• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan Ini

Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Mengonsumsi makanan tertentu serta gangguan kesehatan dapat menjadi penyebab bau mulut. Pada kondisi umum, sebenarnya kamu dapat menjaga aroma mulut tetap segar dengan cara membersihkan mulut secara intens. 

Jika teknik perawatan diri sederhana tidak dapat menyelesaikan masalah bau mulut, kamu bisa menemui dokter gigi untuk mencari tahu penyebabnya. Informasi mengenai bau mulut dan gangguan kesehatan terkait bau mulut bisa ditemukan di bawah ini!

Masalah Kesehatan Pemicu Bau Mulut

Seperti yang sudah disinggung di atas, masalah kesehatan biasanya menjadi pemicu bau mulut. Masalah kesehatan tersebut, antara lain infeksi sinus, pneumonia, sakit tenggorokan (faringitis) dan infeksi tenggorokan lainnya, flu biasa, influenza (flu), batu amandel (tonsilloliths), sariawan, bronkitis, tetesan postnasal, diabetes, refluks asam (penyakit gastroesophageal reflux atau GERD) ), intoleransi laktosa, masalah lambung atau pencernaan lainnya, dan beberapa penyakit hati atau penyakit ginjal mungkin berhubungan dengan bau mulut.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Tubuh Kelebihan Protein Picu Bau Mulut

Jika kamu butuh saran dan informasi lebih detail mengenai gangguan kesehatan yang memicu bau mulut, bisa ditanyakan lewat aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Perlu diketahui juga kalau mulut kering juga bisa menjadi penyebab bau mulut. Air liur membantu membersihkan mulut dan menghilangkan partikel yang menyebabkan bau tak sedap. Mulut kering atau xerostomia dapat menyebabkan bau mulut karena produksi air liur menurun. 

Umumnya mulut kering yang terjadi secara alami karena tidur semalaman mengarah lebih mengarah ke "napas pagi". Sedangkan mulut kering kronis dapat disebabkan oleh masalah dengan kelenjar ludah dan beberapa penyakit lainnya. Konsumsi obat-obatan juga dapat memicu bau mulut. 

Penanganan Bau Mulut

Sebenarnya cara terbaik penanganan bau mulut adalah dengan mengatasi penyebab bau mulut tersebut. Kalau pemicu bau mulutmu karena masalah kesehatan tertentu, dengan mengobati gangguan kesehatannya kamu dapat terbebas dari bau mulut.

Baca juga: Cara Mudah Menjaga Mulut Tetap Segar Seharian

Untuk mengurangi atau mencegah bau mulutmu, bisa menerapkan beberapa perawatan mandiri seperti ini:

  1. Gosok gigi setelah makan

Simpan sikat gigi di tempat kerja untuk digunakan setelah makan. Sikat menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor setidaknya dua kali sehari, terutama setelah makan. Pasta gigi dengan sifat antibakteri telah terbukti mengurangi bau mulut.

  1. Flossing

Flossing yang tepat menghilangkan partikel dan plak makanan dari sela-sela gigi serta membantu mengendalikan bau mulut.

  1. Sikat lidahmu

Lidah mengandung bakteri, jadi menyikatnya dengan hati-hati dapat mengurangi bau. Gunakan sikat lidah atau bagian belakang sikat gigi. 

  1. Hindari mulut kering

Untuk menjaga kelembapan mulut, hindari tembakau dan minum banyak air; bukan kopi, minuman ringan, atau alkohol, yang dapat menyebabkan mulut lebih kering. Kunyah permen karet tanpa gula) untuk merangsang air liur. Untuk mulut kering kronis, dokter gigi atau dokter mungkin meresepkan obat untuk aliran air liur.

  1. Pola makan sehat

Hindari makanan, seperti bawang dan bawang putih yang dapat menyebabkan bau mulut. Mengonsumsi makanan manis juga dikaitkan dengan bau mulut.

  1. Secara teratur ganti sikat gigimu

Gantilah sikat gigi ketika sudah usang, kira-kira setiap tiga hingga empat bulan sekali dan pilihlah sikat gigi berbulu halus.

  1. Jadwalkan pemeriksaan gigi rutin

Temui dokter gigi secara teratur, umumnya dua kali setahun untuk memeriksakan dan membersihkan gigi.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Bad Breath.
MedicineNet. Diakses pada 2020. Bad Breath.