Batu Ginjal Bisa Buat Sulit BAK, Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Batu Ginjal Bisa Buat Sulit BAK, Ini Sebabnya

Halodoc, Jakarta – Batu ginjal terbentuk ketika terlalu banyak mineral tertentu dalam tubuh yang menumpuk di urine. Ketika kamu tidak terhidrasi dengan baik, maka urine menjadi lebih terkonsentrasi dengan tingkat mineral tertentu yang lebih tinggi. Ketika kadar mineral lebih tinggi, kemungkinan batu ginjal akan terbentuk.

Batu ginjal biasanya sangat menyakitkan. Kebanyakan batu akan lewat sendiri tanpa perawatan. Kamu membutuhkan prosedur kesehatan tertentu untuk memecah ataupun menghilangkan batu ginjal. Ingin tahu lebih lanjut mengenai batu ginjal, baca selengkapnya di sini!

Bagaimana Batu Ginjal Terbentuk?

Walaupun urine terlihat seperti cairan sederhana, tetapi sebenarnya ini adalah cairan kompleks yang mengandung ratusan bahan kimia, termasuk banyak mineral. Namun, jika mineral menjadi jenuh, ia mengendap menjadi kristal yang berikatan dengan protein dan tumbuh menjadi kerikil, kemudian batu. 

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Batu Ginjal

Pembentukan batu ini terjadi jika jumlah mineral yang berlebihan diekskresikan ke dalam urine atau jika volume cairan berkurang karena dehidrasi. Meskipun sebagian besar batu terbentuk di ginjal, tetapi batu ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala sampai akhirnya masuk ke bagian sempit atau tabung otot tipis yang membawa urine ke kandung kemih. 

Batu yang tersangkut di bagian sempit saluran kemih dapat menyebabkan rasa sakit. Ini disebut kolik ginjal dan itu salah satu yang paling intens dari semua rasa sakit. Kolik ginjal disebabkan oleh sumbatan aliran urine; tekanan menumpuk di belakang obstruksi yang mengakibatkan pembengkakan menyakitkan pada struktur sensitif. 

Rasa sakit sering menjalar di sepanjang jalur saluran kemih, mulai tinggi di belakang di atas ginjal dan perjalanan ke perut bagian bawah, selangkangan, bahkan ke alat kelamin. Rasa sakit dimulai tiba-tiba dan dengan cepat menjadi tak tertahankan. 

Kolik ginjal sering disertai mual dan muntah bukan karena perut terlibat, tetapi hanya karena rasa sakitnya sangat parah. Mereka yang mengalami kolik ginjal akan merasa gelisah dan terus-menerus memperbaiki posisi untuk menemukan posisi yang nyaman.

Baca juga: Kebiasaan Buruk Ini Picu Batu Ginjal

Kegelisahan ini akan membantu dokter membedakan rasa sakit batu ginjal dari rasa sakit masalah usus, seperti divertikulitis dan radang usus buntu, yang membuat pasien ingin berbaring diam saja. Meskipun dapat bertahan selama berjam-jam yang menyakitkan, tetapi kolik ginjal biasanya berakhir dengan tiba-tiba seperti yang dimulai. Kelegaan datang ketika batu bergerak dari bagian sempit saluran kemih ke wilayah yang lebih luas, seperti kandung kemih, tempat batu itu tidak lagi menghalangi aliran urine. Namun, ketika sebuah batu tiba di saluran kemih bagian bawah, itu dapat menyebabkan masalah lain, termasuk frekuensi kemih, urgensi, dan sensasi terbakar. 

Perawatan dan Penanganannya

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam mengatasi batu ginjal adalah dengan cara meredakan rasa sakit. Obat oral, seperti obat antiinflamasi nonsteroid, dapat membantu untuk beberapa pasien, tetapi banyak yang membutuhkan suntikan obat penghilang rasa sakit yang kuat.

Tahap selanjutnya adalah mengeluarkan batu, sehingga akan mengalir di urine. Selain konsumsi air putih, obat dapat membantu agar batu keluar. Alpha blocker adalah yang terbaik. Dikenal sebagai obat yang membuat buang air kecil lebih mudah bagi banyak pria dengan benign prostatic hyperplasia (BPH), obat-obat ini melemaskan otot-otot polos di ureter (serta di leher prostat dan kandung kemih), memperlebar saluran untuk memungkinkan batu mengikuti arus . Alpha blocker memungkinkan sekitar 81 persen batu untuk berhasil keluar.

Ingin tahu lebih lanjut pengobatan apa lagi yang bisa digunakan untuk mengatasi batu ginjal, tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:

Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. Kidney stones: Common, painful, preventable.
Healthline. Diakses pada 2019. 8 Signs and Symptoms of Kidney Stones.