• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bedah Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan

Bedah Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bedah Transplantasi Rambut untuk Mengatasi Kebotakan

Halodoc, Jakarta - Sudah tahu kalau kita akan kehilangan sekitar 100 helai rambut tiap harinya? Jangan panik dulu, jumlah tersebut tidak seberapa bila dibandingkan dengan sekitar 100 ribu helai rambut yang dimiliki. Di samping itu, rambut baru juga akan tumbuh dan menggantikan rambut rontok tersebut.

Namun, lain lagi cerita jika rambut rontok secara berlebihan, apalagi bila disertai dengan pertumbuhan rambut yang terganggu atau terhenti. Hmm, kalau sudah begitu, kepala kita bisa menjadi botak, baik untuk sementara maupun permanen. Tuh, bikin khawatir kan?

Nah, menyoal kebotakan ini, sebenarnya ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Salah satunya lewat prosedur transplantasi rambut. Lalu, seperti apa cara mengatasi kebotakan melalui transplantasi rambut? 

Baca juga: Kebotakan Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

Prosedur Transplantasi Rambut

Cara mengatasi kebotakan melalui transplantasi rambut biasanya dilakukan bila area kebotakan sudah terlalu luas. Dalam prosedur ini, dokter akan melakukan pembedahan untuk mengambil area kulit berambut, yang kemudian akan ditanamkan ke area yang botak. 

Nah, berikut prosedur transplantasi yang perlu diketahui. 

  • Dokter akan memberikan anestesi lokal untuk membuat kulit kepala mati rasa. Dokter mungkin juga akan memberikan obat untuk membuat tubuh rileks.
  • Kulit kepala dibersihkan secara menyeluruh.
  • Sepotong kulit kepala berambut (pertumbuhan aktif) akan diambil menggunakan pisau bedah dan sisihkan. Area kulit kepala ini disebut area donor. Selanjutnya, kulit kepala ditutup dengan jahitan kecil.
  • Sekelompok kecil rambut akan dipisahkan dengan hati-hati dari kulit kepala yang dihilangkan.
  • Pada beberapa kasus, area yang lebih kecil pada kulit kepala dan kelompok rambut diambil dengan peralatan lain atau bantuan robot.
  • Kemudian, dokter akan membersihkan area kepala yang botak. Area kulit kepala ini disebut area penerima. 
  • Dokter akan membuat potongan kecil (lubang-lubang) pada area botak.
  • Rambut sehat ditempatkan atau ditanam dengan hati-hati di potongan atau lubang-lubang tersebut. 
  • Selama satu sesi perawatan, ratusan atau bahkan ribuan rambut dapat ditransplantasikan.

Hal yang perlu digarisbawahi, masih memerlukan beberapa bulan agar rambut tumbuh di lokasi area donor. Di samping itu, tiap jenis penumbuh rambut seperti transplantasi rambut memiliki keuntungan dan efek samping masing-masing. Pada beberapa kasus, transplantasi rambut bisa menimbulkan infeksi, jaringan parut, hingga pertumbuhan rambut baru yang tidak wajar. 

Baca juga: Inilah 7 Hal yang Bisa Menyebabkan Kebotakan

Oleh sebab itu, cobalah berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter ahli sebelum memutuskan untuk melakukan transplantasi rambut. Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc, mengenai keunggulan dan efek samping dari transplantasi rambut.

Menentukan Dokter Spesialis

Selain mengetahui keunggulan dan efek sampingnya, menentukan dokter ahli yang akan melakukan transplantasi rambut juga tidak kalah pentingnya. Pastikan untuk menemukan ahli bedah yang berkualifikasi dan berpengalaman dalam melakukan jenis operasi ini.

Contohnya, di Inggris semua dokter yang melakukan transplantasi rambut harus terdaftar di General Medical Council (GMC). Mereka harus terdaftar di daftar spesialis dan memiliki izin praktik. Di negara tersebut, seseorang yang ingin melakukan transplantasi rambut juga dapat memeriksa situs British Association of Plastic Aesthetic and Reconstructive Surgeons (BAPRAS), untuk mengetahui latar belakang dokter bedah yang akan dipilih. 

Baca juga: Kids Zaman Now Lebih Cepat Botak, Apa yang Salah?

Setelah menentukan dokter ahli yang akan melakukan prosedur ini, cobalah tanyakan pada mereka mengenai:

  • Kualifikasi dan pengalaman mereka.
  • Banyaknya jumlah transplantasi rambut yang telah mereka lakukan.
  • Banyaknya jumlah transplantasi rambut yang telah mereka lakukan bila terjadi komplikasi.
  • Jenis transplantasi rambut apa yang mereka rekomendasikan untuk dirimu dan alasannya.
  • Tindak lanjut seperti apa yang kamu harapkan jika terjadi kesalahan.
  • Tingkat kepuasan pasien mereka.

Itulah beberapa hal yang bisa dipahami tentang prosedur bedah transplantasi rambut untuk mengatasi kebotakan. 

Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Hair transplant
National Health Service - UK. Diakses pada 2020. Hair transplant
Web MD. Diakses pada 2020. Hair Transplants: What to Expect.