dilupakan. Padahal, hal satu ini penting untuk meningkatkan kebersihan mulut dan mencegah sakit gigi. Partikel dan plak makanan sering kali menumpuk di area yang sulit dijangkau, sehingga tidak dapat bersih hanya dengan menyikat. Flossing dapat memastikan kamu mencapai sela-sela yang sulit dijangkau sikat gigi. 

Baca juga: 6 Cara Mengobati Sakit Gigi Berlubang

3. Perawatan Fluoride

Perawatan ini adalah cara untuk membantu memperkuat enamel pada gigi. Di samping itu, perawatan ini dapat mengurangi peluang terjadinya lubang gigi setelah makan makanan manis. Kamu dapat membeli pasta gigi berfluoride yang dijual bebas di supermarket atau apotek. 

4. Rutin Pemeriksaan Rutin Gigi Sebelum dan Sesudah Natal

Pemeriksaan gigi harus dilakukan setidaknya dua kali setahun atau tergantung pada kebutuhan pribadi kamu. Jika kamu belum mengunjungi dokter karena alasan tidak sempat, kamu dapat menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc kamu bisa membuat janji dengan dokter sesuai waktu yang kamu bisa sediakan untuk diskusi langsung di rumah sakit terdekat. Praktis, kan?

5. Batasi Makanan Manis saat Natal

Salah satu cara menjaga gigi agar tetap bersih, kuat, dan sehat adalah dengan mengonsumsi makanan yang baik untuk gigi. Makanan manis saat natal mungkin sangat menggoda, tapi cobalah untuk membatasi makanan manis tidak terlalu banyak. Alihkan makan pada makanan yang bergizi tinggi dan kadar gula rendah seperti buah dan sayuran. 

Baca juga: Ini Cara Pertolongan Pertama Sakit Gigi di Rumah

6. Bersihkan Lidah

Kegiatan ini mungkin sering dilupakan sebagai bagian dari kesehatan mulut. Menjaga kebersihan lidah adalah cara yang baik untuk mencegah sakit gigi. Membersihkan lidah secara teratur dapat menghilangkan bakteri berbahaya dari mulut. Kamu dapat menggunakan pengikis lidah setelah menyikat gigi secara teratur. 

Penyebab Sakit Gigi

Sebenarnya banyak hal yang menyebabkan sakit gigi, dan salah satu pemicunya adalah terlalu banyak makan makanan manis. Ketahui juga penyebab lanjutannya berikut ini:

  • Kepekaan. Beberapa sakit gigi ringan dapat disebabkan oleh gigi sensitif, terkadang memburuk saat mengonsumsi makanan atau minuman panas atau dingin. Alasan lainnya untuk beberapa sensitivitas pada gigi dapat disebabkan oleh masalah sinus. Biasanya, dalam kasus-kasus sinus menyebabkan sakit gigi, rasa sakit sering kali terbatas pada gigi rahang atas di bagian atas mulut seseorang.
  • Kerusakan Gigi. Ini merupakan sumber utama sakit gigi lainnya. Mengalami sakit gigi bisa menjadi indikasi bahwa kamu memiliki rongga atau kerusakan gigi. Ini juga berlaku ketika mengalami kepekaan terhadap makanan atau minuman manis, panas atau dingin, atau rasa sakit yang terkait dengan mengunyah. Kerusakan gigi menandakan lubang di enamel dan tergantung seberapa parah paparan saraf gigi.
  • Bruxism. Dikenal juga sebagai menggeretakkan gigi yang juga dapat menyebabkan sakit gigi. Menggeretakkan gigi secara konsisten dapat menyebabkan sensitivitas gigi seiring waktu. Menggeretakkan gigi dapat disebabkan oleh beberapa masalah termasuk stres atau gigitan yang tidak selaras. 

Baca juga: 7 Cara Alami Meredakan Sakit Gigi di Rumah

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Home Remedies for Toothache