• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Merawat Kucing yang Tuli

Begini Cara Merawat Kucing yang Tuli

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Begini Cara Merawat Kucing yang Tuli

Halodoc, Jakarta – Tak hanya manusia, kucing juga bisa terlahir tuli akibat faktor genetik. Selain faktor genetik, penyakit atau cedera juga bisa membuat kucing tuli. Kamu perlu tahu bahwa pendengaran kucing yang normal jauh lebih baik daripada manusia. Kucing mampu mendengar suara bernada rendah sama seperti manusia, tetapi mereka jauh lebih baik pada frekuensi yang lebih tinggi. 

Pada volume biasa, kucing dapat mendengar hingga sekitar 79 kHz. Sedangkan manusia hanya dapat mendengar gelombang suara hingga 20 kHz. Kucing dapat mendengar suara dalam rentang 10,5 oktaf, rentang frekuensi yang lebih luas daripada hampir semua mamalia lainnya. Ini memungkinkan kucing untuk mendengar suara bernada sangat tinggi seperti cicitan tikus dengan mudah.

Baca juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Kucing Peliharaan

Seputar Gangguan Pendengaran pada Kucing

Seiring bertambahnya usia, struktur halus telinga kucing bagian dalam mulai kehilangan kepekaannya terhadap getaran. Gangguan pendengaran terkait usia ini disebut presbikusis. Kondisi tersebut berkembang pada setiap hewan peliharaan yang hidup cukup lama, seperti halnya pada orang yang menua. Gangguan pendengaran dapat dipercepat oleh kerusakan akibat suara keras. Infeksi telinga kronis dan penyakit atau cedera lain juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

Tentunya, kucing tidak dapat memberi tahu pemiliknya bahwa mereka sulit mendengar. Kucing mampu dengan baik dengan lebih memperhatikan indra mereka yang lain. Kucing mungkin mengeong dengan keras karena tidak dapat mendengar suaranya sendiri, memperhatikan pemilik dan hewan peliharaan lainnya lebih dekat, dan memberi isyarat-isyarat tertentu. 

Cara Mengetahui Kucing yang Tuli

Jika kamu curiga bahwa kucing peliharaan kamu mengalami gangguan pendengaran, sebaiknya temui dokter hewan. Dokter dapat menentukan masalah medis yang dialami kucing dan merekomendasikan perawatan yang tepat. Ada beberapa tes ketulian yang bisa kamu lakukan di rumah menggunakan beberapa barang rumah tangga seperti kertas, kunci, atau kotak kardus. 

Baca juga: Tips Merawat Kucing Peliharaan Tanpa Kandang

Buat beberapa suara di luar garis pandang kucing seperti menyobek kertas, menggemerincingkan kunci, atau mengetuk kotak kardus. Gunakan berbagai suara untuk menguji frekuensi tinggi dan rendah. Jika kucing mengabaikan beberapa atau semua suara, kemungkinan ia mengalami gangguan pendengaran. 

Bagaimana Cara Berkomunikasi dengan Kucing yang Tuli?

Seperti disebutkan sebelumnya, kucing tuli sangat visual dan cenderung sangat waspada dan sadar akan lingkungan di sekitarnya. Secara visual, ada sejumlah strategi yang dapat digunakan untuk menarik perhatian mereka, seperti:

  • Mengedipkan lampu di atas kepala saat memasuki ruangan akan mendorong kucing untuk melihat sekeliling dan melihat kamu.
  • Laser pointer juga dapat menarik perhatian kucing ketika mereka menghadap jauh dari kamu. Fokuskan laser pointer di lantai tepat di depan kucing, lalu bujuk dia untuk berbalik dan memperhatikan kamu.
  • Sentuhan dan getaran juga penting bagi kucing tuli. Injak lantai dengan kuat mampu menghasilkan getaran untuk mengomunikasikan keberadaan kamu dan membuat kucing mencari-cari sumbernya. 
  • Membelai, menyikat, dan menyisir juga dapat menghibur kucing.
  • Mendengkur adalah salah satu cara komunikasi lainnya. Ketika kamu mendengkur, dengkuran akan menghasilkan sebuah getaran. Jadi, ketika kamu sedang memeluk kucing, lihat apakah dia merespons dengkuran yang kamu lakukan. 
  • Bermain adalah cara yang bagus untuk berkomunikasi dengan kucing tuli. Mainan dan bulu yang dilekatkan pada tali atau tiang pendek cocok untuk permainan berburu dan berkejaran.

Masih punya pertanyaan lain mengenai perawatan kucing yang tuli? Jangan ragu untuk untuk menghubungi dokter hewan melalui Halodoc. Tidak perlu repot ke klinik, kamu bisa menghubungi dokter hewan kapan pun kamu butuhkan. 

Bisakah Tuli pada Kucing Dicegah?

Tergantung pada penyebab ketulian. Jika ketulian disebabkan oleh genetik, maka kondisinya tidak bisa dicegah. Beberapa gangguan pendengaran karena penuaan juga kondisi alami yang tidak dapat dihentikan.

Baca juga: Waktu Ideal untuk Bermain dengan Kucing

Atasi infeksi bakteri, tungau telinga, atau masalah kesehatan lainnya dengan cepat dan dengan bantuan dokter hewan. Jika tidak diobati, beberapa kondisi kesehatan ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen. 

Referensi:
The Spruce Pets. Diakses pada 2021. How to Care for Your Deaf Cat.
VCA Hospitals. Diakses pada 2021. Living with a Deaf Cat.