Batuk Saat Puasa, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Batuk Saat Puasa, Begini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Batuk merupakan keluhan umum, termasuk saat puasa. Hal ini biasanya disebabkan karena pola makan yang kurang sehat. Misalnya kebiasaan minum es atau makan gorengan ketika berbuka puasa. Lantas, apa yang harus dilakukan jika batuk menyerang saat berpuasa? Ini faktanya.

Baca Juga: 7 Jenis Batuk yang Perlu Diketahui

Tips Berpuasa Saat Batuk Menyerang

Sebagian besar batuk disebabkan oleh infeksi virus. Hal ini bisa dicegah karena selama berpuasa, daya tahan tubuh cenderung meningkat. Awal puasa merupakan proses adaptasi tubuh melawan infeksi. Pasalnya, tubuh menjadi lebih fokus untuk melawan infeksi penyakit ketika perut dalam keadaan kosong.

Pembatasan asupan makan dapat mencegah virus tumbuh lebih banyak sehingga meminimalisir risiko penyakit. Selama berpuasa, proses pembuangan racun dan zat sisa berbahaya dalam tubuh menjadi lebih optimal.

Baca Juga: Demam Muncul Saat Puasa, Mungkin Ini Sebabnya

Jika saat ini kamu sedang berpuasa dan mengidap batuk, berikut hal yang bisa dilakukan untuk membantu proses penyembuhan:

1. Perhatikan Pola Makan

Lebih baik konsumsi makanan dan minuman yang bisa mempercepat proses pemulihan batuk. Misalnya bawang putih, jahe, makanan sumber vitamin C, dan makanan probiotik. Sebaliknya, kamu perlu menghindari gorengan, kafein, susu, dan makanan olahan untuk mencegah dan mengatasi batuk saat puasa.

2. Banyak Minum Air Putih

Aturan minum air putih saat puasa dikenal dengan pola 2-4-2, yakni dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas air putih saat makan malam, dan dua gelas air putih saat sahur. Hal ini membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehingga mencegah dehidrasi sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

Kamu bisa menambahkan sedikit garam ke dalam air putih untuk mengganti elektrolit tubuh yang hilang lewat keringat selama berpuasa. Selain itu, kamu juga dianjurkan untuk menghindari minuman yang terlalu manis atau dingin karena dapat memicu batuk.

3. Minum Obat Batuk

Konsumsi obat batuk, baik yang dibeli dengan atau tanpa resep dokter, saat sahur dan berbuka. Hal ini membantu proses penyembuhan dengan menghilangkan virus penyebab dan mengurangi frekuensi batuk. Obat batuk juga bisa mengencerkan dahak jika yang terjadi jenis batuk berdahak.

4. Istirahat yang Cukup

Konsumsi obat perlu diimbangi dengan istirahat yang cukup. Pasalnya, istirahat yang cukup (termasuk tidur pada malam hari) membantu tubuh mengumpulkan energi untuk melawan infeksi virus penyebab batuk. Perlu diketahui bahwa fungsi tubuh berada pada titik terendah saat tidur sehingga sistem kekebalan tubuh bekerja optimal dalam melawan infeksi penyakit.

5. Berendam Air Hangat

Mandi air hanya bisa membantu mengatasi batuk, flu, dan alergi. Caranya dengan melonggarkan saluran hidung dan tenggorokan. Selain mandi air hangat, kamu juga bisa menggunakan humidifier alias mesin pelembap udara untuk meringankan gejala yang muncul. Jika kamu menggunakan humidifier, pastikan untuk rutin membersihkannya dari debu atau jamur yang mungkin bersarang di dalamnya.

Baca Juga: Batuk dan Bersin, Mana yang Lebih Banyak Virusnya?

Itulah cara mengatasi batuk saat puasa. Salah satu cara mencegah batuk adalah rutin mencuci tangan pakai sabun, terutama setelah dari toilet dan sebelum makan. Gunakan juga masker penutup hidung dan mulut saat kamu bepergian ke tempat ramai untuk meminimalisir penularan virus penyebab batuk.

Kalau kamu punya keluhan batuk saat puasa, jangan ragu berbicara dengan dokter Halodoc. Kamu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!