Begini 4 Cara Mencegah Infeksi Saluran Pernapasan pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Begini 4 Cara Mencegah Infeksi Saluran Pernapasan pada Anak

Halodoc, Jakarta – Memenuhi asupan nutrisi dan gizi pada anak nyatanya perlu dilakukan. Daya tahan tubuh anak yang masih belum optimal nyatanya dapat menjadi penyebab anak menjadi rentan mengalami beberapa penyakit. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah infeksi saluran pernapasan atau yang dikenal dengan ISPA.

Baca juga: Mengapa Anak-anak Rentan Terkena ISPA?

Infeksi saluran pernapasan sendiri sebenarnya bukan penyakit yang berbahaya. Namun jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ISPA dapat menyebabkan komplikasi pada kesehatan anak. Infeksi saluran pernapasan atau yang dikenal dengan ISPA merupakan infeksi saluran pernapasan yang menyerang bagian atas seperti hidung, tenggorokan, faring, laring hingga bronkus anak. Nyatanya, pilek menjadi salah satu penyakit yang termasuk ke dalam penyakit ISPA yang sangat sering menyerang anak. Biasanya, ISPA disebabkan karena paparan virus atau bakteri.

Kenali Virus dan Bakteri Penyebab ISPA pada Anak

Nyatanya ada cukup banyak virus serta bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada anak. Sebaiknya ibu perlu mengetahui jenis-jenis virus dan bakteri:

Virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada anak antara lain rhinovirus, adenovirus, virus coxsackie, human metapneumovirus, dan virus parainfluenza. Sedangkan bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan pada anak adalah kelompok A beta-hemolytic streptococci, corynebacterium diphtheriae (diptheria), neisseria gonorrhoeae (gonore), klamidia pneumoniae (klamidia), dan kelompok C beta-hemolytic streptococci.

Ada beberapa cara yang menyebabkan anak terpapar virus atau bakteri penyebab ISPA, yaitu:

  1. Lingkungan anak yang memiliki pengidap ISPA. Perhatikan lingkungan sekitar anak dan hindari dari pengidap ISPA. Virus dan bakteri dapat ditularkan melalui bersin maupun batuk pengidap ISPA tanpa menutup mulut maupun hidung.

  2. Sebaiknya hindari anak dari tempat keramaian. Tidak hanya tempat keramaian, virus dan bakteri ISPA dapat ditularkan pada tempat yang kurang memiliki ventilasi udara. Saluran keluar masuk udara yang kurang dapat mengurung virus maupun bakteri penyebab ISPA di satu tempat.

  3. Virus dan bakteri dapat menyebar melalui sentuhan. Tidak ada salahnya untuk menghindari anak dari orang-orang yang berpotensi menularkan ISPA.

  4. Jaga kebersihan lingkungan untuk menjauhkan anak dari penularan virus maupun bakteri ISPA. Jangan lupa untuk cuci tangan setelah berkegiatan di tempat ramai atau setelah bersentuhan dengan banyak orang. Virus atau bakteri ISPA dapat menular melalui tangan yang terpapar virus maupun bakteri.

Baca juga: Bayi Mengidap ISPA, Ini yang Perlu Ibu Ketahui

Gejala ISPA pada Anak

Kenali gejala yang terjadi akibat penyakit ISPA pada anak. Pengobatan lebih awal nyatanya bisa mengurangi risiko dan akibat yang dihasilkan dari penyakit ISPA.

Saat virus atau bakteri masuk pada anak, biasanya anak akan mengalami kondisi hidung tersumbat atau produksi cairan dalam hidung terus bertambah. Selain itu, biasanya anak lebih sering untuk bersin serta batuk. Anak juga dapat mengalami demam serta kondisi sakit kepala.

Pencegahan ISPA pada Anak

Selain pengobatan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit ISPA, seperti:

  1. Memberikan anak waktu istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh anak optimal.

  2. Tidak hanya itu, asupan makanan yang penuh dengan nutrisi serta gizi juga memengaruhi kualitas daya tahan tubuh anak.

  3. Jauhi anak dari paparan asap rokok dan debu.

  4. Jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal serta tempat bermain anak. Jangan lupa untuk selalu mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan diri salah satunya dengan rajin cuci tangan setelah berkegiatan.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai kebutuhan nutrisi serta vitamin yang dibutuhkan anak untuk mendukung daya tahan tubuhnya. Kamu bisa gunakan Voice/Video Call atau Chat dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan anak. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Ini 7 Orang yang Berpotensi Terkena ISPA