• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini 3 Cara Mengatasi Anemia pada Bayi

Begini 3 Cara Mengatasi Anemia pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Anemia bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada bayi. Anemia pada bayi sama sekali tidak boleh dianggap sepele, sebab bisa memicu kondisi yang lebih parah. Maka dari itu, orangtua perlu mengetahui tanda-tanda dan cara mengatasi anemia pada bayi. Jika diabaikan, anemia bisa menyebabkan gangguan pada tumbuh kembang bayi hingga memicu kondisi yang lebih parah. 

Anemia adalah penyakit yang terjadi karena kadar hemoglobin yang menurun atau terlalu rendah. Penyakit ini juga bisa terjadi karena sel darah merah yang rendah. Anemia pada bayi bisa ditandai dengan beberapa gejala, mulai dari kulitnya yang terlihat lebih pucat, tubuh bayi lesu dan tidak bersemangat, penurunan nafsu makan, hingga mengalami gangguan pada tumbuh kembang. 

Baca juga: Ini Tanda Anemia pada Anak yang Harus Diwaspadai

Mengatasi dan Mencegah Anemia pada Bayi

Anemia pada bayi bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Sebelum mengetahui cara mengatasi anemia, sebelumnya penting untuk mengetahui apa saja penyebab kondisi ini bisa terjadi. Anemia pada bayi tidak boleh diabaikan sama sekali. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa mengganggu tumbuh kembang Si Kecil. Anemia bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kekurangan produksi sel darah merah, perdarahan, hingga kerusakan sel darah. 

Kekurangan produksi sel darah merah bisa memicu anemia pada bayi. Biasanya, kondisi ini muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi dilahirkan. Sebenarnya, produksi sel darah merah yang rendah pada bayi adalah hal yang normal dan akan berangsur membaik seiring bertambahnya waktu. Namun, waspadai jika kondisi ini terus berlanjut dan bayi menunjukkan gejala anemia. 

Anemia pada bayi juga juga bisa muncul karena kerusakan sel darah merah. Biasanya, kondisi ini terjadi saat bayi mengalami ABO inkompatibilitas. Kondisi ini terjadi karena ada ketidakcocokan darah bayi dengan ibu. Kerusakan sel darah merah bisa terjadi pada bayi yang lahir dari ibu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti sickle cell anemia atau thalassemia.

Baca juga: Ketahui Lebih Jauh Anemia pada Janin

Setelah mengetahui penyebabnya dan bayi didiagnosis dengan anemia, dokter biasanya akan menyarankan beberapa cara pengobatan. Selain itu, ibu bisa menerapkan beberapa cara untuk mengatasi anemia pada bayi dan mencegah munculnya gejala. Di antaranya: 

1.Hindari Susu Sapi 

Pada bayi yang mengalami anemia, disarankan untuk tidak diberikan susu sapi. Sebab, jenis susu ini disebut bisa meningkatkan risiko anemia. Jika bayi masih berusia di bawah 2 tahun, disarankan untuk memberi bayi air susu ibu (ASI). 

2.MPASI Pilihan 

Mengatasi anemia pada bayi juga bisa dilakukan dengan asupan makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat. Saat Si Kecil sudah mulai mengonsumsi MPASI, pastikan untuk memilih jenis makanan yang bisa memberi asupan zat besi tambahan untuk tubuh. Disarankan untuk menambahkan beberapa jenis makanan dalam menu MPASI, seperti daging, ikan, bayam, brokoli, kentang, dan tahu tempe.

3.Suplemen Tambahan 

Konsumsi suplemen tambahan bisa diberikan untuk mengatasi anemia pada anak yang sudah cukup besar. Untuk mengatasi anemia pada bayi, cobalah untuk berikan asupan suplemen dan vitamin khusus untuk meningkatkan asupan zat besi pada anak.

Baca juga: Waspada, Anemia pada Bumil Bisa Berbahaya

Biar lebih aman, pastikan untuk selalu membicarakannya terlebih dahulu pada dokter, terutama jika bayi lahir prematur. Ibu bisa menanyakan lebih lanjut seputar anemia pada bayi dengan menghubungi dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call atau Chat. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Anemia in Newborns.
American Family Physician. Diakses pada 2020. How to Prevent Iron Deficiency Anemia in Infants and Toddlers. 
American Academy of Pediatrics Healthy Children. Diakses pada 2020. Anemia in Children and Teens: Parent FAQs.
Baby Center. Diakses pada 2020. Iron-Deficiency Anemia in Babies.