Begini Perkembangan Janin Usia 27 Minggu

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
begini-perkembangan-janin-usia-27-minggu-halodoc

Halodoc, Jakarta – Selamat! Usia kehamilan ibu kini sudah memasuki minggu ke-27, yang artinya ibu sudah memasuki trimester ketiga. Di minggu ini, Si Kecil di dalam kandungan sudah mulai belajar bernapas dengan paru-parunya yang sudah berkembang, meskipun yang ia hirup adalah cairan ketuban, bukan udara. Bahkan, ia juga sudah menunjukkan aktivitas otak. Sementara itu, ibu perlu bersiap-siap menghadapi gejala kehamilan trimester ketiga yang mungkin bikin sedikit tidak nyaman, seperti harus buang air kecil setiap saat. Yuk, simak perkembangan janin di usia 27 minggu selengkapnya di sini.

Di minggu ke-27 ini, ukuran janin ibu kira-kira sudah sebesar kembang kol dengan panjang badan dari kepala sampai kaki sekitar 36,8  sentimeter, dan berat badan sekitar 900 gram. Wajah Si Kecil pun sudah mulai terlihat jelas dan akan tetap sama sampai dilahirkan nanti. Meski begitu, perkembangan fisik janin di usia 27 minggu kehamilan masih belum sempurna. Organ paru-paru, hati, dan sistem imunnya masih butuh waktu untuk berkembang secara utuh.

Tidak hanya bertambah besar, Si Kecil di dalam kandungan juga semakin pintar! Si Kecil sudah mulai bisa mendengar suara orangtuanya, meskipun masih samar-samar. Kondisi tersebut disebabkan karena telinga janin masih tertutup oleh lapisan lilin tebal yang disebut vernix caseosa. Selain itu, Si Kecil juga sudah bisa memberi respon bila ibu mengajaknya berinteraksi. Ketika ibu mengajaknya berinteraksi dengan cara menyentuhnya atau mungkin memperdengarkan musik lewat earphone yang didekatkan ke perut, Si Kecil bisa memberi respon berupa gerakan dari dalam perut.

Baca juga: Manfaat Mendengarkan Musik untuk Ibu Hamil

Di minggu ke-27 kehamilan, janin juga sudah mulai bisa membuka dan menutup matanya. Ia pun sudah mulai bisa tidur dan bangun dengan periode yang lebih teratur. Pada minggu ini, Si Kecil mungkin juga sedang menghisap jempol atau jarinya di dalam rahim.

Perubahan dalam Tubuh Ibu pada Usia 27 Minggu Kehamilan

Ibu hamil masih akan mengalami pertambahan berat badan di usia kehamilan ini. Pertambahan berat badan yang normal saat hamil 27 minggu adalah sekitar 15 sampai 30 pon. Bila berat badan ibu naik lebih banyak daripada jumlah tersebut, dokter kandungan mungkin akan meminta ibu untuk menjaga berat badan. Dengan berpegang pada batas kenaikan berat badan yang direkomendasikan, ibu akan terhindar dari risiko komplikasi kehamilan dan persalinan prematur.

Selain pertambahan berat badan, ibu mungkin juga akan lebih sering merasakan tendangan Si Kecil di dalam perut, atau cegukan Si Kecil yang seperti kedutan.

Gejala Kehamilan di Usia 27 Minggu Kehamilan

Gejala kehamilan yang menyebalkan mungkin akan kembali lagi pada trimester ketiga ini seiring ukuran perut ibu yang semakin membesar. Berikut ini gejala kehamilan yang akan ibu rasakan di usia 27 minggu kehamilan:

  • Kram kaki. Ibu hamil dianjurkan untuk sering-sering melakukan peregangan kaki dan minum banyak air untuk mencegah ketidaknyamanan yang satu ini.

  • Sakit punggung. Ukuran perut yang semakin besar juga membuat ibu hamil berisiko mengalami sakit punggung. Peregangan ringan bisa membantu meredakan sakit punggung ibu. Pertimbangkan untuk tidur dengan posisi menyamping dan mengganjal punggung dengan bantal yang besar.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Punggung Saat Hamil

  • Sembelit dan wasir. Ibu hamil juga dianjurkan untuk memperbanyak makan makanan berserat agar terhindar dari sembelit yang sering terjadi di usia kehamilan ini. Selain itu, sembelit juga membuat ibu hamil berisiko mengalami wasir. Bila sembelit dan wasir tidak membaik, bicarakanlah pada dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

  • Sciatica. Posisi badan janin seharusnya sudah mantap pada usia 27 minggu kehamilan dan kepala janin juga sudah mulai memutar turun menghadap pinggul atau vagina sebagai persiapan untuk proses persalinan. Namun, perubahan posisi janin ini bisa membuat ibu berisiko mengalami sciatica, yaitu saraf kejepit yang ditandai dengan nyeri panggul. 

Untuk mengurangi rasa nyeri akibat sciatica, ibu dianjurkan untuk sering-sering duduk atau menyelonjorkan kaki. Ibu juga perlu melakukan peregangan atau olahraga ringan, seperti berenang yang bisa meredakan nyeri akibat tekanan rahim yang menjepit saraf punggung.

Perawatan Kehamilan di Usia 27 Minggu

Berikut ini beberapa perawatan kehamilan yang mungkin ingin ibu lakukan di minggu ke-27 usia kehamilan:

  • Menghilangkan Bulu-Bulu Halus

Sekujur badan ibu hamil akan ditumbuhi bulu-bulu halus selama minggu ke-27 kehamilan, terutama di perut, kaki, ataupun tangan. Karena itu, ibu mungkin ingin menghilangkan rambut-rambut halus tersebut dengan melakukan perawatan laser (elektrolisis). Namun, sebaiknya bicarakan dulu dengan dokter kandungan sebelum melakukan tindakan perawatan apapun saat hamil.

  • Manicure dan Pedicure

Selain menghilangkan bulu, ibu hamil mungkin ingin memanjakan diri sekaligus mempercantik penampilan dengan melakukan mani dan pedi. Namun, sebaiknya hindari dulu mempercantik kuku dengan bahan-bahan kimia seperti kutek sampai melahirkan nanti.

Baca juga: 8 Tips Bagi Ibu Hamil untuk Merawat Kecantikan

Bila ibu mengalami masalah kesehatan selama kehamilan, gunakan saja aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
The Bump. Diakses pada 2019. 27 Weeks Pregnant - Pregnancy Week-by-Week.