Sama-Sama Perdarahan Otak, Ini Bedanya Perdarahan Subarachnoid dan Perdarahan Intraserebral

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Sama-Sama Perdarahan Otak, Ini Bedanya Perdarahan Subarachnoid dan Perdarahan Intraserebral

Halodoc, Jakarta - Tidak hanya pada kulit, perdarahan juga dapat terjadi pada organ-organ di dalam tubuh, yang tidak terlihat dari luar. Salah satu organ vital tubuh yang bisa mengalami perdarahan adalah otak. Perdarahan otak adalah perdarahan yang terjadi di dalam jaringan otak. Ada beberapa jenis perdarahan pada otak. Dua di antaranya adalah perdarahan subarachnoid dan perdarahan intraserebral. Apa bedanya?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa perdarahan otak terjadi karena pecahnya pembuluh arteri di otak, sehingga menyebabkan perdarahan lokal pada jaringan di sekitarnya dan matinya sel-sel otak. Perdarahan otak merupakan kondisi medis serius yang perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan segera oleh dokter di rumah sakit.

Baca juga: Jarang Terjadi, Pendarahan Otak Bisa Dikenali dari Gejala Ini

Berdasarkan lokasi terjadinya, perdarahan otak dibedakan menjadi beberapa jenis. Dua di antaranya telah disebutkan di awal, yaitu perdarahan subarachnoid dan perdarahan intraserebral. Perdarahan subarachnoid adalah perdarahan yang terjadi pada jaringan otak di bawah selaput pelindung otak. Perdarahan otak tipe ini sering kali disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak karena aneurisma, gangguan pembekuan darah, atau cedera kepala berat.

Sementara itu, perdarahan intraserebral adalah perdarahan yang terjadi pada jaringan otak itu sendiri. Perdarahan otak jenis ini bisa menyebar hingga ke ruang ventrikel otak dan menyebabkan pembengkakan otak. Jadi, perbedaan antara kedua jenis perdarahan itu terletak pada lokasi atau bagian otak yang mengalami perdarahan.

Selain kedua jenis perdarahan otak yang telah dijelaskan, ada satu jenis perdarahan otak lainnya, yaitu hematoma epidural dan subdural. Perdarahan otak jenis ini disebabkan oleh adanya penggumpalan darah yang terjadi di antara otak dan tengkorak kepala. Bisa pada bagian atas atau di bawah selaput pelindung otak.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Perdarahan Subarachnoid bisa Disembuhkan

Hal-Hal yang Dapat Memicu Perdarahan Otak

Ada beberapa hal atau faktor yang dapat memicu terjadinya perdarahan otak. Berikut beberapa di antaranya:

1. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit kronis (jangka panjang) yang dapat melemahkan dinding pembuluh darah, tak terkecuali pembuluh darah otak. Jika tekanan darah tidak terkendali, lama kelamaan penyakit ini berpotensi menimbulkan stroke perdarahan (stroke hemoragik).

2. Cedera Kepala

Paling banyak terjadi pada orang yang berusia di bawah 50 tahun. Kemungkinan besar kondisi ini disebabkan oleh kecelakaan atau terjatuh. Kecelakaan lalu lintas, terjatuh dari ketinggian, dan cedera kepala akibat olahraga juga merupakan penyebab perdarahan otak yang sering terjadi.

3. Kelainan Pembuluh Darah

Kondisi yang bisa terjadi pada saat lahir ini dapat membuat dinding pembuluh darah di sekitar dan bagian dalam otak menjadi lemah. Kelainan ini disebut malformasi arteri vena. Pengidap gangguan ini tidak selalu mengeluhkan adanya gejala, tetapi seketika pembuluh darah dapat pecah dan menimbulkan kondisi yang berbahaya.

4. Gangguan Pembekuan Darah

Menurunnya trombosit juga dapat menyebabkan perdarahan otak. Anemia sel sabit (kondisi ketika sel darah merah berbentuk abnormal), hemofilia (tubuh kekurangan protein untuk pembekuan darah), hingga mengonsumsi obat pengencer darah dapat berkontribusi dalam hal ini.

5. Pembengkakan Pembuluh Darah (Aneurisma)

Aneurisma menyebabkan melemahnya pembuluh darah, yang kemudian dapat pecah dan menimbulkan perdarahan di dalam otak. Kondisi ini dapat menyebabkan stroke.

Baca juga: Jangan Asal Minum Obat, Kalau Salah Bisa Sebabkan Pendarahan Otak

6. Angiopati Amiloid

Angiopati amiloid adalah kondisi ketika terjadi kelainan dinding pembuluh darah yang disebabkan oleh faktor usia atau hipertensi. Kondisi ini dapat menimbulkan banyak perdarahan kecil yang mengarah pada perdarahan yang lebih besar.

Hal lainnya yang menyebabkan perdarahan otak antara lain adalah tumor otak dan penyakit hati. Beberapa penyebab perdarahan otak dapat diatasi sejak dini. Misalnya, dengan menjaga pola makan dan hidup sehat agar terhindar dari tekanan darah tinggi.

Itulah sedikit penjelasan tentang perdarahan otak. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!