• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Anak Sakit

Begini Cara Mengatasi Serangan Panik Saat Anak Sakit

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Sebagai orangtua, merawat anak yang sedang sakit dapat membuat stres dan serangan panik. Meskipun mengurus anak dan merawat anak yang sakit, orangtua tetap penting untuk menjaga diri sendiri dari serangan panik. Ini semua demi dapat merawat anak yang sedang sakit. 

Wajar memang jika orangtua mengalami panik saat anak sakit, karena ini sebagai reaksi kekhawatiran dan rasa sayang orangtua pada anak. Namun, sebaiknya jangan biarkan diri mengalami serangan panik yang berlarut. Beberapa cara untuk mengatasi atau mengurangi serangan panik akibat stres, inilah yang dapat orangtua lakukan. 

1. Berbicaralah pada Seseorang

Berbicara dengan seseorang yang orangtua percayai dan andalkan adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi perasaan saat anak sakit. Seseorang itu bisa anggota keluarga, teman, ataupun profesional seperti dokter dan psikolog. Ini setidaknya sebagai langkah awal supaya beban yang dirasakan sedikit ringan karena terbagi.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Bedanya Serangan Panik dan Serangan Kecemasan

2. Bagikan Tanggung Jawab

Jika memungkinkan, akan sangat membantu jika kakek-nenek Si Kecil ikut terlibat dengan rutinitas perawatan anak. Perasaan tertekan, kelelahan, dan stres dapat menumpuk jika hanya ayah atau ibu saja yang harus melakukan semua pekerjaan dan merawat anak. Selain ayah dan ibu, mungkin kakek-nenek Si Kecil juga dapat membantu untuk mencegah kelelahan orangtua dan berbagi beban. Saling berbagi waktu untuk tugas merawat anak dapat memberikan waktu istirahat yang sangat dibutuhkan. 

Dalam keluarga dengan orangtua tunggal, akan sangat membantu untuk mencoba meminta bantuan anggota keluarga lain atau teman dekat untuk merawat anak dari waktu ke waktu. Namun, pastikan agar orang yang membantu tahu cara merawat anak dengan kondisi kesehatan yang kronis atau kompleks. 

3. Menjaga Kesehatan Fisik Sebaik-baiknya

Makan sehat, tidur yang cukup, olahraga teratur, dan peluang untuk melakukan kegiatan yang rileks adalah faktor penting dalam menjaga kesehatan orangtua. 

Baca juga: Ini Bedanya Serangan Jantung dan Serangan Panik

4. Upayakan untuk Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Mungkin terlihat sulit. Namun, cobalah untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri dan pasangan jika bisa. Lakukan setiap minggu untuk mengurangi stres. Terkadang merawat anak yang sakit dengan kondisi kesehatan yang kompleks tampaknya menghabiskan waktu setiap menit setiap hari. 

Orangtua mungkin merasa seolah-olah tidak memiliki waktu untuk hal-hal yang disukai, seperti membaca buku, berjalan-jalan, atau menonton film. Meluangkan waktu benar-benar dapat membantu menyegarkan diri, sehingga orangtua dapat terus merawat anak sebaik mungkin.Beberapa hal yang dapat membantu agar tubuh dan pikiran dapat rileks sejenak yaitu:

  • Pijat terapi.
  • Berjalan, yoga, atau olahraga lainnya.
  • Mandi air hangat.
  • Mendengarkan musik.
  • Menonton film atau TV.
  • Melakukan hobi favorit. 

5. Temui Konselor atau Profesional

Saat ini bukan hal yang aneh atau sulit lagi untuk dapat membicarakan tekanan apapun pada profesional. Begitu juga untuk menceritakan tekanan terkait masalah anak yang sedang sakit. Orangtua mungkin ingin melakukan ini secara individu atau keluarga. Untuk dapat berbicara dengan psikolog yang tepat, orangtua dapat menemukannya melalui aplikasi Halodoc. Apalagi memutuskan untuk berbicara secara individu. 

Berbicara pada seorang profesional dapat menawarkan ayah dan ibu kesempatan untuk berbicara tentang situasi yang sedang terjadi dengan pihak ketiga yang netral dan berupaya mengidentifikasi strategi dan menemukan solusi untuk kesulitan yang ditemui. 

Baca juga: Serangan Panik Menyerang, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Temukan ketenangan diri dan hargai fenomena anak sakit sebagai suatu peristiwa yang berharga. Ini adalah satu-satunya hal yang dapat membantu menjaga kesehatan mental dari serangan panik. Mengingat bahwa orangtua adalah sosok yang sangat diandalkan oleh anak saat ini. 

Referensi:
Parents. Diakses pada 2020. Stress Relief Advice for Moms During Flu Season
About Kids Health. Diakses pada 2020. Coping with your child's illness as a parent