Begini 6 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Bayi

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   14 Januari 2021
Begini 6 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan BayiBegini 6 Cara Meningkatkan Bonding Ibu dan Bayi

Halodoc, Jakarta - Sudah tahu kalau bonding atau ikatan yang kuat antara ibu dan bayi memiliki beragam manfaat? Bonding ini bisa menimbulkan kasih sayang, kehangatan, rasa bahagia,aman, dan saling mencintai antara ibu dan bayi. Nah, menurut para ahli, bonding ibu dan bayi sebaiknya dilakukan sesegera dan semaksimal mungkin setelah bayi lahir.

Pertanyaannya, bagaimana cara meningkatkan bonding ibu dan bayi? Bagi ibu yang baru pertama kali hamil atau melahirkan, tak perlu bingung atau khawatir. Terdapat berbagai cara yang bisa ibu lakukan untuk meningkatkan bonding antara ibu dan bayi. 

Baca juga: 4 Cara Menidurkan Bayi yang Perlu Diketahui Ibu

1.Ajak Interaksi Sejak dalam Kandungan

Cara meningkatkan bonding ibu dan bayi dapat dilakukan sejak dini, bahkan sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Di masa ini, janin sudah dapat menendang atau melakukan gerakan lainnya di dalam perut ibu. Nah, di sini ajaklah mereka untuk berbicara agar bayi di dalam kandungan cepat mengelai suara ibu. Selain itu, ibu juga bisa menyanyikan lagu atau membacakan cerita untuknya. 

2.Metode Kanguru

Salah satu cara meningkatkan bonding ibu dan bayi adalah melalui metode kanguru. Masih asing dengan metode ini? Perawatan Metode Kanguru (PMK) pertama kali diperkenalkan oleh Ray dan Martinez di Bogota, Columbia pada tahun 1979. Cara ini digunakan sebagai alternatif perawatan bayi berat badan lahir rendah (BBLR).

Metode ini meniru binatang berkantung kanguru yang bayinya lahir memang sangat prematur. Setelah lahir bayi kanguru disimpan di kantong perut ibunya untuk mencegah kedinginan, sekaligus mendapatkan makanan berupa air susu induknya.

Nah, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), PMK memiliki banyak manfaat, salah satunya meningkatkan bonding ibu dan bayi. Selain meningkatkan bonding ibu dan bayi, PMK dapat  menurunkan secara bermakna jumlah neonatus atau bayi baru lahir yang meninggal, menghindari bayi berat lahir rendah dari kedinginan (hipotermia), menstabilkan bayi, hingga meningkatkan pemberian ASI. 

Baca juga: Purple Cry, Momen saat Bayi Menangis Tanpa Henti

3.Menyusui

Cara meningkatkan bonding ibu dan bayi juga bisa melalui proses menyusui. Menurut IDAI, menyusui tidak hanya semata-mata memberikan ASI, tetapi juga membentuk ikatan sayang antara ibu dan bayi.

Menurut studi yang dipublikasikan di Pediatrics, ibu yang menyusui langsung lebih sensitif terhadap isyarat bayinya dibandingkan dengan ibu yang menggunakan botol. Ibu yang menyusui juga cenderung lebih sering menyentuh, membelai dan menatap bayinya lebih lama, sehingga secara signifikan mempengaruhi proses bonding

4.Tidur di Dekat bayi

Untuk meningkatkan bonding ibu dan bayi, cobalah tidur di dekat mereka. Ibu bisa meletakkan tempat tidur bayi di dekat tempat tidur yang ibu gunakan. Hal ini bisa membuat bayi merasa aman karena berada dalam jangkauan ibu. Namun, ibu tidak disarankan untuk tidur satu ranjang dengan Si Kecil, karena kondisi ini bisa meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi. 

5.Kontak Kulit

Cara meningkatkan bonding ibu dan bayi juga bisa melalui metode skin to skin atau kontak kulit. Setelah Si Kecil lahir, perbanyaklah waktu untuk melakukan kontak kulit dengan dirinya. Caranya mudah, ibu bisa meletakkan bayi di atas perut dan dada ibu ketika menyusui. Selain itu, usaplah atau sentuhlah bayi dengan lembut, atau gendong dirinya untuk membuat bayi merasa lebih nyaman. 

Baca juga: Pelajari Cara Mengatur Pola Tidur Bayi yang Sehat

6.Ajak Dirinya Berbicara

Cara meningkatkan bonding ibu dan bayi juga bisa dengan mengajak dirinya ngobrol atau berbicara. Ibu bisa menceritakan apa yang sedang ibu lakukan, pikirkan, atau rasakan. Ketika berbicara dengannya, cobalah tatap mata mereka dengan cara yang menenangkan. Di samping itu, ibu juga bisa bernyanyi, membacakan buku cerita, atau mengajak dirinya bermain untuk membuat mereka merasa tenang dan senang. 

Nah, bila ibu atau Si Kecil mengalami masalah kesehatan, ibu bisa kok memeriksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit.



Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2021. Bonding with your newborn
Family Doctor. Diakses pada 2021. Bonding with Baby 
IDAI. Diakses pada 2021. Menyusui: Kunci Mother-Infant Bonding
IDAI. Diakses pada 2021. Perawatan Metode Kanguru (PMK) Meningkatkan Pemberian ASI.

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan