• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Mencegah Anemia saat Menstruasi

Begini Cara Mencegah Anemia saat Menstruasi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Anemia memengaruhi sel darah merah dan hemoglobin, yaitu sejenis protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh organ tubuh. Penyebab anemia paling umum adalah defisiensi zat besi, yang dibutuhkan tubuh untuk membuat hemoglobin.

Banyak sekali penyebab anemia, termasuk perdarahan berat ketika menstruasi. Ya, memang benar bahwa anemia ketika sedang menstruasi sangat umum terjadi. Ini terjadi karena menorrhagia.

Bagaimana Menstruasi Sebabkan Anemia?

Menstruasi berat atau menorrhagia terjadi ketika kamu kehilangan banyak darah selama menstruasi. Kondisi ini mengakibatkan tubuh kehilangan lebih banyak sel darah merah dibandingkan dengan yang bisa dihasilkan. 

Baca juga: Pusing saat Menstruasi, Waspada Gejala Anemia

Hal ini akan menyebabkan terjadinya penurunan zat besi dalam tubuh yang menjadikan tubuh kesulitan membuat hemoglobin yang dibutuhkan untuk mengalirkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Kamu bisa mengenali gejala dari menorrhagia berikut ini.

  • Mengganti pembalut setiap jam selama beberapa jam berurutan.
  • Harus menggunakan pembalut dobel untuk menyerap darah.
  • Menstruasi lebih dari 7 hari.
  • Tubuh lemas dan mudah lelah saat menstruasi.
  • Tidak bisa beraktivitas seperti biasanya.

Meski begitu, anemia yang terjadi karena menstruasi berat bisa terjadi karena banyak faktor. Ini termasuk pola makan dan kondisi medis secara keseluruhan. Kadar zat besi dan hemoglobin yang rendah dalam darah bisa kamu kenali melalui gejala berikut ini:

  • Tubuh lelah dan lemas.
  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Kulit terlihat pucat.

Baca juga: Ini Alasan Wanita Lebih Rentan Terserang Anemia Defisiensi Besi

Jika kondisi ini mengganggu aktivitasmu, segera tanyakan penanganannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Anemia karena menstruasi berat tidak boleh diabaikan, karena bisa memicu terjadinya kondisi yang lebih serius lagi.

Mencegah Anemia saat Menstruasi

Salah satu cara terbaik untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi zat besi ketika menstruasi adalah memperbaiki pola makan. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  • Konsumsi Makanan Tinggi Zat Besi

Perbaiki pola makan dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi. Sumber zat besi bisa kamu temukan dalam daging merah, bayam, kacang-kacangan, kerang, hati ayam, hingga kalkun dan quinoa.

  • Konsumsi Makanan yang Membantu Menyerap Zat Besi dengan Baik

Vitamin C dapat membantu menyerap zat besi dengan baik. Oleh karena itu, selain mengonsumsi makanan kaya zat besi, kamu juga bisa memasukkan makanan sumber vitamin C dalam menu sehari-hari untuk membantu tubuh menyerap zat besi lebih mudah. Beberapa sumber makanan ini, termasuk jambu biji, kiwi, brokoli, lemon, stroberi, dan jeruk.

  • Batasi Asupan Kafein

Kopi, teh, dan coklat serta minuman bersoda mengandung kafein, dan asupannya sehari-hari sudah tentu perlu kamu batasi. Pasalnya, kafein dapat membuat tubuh kesulitan menyerap zat besi yang dibutuhkan dari makanan yang kamu konsumsi. Sebaiknya, ganti asupan kafein dengan air mineral guna mencegah dehidrasi.

Baca juga: Anemia pada Ibu Hamil, Harus Dirawat di Rumah Sakit?

  • Perhatikan Konsumsi Suplemen Kalsium

Kamu perlu tahu bahwa kalsium dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi. Jadi, selalu tanyakan pada dokter jika kamu sedang mengonsumsi suplemen kalsium agar kebutuhan zat besi kamu tetap terpenuhi, sehingga anemia tidak terjadi, terlebih ketika sedang menstruasi.

Menstruasi dengan perdarahan berat atau menorrhagia memang bisa mengakibatkan terjadinya anemia defisiensi zat besi karena banyaknya darah yang hilang dari tubuh. Meski begitu, kondisi ini bisa membaik dengan penanganan, baik menangani penyebabnya atau melalui konsumsi suplemen zat besi. 



Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2020. Can Your Period Cause Anemia?
Promkes Kemenkes. Diakses pada 2020. 5 Cara Sehat Cegah Anemia saat Menstruasi.