Benarkah Amaurosis Fugax Salah Satu Gejala Stroke Ringan?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Benarkah Amaurosis Fugax Salah Satu Gejala Stroke Ringan?

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami kehilangan penglihatan dalam waktu singkat? Jangan sepelekan kondisi ini, karena kondisi ini bisa terjadi akibat gangguan pada mata atau bahkan gangguan aliran darah menuju retina mata yang disebut amaurosis fugax. Meskipun kehilangan kemampuan melihat ini terjadi pada waktu singkat seperti dalam hitungan detik atau menit, namun kondisi ini bisa menunjukkan gejala stroke ringan. 

Amaurosis fugax muncul secara tersendiri atau bersamaan dengan gejala saraf lainnya, yang masih dalam bagian stroke ringan. Selain kebutaan sementara, gejala lain yang terkait adalah kesulitan berbicara, wajah terkulai atau kaku di satu sisi wajah, serta salah satu sisi tubuh terasa lemah dan kaku mendadak. 

Baca Juga: Masih Muda, Bisa Juga Kena Stroke

Apa yang Menjadi Penyebab Amaurosis Fugax?

Kondisi ini terjadi akibat adanya aliran darah yang tersumbat ke arteri retina sentral yang memasok darah ke mata. Penyebab umum amaurosis fugax adalah penyumbatan aliran darah ke mata dari selembar plak atau gumpalan darah, beberapa ahli juga menemukan bahwa plak atau gumpalan darah di arteri karotis penyebab amaurosis fugax juga sama dengan penyebab seseorang alami kebutaan.

Tidak hanya itu, beberapa faktor risiko menyebabkan kondisi ini, misalnya memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, atau riwayat penyalahgunaan alkohol atau kokain. Sementara itu, penyebab mendasari lainnya dari kondisi ini, antara lain: 

  • Tumor otak;

  • Mengalami cedera kepala;

  • Riwayat multiple sclerosis;

  • Alami lupus erythematosus sistemik;

  • Sakit kepala migrain;

  • Neuritis optik, peradangan pada saraf optik;

  • Polyarteritis nodosa, penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah.

Umumnya, penyakit yang memengaruhi sistem saraf atau aliran darah ke kepala semuanya menyebabkan amaurosis fugax terjadi. Selain penyebab ini, seseorang mengalami amaurosis fugax karena vasospasme, yakni kondisi saat pembuluh darah di mata mengencang sehingga membatasi aliran darah. Olahraga berat, lari jarak jauh, dan hubungan seksual adalah beberapa hal yang dapat sebabkan vasospasme.

Jika kamu masih memiliki pertanyaan mengenai apa saja yang bisa memicu penyakit ini, kamu bisa tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter berpengalaman di Halodoc akan berusaha memberikan informasi lengkap mengenai kondisi yang kamu alami.

Baca Juga: 4 Kondisi yang Mengharuskan Screening Retina

Apa Saja Pengobatan untuk Amaurosis Fugax?

Perawatan untuk amaurosis fugax melibatkan identifikasi dan perawatan kondisi medis yang mendasarinya. Jika kondisi ini terkait dengan kadar kolesterol tinggi atau pembekuan darah, maka ini menunjukkan seseorang berisiko tinggi untuk terkena stroke. Stroke terjadi ketika gumpalan darah bersarang di pembuluh darah di otak, menghentikan aliran darah ke otak. Akibatnya, beberapa perawatan yang terkait dengan mengurangi kemungkinan stroke. Contohnya antara lain: 

  • Mengambil pengencer darah, seperti aspirin atau warfarin (Coumadin);

  • Menjalani prosedur bedah yang dikenal sebagai endarterektomi karotid, yaitu dokter membersihkan plak yang berpotensi menyumbat arteri karotid;

  • Minum obat untuk menurunkan tekanan darah.

Selain perawatan medis ini, dokter merekomendasikan perawatan di rumah. Contohnya termasuk:

  • Tidak makan makanan berlemak tinggi, seperti gorengan, makanan olahan, atau makanan cepat saji;

  • Berhenti merokok;

  • Olahraga setidaknya 30 menit sehari untuk sebagian besar hari dalam seminggu;

  • Mengelola kondisi kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi;

  • Melakukan kebiasaan sehat seperti mempertahankan berat badan ideal untuk membantu seseorang mengurangi risiko mereka terhadap amaurosis fugax.

Lakukan Pengobatan Sebelum Alami Komplikasi Amaurosis Fugax

Meskipun amaurosis fugax adalah kondisi yang bisa segera hilang, namun ia bisa merupakan indikator yang cukup memprihatinkan dari kondisi yang mendasarinya. Komplikasi yang mungkin terjadi jika penanganan tidak secara tepat dilakukan adalah stroke, yang bisa mematikan. Jika seseorang mengabaikan tanda-tanda ini, mereka berisiko mengalami komplikasi yang lebih parah.

Baca Juga: Lakukan 5 Terapi Ini untuk Sembuhkan Stroke Ringan

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Amaurousis Fugax.
Med Link. Diakses pada 2019. Amaurosis fugax - Introduction.