• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Begini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Begini Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Halodoc, Jakarta – Pada anak kucing yang baru lahir, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Sebab, tidak berbeda jauh dengan bayi manusia, anak kucing yang baru lahir juga membutuhkan perawatan dari induknya, termasuk dalam hal pemberian susu, makanan, kehangatan tubuh, dan hal lainnya. 

Sebab, anak kucing yang baru lahir biasanya masih mengembangkan beberapa bagian tubuh, bulunya belum tumbuh sempurna, pencernaannya masih berkembang, serta masih harus mendapat asupan nutrisi yang baik. Sayangnya, beberapa induk kucing mungkin sudah melepaskan atau menghindar dari kewajiban memberi susu pada saat bayi kucing masih membutuhkan. 

Baca juga: Waspadai 4 Penyakit yang Rentan Menyerang Anak Kucing

Membantu Merawat Bayi Kucing 

Merawat anak kucing yang baru lahir adalah hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Apalagi, jika hal tersebut baru pertama kali dilakukan. Namun jangan khawatir, ada beberapa tips yang bisa coba diterapkan untuk merawat anak kucing yang baru lahir, di antaranya: 

1.Asupan Susu 

Pada awal kehidupan kucing, setidaknya empat minggu pertama, asupan susu dari induknya adalah hal yang paling penting. Sebab, susu dari induk kucing memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan bayi kecil. Jika anak kucing yang baru lahir tidak mendapatkan susu dari induknya, penting bagi pemilik untuk memberikan asupan serupa atau yang memiliki formula khusus. Coba tanyakan pada dokter hewan seputar nutrisi apa saja yang dibutuhkan bayi kucing dan dari mana mendapatkannya. Jika memungkinkan, carilah “ibu angkat” untuk anak kucing, yaitu kucing lain yang sedang menyusui juga.

2.Pola Tidur 

Selain asupan susu, penting juga untuk memperhatikan dan mengetahui pola tidur anak kucing yang baru lahir. Bayi kucing dilahirkan buta alias fungsi mata dan penglihatannya belum sempurna. Karena itu, bayi kucing mungkin akan terlihat membuka mata kapan saja dan di mana saja. Padahal, bisa jadi kucing sedang tertidur saat matanya terbuka. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga kehangatan dan kenyaman kucing yang baru lahir agar tidurnya tidak terganggu. 

Baca juga: Begini Cara Tepat Memandikan Anak Kucing Peliharaan

3.Frekuensi Makan 

Kamu mungkin bertanya-tanya, seberapa sering anak kucing yang baru lahir perlu diberi makan. Pada empat minggu pertama, bayi kucing hanya membutuhkan asupan susu. Baru setelahnya kamu bisa mulai merencanakan untuk memberi makanan pada bayi kucing. Mulailah dengan memilih makanan yang lunak dan bisa dengan mudah dicerna. Selain itu, perhatikan juga waktu makan pada anak kucing yang baru lahir. 

Pada anak kucing yang baru lahir, susu bisa diberikan setiap 1-2 jam sekali. Pada usia tiga hingga empat minggu, susu bisa mulai diberikan menggunakan mangkuk dan tambahkan makanan anak kucing yang lunak sebanyak empat hingga enam kali sehari. Saat anak kucing berusia enam hingga 12 minggu, makanan diberikan empat kali sehari dan asupan susu mulai dikurangi. Pada anak kucing yang sudah berusia di atas enam bulan, makanan diberi tiga kali sehari. 

Baca juga: Penyebab Berat Badan Kucing Kesayangan Turun Tiba-Tiba

Jika masih ragu dan tidak yakin dengan cara perawatan anak kucing yang baru lahir, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk mengakses bantuan dokter hewan. Bisa juga digunakan untuk mencari klinik hewan terdekat jika bayi kucing membutuhkan pertolongan medis segera. Atur lokasi dan temukan daftar klinik hewan terdekat yang sesuai kebutuhan. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi: 
WebMD. Diakses pada 2021. Newborn Kitten Care.
Hill’s Pet. Diakses pada 2021. 7 Tips for Newborn Kitten Care.