• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Beginilah Cara Melakukan Senam Kegel yang Benar?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Beginilah Cara Melakukan Senam Kegel yang Benar?

Beginilah Cara Melakukan Senam Kegel yang Benar?

2 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 11 Januari 2022

“Latihan kegel dapat mencegah atau mengatasi inkontinensia urine dan masalah kesehatan panggul lainnya. Lantas, bagaimana gerakan melakukan senam kegel yang sesuai?”

Beginilah Cara Melakukan Senam Kegel yang Benar?

Halodoc, Jakarta – Bukan hanya mengatasi inkontinensia urine dan masalah kesehatan panggul saja, senam kegel dapat membantu otot-otot di bawah rahim, kandung kemih, dan usus besar menjadi lebih kuat. 

Olahraga ini cocok dilakukan semua golongan, termasuk ibu hamil pasca persalinan, pasca operasi ginekologi, pasca operasi prostat, atau pada pengidap gangguan gangguan otak dan saraf yang memiliki masalah kebocoran urine.

Lantas, bagaimana sih cara melakukan senam kegel yang benar?

Cara Tepat Melakukan Senam Kegel

Senam kegel sangat mudah dan praktis dilakukan. Tidak perlu menggunakan pakaian atau tempat khusus. Senam ini bisa dilakukan dalam posisi duduk atau berdiri. Berikut ini beberapa cara tepat melakukan senam kegel:

  • Carilah otot panggul bawah terlebih dulu. Untuk mengetahuinya, coba hentikan urine ketika buang air kecil. Nah, otot yang digunakan untuk menahan urine tersebut adalah otot panggul bawah.
  • Kemudian, kencangkan otot panggul bawah, tahan selama 5 detik. Kemudian kembali rileks selama 5 detik. Lakukan gerakan sebanyak 4-5 kali berturut-turut. 
  • Ketika sudah terbiasa, naikkan durasi selama 10 detik. Setelah ditahan, kembali rileks selama 10 detik. Ulangi gerakan sebanyak 4-5 kali berturut-turut.
  • Tahan gerakan dan fokus mengencangkan otot dasar panggul. Jangan mengencangkan otot panggul, jangan menahan napas, dan jangan mengencangkan otot perut, paha, dan pantat saat melakukan gerakan.
  • Ulangi setidaknya 3 kali, dengan 4-5 kali repetisi per sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Gerakan senam kegel dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun, termasuk saat menyetir, menonton televisi, atau berdiri. Jika dilakukan secara rutin dengan cara yang benar, manfaatnya dapat dirasakan dalam 3-6 minggu.

Peringatan Sebelum Melakukan Senam Kegel

Sebelum melakukan senam kegel, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Jangan lakukan gerakan sembari menahan kencing, karena meningkatkan risiko infeksi saluran kencing.
  • Jangan lakukan saat buang air kecil, karena dapat melemahkan otot-otot dasar panggul dan memicu kerusakan pada kandung kemih maupun ginjal.
  • Jangan lakukan dengan tenaga penuh, karena dapat menyebabkan otot-otot vagina terlalu kencang dan memicu rasa sakit saat berhubungan seksual.

Jika senam kegel dilakukan untuk mengurangi gejala inkontinensia urine, lakukan secara rutin selama beberapa bulan, ya! Jika penyakit kembali muncul setelah berhenti melakukan senam kegel, rasanya kamu perlu melakukannya kembali.

Terkait dengan interkontinensia urine, periksakan di rumah sakit terdekat jika penyakitnya tidak kunjung membaik. Yuk, download Halodoc untuk membuat janji dengan dokter, dan atasi gangguan kesehatan yang kamu alami dengan langkah yang tepat.

Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2021. Kegel exercises – self-care.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Kegel exercises: A how-to guide for women.