Begini Cara Ampuh Atasi Kecanduan Alkohol

Ditinjau oleh  dr. Verury Verona Handayani   13 Januari 2021
Begini Cara Ampuh Atasi Kecanduan AlkoholBegini Cara Ampuh Atasi Kecanduan Alkohol

Halodoc, Jakarta – Hampir semua orang mungkin sudah tahu bahwa sering mengonsumsi alkohol secara berlebihan adalah kebiasaan tidak sehat yang bisa merusak tubuh. Namun, bagi orang yang sudah mengalami kecanduan alkohol, mereka akan tetap mengonsumsi minuman tersebut secara berlebihan tanpa peduli lagi dampaknya bagi kesehatan.

Kecanduan alkohol adalah kondisi serius yang perlu diatasi secepatnya agar tidak membahayakan kesehatan pengidapnya. Mengatasi kecanduan alkohol sebenarnya harus dimulai dengan proses kesadaran si pecandu kalau dia harus menghentikan kebiasaan buruknya dan memilih teknik penyembuhan terbaik. Intinya harus ada niat dulu dari si pecandu. Sebab, cara apa pun yang dilakukan untuk mengatasi kecanduan alkohol, semuanya tidak akan berhasil bila tidak ada niat yang mantap dari pecandu alkohol. Yuk, simak tips-tips mengatasi kecanduan alkohol di sini!

Baca juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Racun dari Tubuh yang Bisa Kamu Tiru

Cara Ampuh Atasi Kecanduan Alkohol

Perubahan gaya hidup adalah salah satu cara utama mengatasi kecanduan alkohol. Berikut adalah beberapa tips agar berhasil mengatasi kecanduan alkohol:

1. Mulailah dengan Kesadaran dan Membuat Rencana

Duduk dan teliti pilihan yang akan kamu buat sebelum memulai untuk stop alkohol. Pilih metode yang sesuai dengan kebutuhanmu dan pikirkan detailnya. Apa yang akan kamu lakukan saat merasa ingin minum? Siapa yang akan kamu hubungi jika kamu membutuhkan dukungan? Ketahui beberapa strategi penanggulangan sebelumnya, dan bersiaplah untuk menindaklanjutinya. Dengan merencanakan alur ini akan membantu kamu mengetahui pola dan pemicu keinginan minum.

Rencanakan untuk menghindari situasi yang mendorong kamu untuk minum, dan ketahui beberapa cara efektif untuk mengalihkan perhatian saat alkohol muncul. Semakin baik kamu memahami diri sendiri, maka semakin baik pula persiapanmu. 

2. Bentuk Support System

Orang yang mengalami kecanduan alkohol membutuhkan dukungan yang kuat. Bergabunglah dengan komunitas yang menguatkan dan mampu memberikan dukungan untuk berhenti minum dan menjadi diri lebih baik. Memberi tahu teman dan kerabat apa yang akan kamu lakukan dan meminta dukungan dapat membuat perbedaan besar. Jika orang terdekat tahu dan siap membantu, kamu akan menghadapi lebih sedikit pemicu minum. Kamu juga akan memiliki orang untuk diajak bicara ketika keadaan menjadi sulit

Baca juga: Detoks dengan Jus, Efektifkah?

3. Pertimbangkan Pengobatan

Tiga obat disetujui oleh Food and Drug Administration untuk mengobati alkoholisme adalah naltrexone, acamprosate, dan disulfiram. Ada juga beberapa obat yang diresepkan di luar label, termasuk gabapentin, baclofen, dan topiramate. Masing-masing bekerja secara berbeda, tetapi semuanya dapat membantu kamu mengatasi kecanduan fisik terhadap alkohol. Kalau kamu punya pertanyaan seputar obat untuk kecanduan alkohol kamu bisa tanyakan langsung ke dokter di Halodoc ya! Dokter-dokter terbaik di bidangnya akan memberikan rekomendasi andalan ke kamu.

4. Berolahraga

Proses detoksifikasi bisa memicu depresi pada pecandu alkohol. Depresi yang timbul akibat proses detoksifikasi bisa menyebabkan pecandu merasa gelisah dan mudah marah. Ini bisa diredakan dengan melakukan yoga atau olahraga lainnya secara teratur. Karena saat berolahraga, kamu juga bisa kehilangan banyak potasium yang keluar bersama keringat. Maka dari itu, kamu perlu mengimbanginya dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran. Potasium banyak ditemukan di pisang, melon, tomat, jeruk sitrus, dan sayuran hijau.

Namun, bila detoksifikasi memicu tremor (gemetar), halusinasi dan kejang, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan. Biasanya, kondisi tersebut membutuhkan obat penenang yang harus dibeli dengan resep dokter. Detoksifikasi bisa dilakukan di pusat terapi maupun rumah sakit. Butuh waktu setidaknya satu minggu untuk melakukan prosedur detoksifikasi ini.

5.Temukan Aktivitas Baru

Pertimbangkan untuk pergi ke gym setelah bekerja untuk menggantikan acara minum alkohol. Carilah kelompok sosial yang berfokus pada hobi bersama seperti musik, olahraga, seni dan kerajinan, atau lintas alam. Isi jadwalmu dengan hal-hal yang harus dilakukan alih-alih minum, dan perhatikan karena hal itu akhirnya menggantikan alkohol dalam hidup sehari-hari. Kamu mungkin terkejut dengan peluang sosial baru yang muncul tanpa alkohol. Aktivitas baru tanpa melibatkan minuman beralkohol akan membantu mengalihkan perhatian kamu dan membawa pada rutinitas baru.

Baca juga: Ini 6 Tanaman Obat yang Sebaiknya Ada di Rumah

6.Jangan Menyerah

Berhenti minum alkohol adalah proses yang panjang bagi banyak orang, dan kemunduran sering terjadi. Banyak orang lain yang telah berhasil sebelum kamu dan menghadapi rintangan yang berat di sepanjang proses. Pastinya kamu membutuhkan upaya yang sama dan yang terpenting adalah terus maju. Jika satu cara tidak berhasil, coba cara lain. Ada banyak program, sistem, dan metode untuk terbebas dari kecanduan alkohol. Tetap semangat, ya!


Referensi:
Ria Health. Diakses pada 2021. 9 Tips for Quitting Alcohol: Key Strategies For Kicking the Habit.
Healthline. Diakses pada 20021. The Most Important Things You Can Do To Help Alcoholic.


Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan