• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bebas Debu, Ini Cara Menjaga Kualitas Udara di Rumah
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bebas Debu, Ini Cara Menjaga Kualitas Udara di Rumah

Bebas Debu, Ini Cara Menjaga Kualitas Udara di Rumah

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 18 Agustus 2022

“Kualitas udara yang buruk di rumah berisiko meningkatkan berbagai penyakit untuk anak. Pastikan kualitas udara di rumah tetap terjaga, salah satunya dengan menggunakan air purifier.”

Bebas Debu, Ini Cara Menjaga Kualitas Udara di RumahBebas Debu, Ini Cara Menjaga Kualitas Udara di Rumah

Halodoc, Jakarta – Kualitas udara yang buruk di beberapa wilayah di Indonesia, tak terkecuali Jakarta masih menjadi isu yang belum terpecahkan hingga saat ini. Kondisi ini sebenarnya disebabkan karena banyak faktor. Mulai dari limbah pabrik, polusi asap kendaraan, serbuk sari, debu, sampai asap yang terbentuk sebagai hasil dari pembakaran hutan.

Polusi udara sendiri bisa berasal dari lingkungan luar dan lingkungan di dalam rumah. Contoh polusi yang terjadi di rumah seperti bahan bangunan, asap rokok, serbuk sari, jamur, produk serta bahan kimia dari rumah tangga. 

Nah, tentu saja kondisi ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Lantas, apa sih dampak kualitas udara yang buruk bagi kesehatan? 

Dampak Kualitas Udara Buruk bagi Kesehatan

Anak-anak diketahui lebih rentan terhadap efek kesehatan yang merugikan akibat polusi udara. Sebab organ pernapasan dan sistem kekebalan tubuh mereka belum matang. Selain itu, keterlibatan dalam aktivitas yang berat, serta waktu yang lebih lama yang mereka habiskan di luar ruangan, juga bisa memicunya.  

Studi dalam Paediatrics Child Health menyebutkan, polusi dan pencemaran udara memberikan efek buruk terhadap kondisi kesehatan anak. Dampaknya tidak main-main, contohnya seperti masalah pada saluran pernapasan, perubahan sistem kekebalan tubuh, dan terjadi peningkatan risiko defisiensi vitamin D serta rakhitis. Bahkan, bisa meningkatkan risiko cacat lahir dan meningkatkan angka kematian.

Tak hanya itu, paparan polusi udara juga bisa meningkatkan kekambuhan pada anak dengan penyakit asma. Di samping itu, mereka juga lebih lebih rentan mengalami peradangan pada jaringan paru-paru. Perlu diketahui juga, polusi udara juga bisa memengaruhi tumbuh kembang mereka. 

Nah, pertanyaannya bagaimana cara menjaga kualitas udara di rumah?

Cara Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah

Agar kualitas udara di rumah tetap baik dan bersih, ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan, antara lain: 

1. Tidak Merokok

Pastikan kamu tidak merokok di area sekitar rumah, terutama di dalam rumah. Sebab, meski kamu telah selesai merokok, residu dari asap rokok akan tinggal dan mengendap di rumah. Ini tetap akan memicu efek negatif pada kesehatan, bahkan meski kamu sudah berusaha membersihkan rumah.

2. Buat Ventilasi Udara

Selain itu, usahakan rumah dilengkapi dengan ventilasi udara. Lebih baik lagi jika terdapat ventilasi udara di setiap ruangan. Ventilasi udara memiliki peran penting untuk pergantian udara di dalam rumah. Namun, pastikan kamu juga membersihkan ventilasi rumah secara rutin, sehingga kualitas udara di dalam rumah tetap terjaga.

3. Menanam Tanaman di Halaman Rumah

Adanya tumbuhan tidak hanya membuat pemandangan rumah terlihat asri saja. Sebab tanaman juga membantu membersihkan sekaligus memperbaiki kualitas udara di sekitar rumah. Mereka menghirup karbondioksida dan melepaskan oksigen yang baik untuk kualitas udara. 

4. Tidak Membakar Sampah di Halaman Rumah

Cara menjaga kualitas udara di rumah juga dapat dilakukan dengan tidak membakar sampah di halaman rumah, terutama sampah daun-daun kering. Lebih baik kamu mengubur sampah daun supaya bisa menjadi pupuk kompos, atau membuangnya dalam karung.

5. Gunakan Air Purifier

Menggunakan air purifier juga dapat membantu memperbaiki sekaligus menjaga kualitas udara di rumah tetap terjaga dan bersih. Alat ini mampu mengurangi paparan asap dan debu yang secara tidak sengaja masuk ke dalam rumah. Selain itu, penggunaannya juga direkomendasikan untuk kelompok orang yang memiliki alergi. 

Nah, bagi kamu yang sedang mencari air purifier, kamu bisa memilih Samsung Air Purifier AX60R. Samsung air purifier ini dilengkapi dengan fitur 3 Way Air Flow yang dapat meningkatkan kualitas udara di area yang luas jauh lebih cepat dan mampu menjangkau dari sudut ke sudut.  

Selain itu, Multi-Layered Purification dapat menghilangkan hingga 99,97 persen  partikel debu berukuran hingga 0,3 nanometer. Menariknya lagi, fitur Auto Mode yang dapat menyesuaikan daya listrik secara otomatis, sekaligus kecepatan kipas berdasarkan tingkat polusi udara yang dihirup.

Sementara fitur Sleep Mode menciptakan aliran udara yang lebih lembut dan tenang tanpa pencahayaan apa pun, sehingga tidak mengganggu kenyamanan beristirahat. 

Tak ketinggalan, fitur Smart Air Quality Detection dengan sensor laser PM yang dapat memonitor kadar polusi, dan kualitas udara secara akurat, serta intuitif melalui tampilan numerik dan 4 indikator warna. 

Samsung Air Purifier AX60R juga ditunjang dengan fitur SmartThings, yang dapat memungkinkan kontrol jarak jauh kualitas udara dan fungsi lainnya melalui ponsel.

Berikut ini informasi tentang Samsung Store resmi untuk mendapatkan produk air purifier, ya!

Nah, bagi kamu yang memiliki keluhan kesehatan terkait kualitas udara yang buruk, bisa kok bertanya pada dokter melalui Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Play Store.

Referensi:
Paediatrics Child Health. Diakses pada 2022. The effects of air pollution on the health of children.
WHO. Diakses pada 2022. More than 90% of the world’s children breathe toxic air every day.
United States Environmental Protection Agency. Diakses pada 2022. Actions You Can Take to Reduce Air Pollution