• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Persiapan untuk Melakukan Endoskopi

Begini Persiapan untuk Melakukan Endoskopi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Sebelum endoskopi ada baiknya kamu memberi tahu dokter tentang obat apa saja atau suplemen yang kamu konsumsi dan tentang masalah medis atau kondisi khusus yang dimiliki. 

Besar kemungkinan kamu akan diminta untuk untuk menunda pengobatan atau suplemen tertentu sebelum atau sesudah melakukan. Informasi selengkapnya mengenai endoskopi dan bagaimana persiapannya, bisa dibaca di bawah ini!

Persiapan Endoskopi

Menurut rekomendasi dari Stanford Health Care, disebutkan ada beberapa persiapan terkait pemeriksaan endoskopi. 

Baca juga: Kapan Sebaiknya Endoskopi Dilakukan?

  1. 7 hari sebelum endoskopi kamu disarankan untuk berhentilah mengonsumsi zat besi, aspirin, produk aspirin, atau Pepto Bismol.

  2. Harap dicatat bahwa Tylenol (acetaminophen) tidak mengganggu prosedur. Silakan berkonsultasi dengan dokter jika kamu memiliki pertanyaan tentang obat, terutama jika diberitahu untuk tidak berhenti minum obat

  3. 5 hari sebelum endoskopi disarankan untuk berhenti minum obat antiinflamasi non-steroid 

  4. 1 hari sebelum endoskopi disarankan untuk tidak makan makanan padat apapun setelah tengah malam.

Di hari endoskopi akan dilakukan, sebaiknya tidak ada makanan yang dimakan atau diminum setidaknya 8 jam sebelum prosedur. Obat dapat diminum 4 jam sebelum pemeriksaan dengan sedikit teguk air. Kenakan pakaian longgar yang nyaman. 

Jika kamu menderita diabetes dan menggunakan insulin, maka harus menyesuaikan dosis insulin pada hari endoskopi bagian atas. Tanyakan kepada dokter untuk detailnya. Bawa obat diabetes jika dokter menganjurkan kamu meminumnya setelah prosedur.

Butuh informasi lebih lengkap mengenai persiapan endoskopi, bisa ditanyakan langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.  Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja. 

Apa Itu Endoskopi dan Manfaatnya

Endoskopi adalah prosedur non operasi yang digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan seseorang. Dengan menggunakan endoskop, tabung fleksibel dengan cahaya dan kamera yang terpasang, dokter dapat melihat gambaran saluran pencernaan pada monitor TV berwarna.

Baca juga: Periksa ke Dokter THT, Begini Nasal Endoskopi Dilakukan

Selama endoskopi bagian atas, endoskopi akan dimasukkan melewati mulut, tenggorokan, dan ke kerongkongan yang memungkinkan dokter untuk melihat kerongkongan, lambung, dan bagian atas usus kecil.

Endoskopi juga dapat dilakukan dari bawah melalui rektum untuk memeriksa area usus ini. Prosedur ini disebut sigmoidoskopi atau kolonoskopi tergantung pada seberapa jauh usus besar diperiksa.

Bentuk pemeriksaan khusus dari endoskopi yang disebut Endoskopi Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP), memungkinkan untuk melihat gambaran dari pankreas, kantong empedu, dan struktur-struktur yang terkait. ERCP juga digunakan untuk penempatan stent dan biopsi.

Dokter akan merekomendasikan endoskopi untuk mengevaluasi masalah:

  1. Sakit perut.
  2. Bisul, gastritis, atau kesulitan menelan.
  3. Pendarahan saluran pencernaan.
  4. Perubahan kebiasaan buang air besar (sembelit kronis atau diare).
  5. Polip atau pertumbuhan di usus besar.

Secara keseluruhan, pemeriksaan endoskopi sangat aman. Namun, prosedur ini memang memiliki beberapa potensi komplikasi yang mungkinkan termasuk: 

  1. Perforasi (robek di dinding usus).
  2. Reaksi terhadap sedasi.
  3. Infeksi.
  4. Berdarah.
  5. Pankreatitis akibat ERCP.

Jika kamu mengalami sakit perut atau tenggorokan yang parah atau memburuk, atau sakit dada, batuk terus-menerus, demam, kedinginan, atau muntah setelah endoskopi bagian atas, dapatkan bantuan medis darurat segera.

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2020. Upper Endoscopy for Diagnosing Heartburn and Reflux.
Standford Health Care. Diakses pada 2020. Preparing for an Upper Endoscopy.