• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Teknik Efektif dan Etika Batuk di Tempat Umum

Begini Teknik Efektif dan Etika Batuk di Tempat Umum

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Di tengah pandemi coronavirus ini, semua orang berusaha keras untuk mencegah penyebarannya. Cara yang dipercaya paling ampuh sejauh ini adalah dengan selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Selain itu, mengonsumsi makanan yang sehat dan rajin olahraga juga perlu dilakukan.

Banyak juga hal lainnya yang harus kamu ketahui terkait cara mencegah penyebaran coronavirus. Salah satunya adalah etika saat batuk yang benar-benar harus diperhatikan. Dengan melakukan hal ini, diharapkan jika seandainya kamu batuk dan ternyata telah mengidap COVID-19, gangguan tersebut tidak menyebar ke orang lain. Berikut ulasan terkait hal tersebut!

Baca juga: Panduan Menjaga Kesehatan Diri agar Terhindar dari Corona

Apa Itu Teknik Efektif dan Etika Batuk?

Batuk adalah salah satu mekanisme pertahanan paru yang paling penting untuk dilakukan. Seseorang yang mengidap batuk parah akan kerap merasa lelah karena energi yang banyak terbuang. Maka dari itu, jika kamu mengidap penyakit paru atau gangguan lainnya yang menyebabkan batuk secara terus-menerus, ada baiknya untuk mengetahui teknik efektif batuk.

Batuk dengan teknik yang efektif adalah metode yang dilakukan untuk batuk dengan benar. Hal tersebut dapat membuat energi tubuh dapat dihemat, sehingga tidak mudah lelah. Selain itu, kamu juga dapat mengeluarkan dahak secara maksimal. Cara ini dilakukan dengan melonggarkan dan membawa lendir melalui saluran udara tanpa menimbulkan penyempitan.

Batuk memang diperlukan untuk membersihkan kandungan-kandungan yang tidak diinginkan dari tabung bronkial. Metode yang dilakukan terhadap hal ini adalah huff coughing, yaitu teknik untuk membantu tubuh memindahkan lendir dari paru-paru. Cara melakukannya hanya dengan menarik napas, menahan, dan mengembuskannya.

Pertama, kamu harus menghirup dan menahan napas agar memungkinkan udara masuk ke belakang lendir dan memisahkannya dari dinding paru-paru agar dapat keluar bersamaan dengan batuk. Huff coughing tidak sekuat batuk, tetapi dapat lebih efektif dan membuat seseorang tidak cepat lelah. Teknik untuk melakukan huff coughing, antara lain:

  • Duduk tegak dengan dagu sedikit miring ke atas dan mulut yang terbuka.
  • Ambil napas dalam-dalam secara lambat untuk mengisi paru-paru sekitar tiga perempat dari ukuran penuh.
  • Tahan napas selama dua hingga tiga detik.
  • Buang napas dengan kuat tetapi perlahan agar dapat memindahkan lendir dari saluran udara yang lebih kecil ke bagian yang lebih besar.
  • Ulangi gerakan ini dua kali lagi dan kemudian lakukan satu batuk yang kuat untuk membersihkan lendir dari saluran udara tersebut.
  • Lakukan siklus tersebut sebanyak empat hingga lima kali agar jalur pernapasan dapat bersih.

Baca juga: Hadapi Virus Corona, Ini Hal yang Harus dan Jangan Dilakukan

Setelah mempelajari teknik batuk yang efektif dan huff coughing, kamu juga harus belajar etika saat batuk. Etika batuk sendiri adalah tata cara batuk yang baik dan benar dengan cara menutup hidung dan mulut dengan tisu atau lengan baju. Hal ini berguna untuk mencegah penyebaran bakteri atau virus ke udara sehingga tidak menularkannya kepada orang lain. Hal ini wajib diperhatikan saat seseorang sedang batuk atau bersin.

Etika batuk sangat efektif untuk menghindari penyebaran penyakit menular yang disebabkan oleh air liur yang dapat berterbangan di udara, seperti coronavirus. Selain itu, cairan yang mengandung virus tersebut juga dapat menempel selama berjam-jam pada benda yang terkontaminasi. Hal ini terjadi ketika benda tersebut dipegang, lalu tangan menyentuh wajah sehingga penyakit COVID-19 dapat menimbulkan infeksi saat masuk ke tubuh.

Maka dari itu, ketahui cara yang dapat dilakukan untuk menerapkan etika batuk:

  • Gunakan tisu untuk menutupi mulut dan hidung setiap kali akan batuk atau bersin. Jika tidak ada, kamu dapat mengarahkan batuk ke siku. Pastikan untuk tidak batuk ke tangan atau udara terbuka.
  • Selalu palingkan atau menjauhkan wajah dari orang-orang sekitar saat batuk atau bersin.
  • Jika menggunakan tisu, buanglah bekasnya segera di tempat sampah.
  • Pastikan untuk mencuci tangan setelahnya dengan sabun dan air atau hand sanitizer.

Dengan mengetahui teknik efektif dan etika ketika batuk, kamu dapat mencegah orang lain untuk terserang batuk atau bahkan lebih parah. Pastikan selalu melakukan hal-hal tersebut pada kehidupan sehari-hari. Cara ini juga dapat memastikan orang-orang yang kamu sayangi di rumah selalu terlindungi dari penyakit berbahaya yang penyebarannya melalui batuk atau bersin.

Baca juga: Lawan Virus Corona, Lakukan Protokol Ini Bila Alami Gejala COVID-19

Jika kamu mengalami batuk disertai demam dan curiga jika hal tersebut disebabkan oleh coronavirus, bertanya pada dokter dari Halodoc adalah cara yang tepat. Caranya hanya dengan download aplikasinya dan kamu dapat langsung berinteraksi dengan dokter. Selain itu, permintaan untuk swab atau rapid test di rumah juga dapat dilakukan melalui aplikasi tersebut!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Cough Etiquette: Why It’s So Important.
COPD Support. Diakses pada 2020. Cough Technique.
Cystic Fibrosis Foundation. Diakses pada 2020. Coughing and Huffing.