• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Beberapa Kondisi yang Bisa Menyebabkan Batu Amandel
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Beberapa Kondisi yang Bisa Menyebabkan Batu Amandel

Beberapa Kondisi yang Bisa Menyebabkan Batu Amandel

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 07 Februari 2022

“Batu amandel dapat terjadi jika seseorang tidak menerapkan praktik kebersihan mulut dengan benar. Batu amandel dapat terbentuk dari kotoran sisa makanan yang tidak dibersihkan dan menempel di celah-celah amandel. Kondisi ini dapat mengakibatkan bau mulut jadi tidak sedap.”

Beberapa Kondisi yang Bisa Menyebabkan Batu Amandel

Halodoc, Jakarta – Batu amandel adalah gumpalan kecil keras yang terbentuk di amandel. Batu amandel dapat menyebabkan bau mulut, meskipun kemunculannya tidak menyakitkan atau berbahaya. Kondisi ini dapat terjadi jika seseorang tidak mempraktikkan kebersihan pada mulut. 

Orang yang memiliki batu amandel sering kali tidak menyadarinya. Hal tersebut karena batu amandel tidak selalu mudah dilihat dan ukurannya berkisar seukuran beras hingga seukuran buang anggur besar. Meskipun batu amandel jarang menyebabkan komplikasi, tapi terkadang mereka dapat tumbuh lebih besar dan membuat amandel membengkak. 

Kondisi Penyebab Batu Ginjal

Amandel terdiri dari celah-celah, terowongan, dan lubang yang disebut kriptus amandel. Berbagai jenis kotoran, seperti sel-sel mati, lendir, air liur, dan makanan, dapat terperangkap di dalam kantong ini dan menumpuk. Bakteri dan jamur memakan penumpukan ini dan menyebabkan bau yang berbeda. 

Seiring waktu, puing-puing kotoran mengeras menjadi batu amandel. Beberapa orang mungkin hanya memiliki satu batu amandel, sementara itu ada juga yang memiliki banyak formasi batu amandel yang lebih kecil. 

Potensi penyebab batu amandel meliputi:

  • Kebersihan gigi yang buruk.
  • Amandel besar.
  • Memiliki masalah sinus kronis.
  • Tonsilitis kronis (radang amandel).

Sementara itu, beberapa komplikasi yang disebabkan oleh amandel yaitu berupa:

  • Pembengkakan.
  • Perasaan tersumbat di bagian atas tenggorokan.
  • Bau busuk dan bau mulut dari infeksi yang meningkat dari waktu ke waktu.
  • Kesulitan bernapas jika batu amandel jadi membesar dan menghalangi jalan napas. 
  • Nyeri saat menelan, makan, atau minum.

Itulah kondisi penyebab batu amandel yang perlu diwaspadai. Dokter biasanya merekomendasikan agar kamu selalu mempraktikkan kebersihan mulut yang baik untuk mencegah batu amandel. 

Bagaimana Cara Menghilangkan Batu Amandel

Meskipun batu amandel tidak berbahaya dan jarang menimbulkan komplikasi, tapi banyak orang yang ingin menghilangkannya. Hal tersebut karena batu amandel menimbulkan bau tidak sedap yang dapat mengganggu rasa percaya diri. Perawatan untuk menghilangkan batu amandel berkisar dari pengobatan rumahan hingga prosedur medis. 

  1. Berkumur dengan Air Garam

Berkumur dengan air garam dapat meredakan ketidaknyamanan tenggorokan dan membantu mengeluarkan batu amandel. Air garam juga dapat mengubah kimia di mulut, sehingga bau mulut yang diakibatkan batu amandel dapat hilang. 

  1. Batuk

Terkadang batu amandel dapat tanggal saat kamu batuk, meski tanpa disengaja. Batuk yang disengaja juga dapat membantu melonggarkan batu. 

  1. Laser Kriptolisis Amandel

Selama prosedur ini, laser digunakan untuk menghilangkan kripta tempat batu amandel bersarang. Prosedur Ini sering dilakukan dengan menggunakan anestesi lokal. Ketidaknyamanan dan waktu pemulihan biasanya minimal.

  1. Kriptolisis Koblasi

Dalam kriptolisis koblasi menggunakan gelombang radio untuk mengubah larutan garam menjadi ion. Kemudian ion-ion tersebut dapat memotong jaringan. Seperti halnya laser, kriptolisis koblasi mengurangi kripta tonsil tapi tanpa sensasi terbakar yang sama. 

  1. Antibiotik

Dalam beberapa kasus, antibiotik dapat digunakan untuk mengelola batu amandel. Cara ini dapat digunakan untuk menurunkan jumlah bakteri yang berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan batu amandel. Hanya saja kelemahan dari antibiotik adalah ia tidak akan mengobati penyebab yang mendasari batu amandel. Selain itu ada efek samping tersendiri, dan tidak boleh digunakan dalam jangka panjang. 

Itulah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan batu amandel dan cara mengatasinya. Jika kamu merasakan gejala batu amandel, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Kamu dapat bertemu dengan dokter dengan membuat janji di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know to Remove and Prevent Tonsil Stones at Home
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Tonsil Stones
Medical News Today. Diakses pada 2022. What you should know about tonsil stones
Healthline. Diakses pada 2022. Tonsil Stones: What They Are and How to Get Rid of Them