• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Angkak Bisa Mengatasi Demam Berdarah?

Benarkah Angkak Bisa Mengatasi Demam Berdarah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar tumbuhan herbal yang menghasilkan beras berwarna merah yang bernama angkak? Tanaman ini dinilai dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah demam berdarah. Manfaat angkak sudah dikenal sejak dahulu, hingga saat ini. Penggunaannya pun sangatlah mudah, kamu hanya tinggal mencampurnya dalam makanan atau merebus dan mengonsumsi air rebusannya. 

Mengatasi demam berdarah merupakan salah satu manfaat angkak yang paling terkenal dan banyak dipercayai orang. Namun, seberapa efektifkah angkak untuk mengatasi demam berdarah? Berikut ulasan selengkapnya!

Baca juga: Berapa Lama Demam Berdarah Sembuh? 

Angkak Dinilai Mampu Atasi Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang berasa dari nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini umum terjadi pada daerah yang memiliki iklim tropis seperti Indonesia. Saat terjangkit, tubuh akan mengalami demam tinggi, nyeri otot dan sendi, serta bintik-bintik kemerahan pada kulit. Pada kasus yang jarang terjadi, pengidap dapat mengalami penurunan trombosit yang dapat berakibat fatal bagi pengidapnya.

Angkak merupakan salah satu obat yang sering digunakan masyarakat umum, yang berasal dari beras merah yang difermentasi dengan ragi merah. Hingga saat ini, angkak menjadi salah satu obat tradisional yang dipercaya. Dalam proses penyembuhannya, angkak dapat mengatasi atau meringankan gejala yang muncul pada pengidap demam berdarah dengan menaikkan jumlah trombosit dalam tubuh.

Ekstrak angkak dipercaya dapat meningkatkan kinerja tubuh dalam memproduksi trombosit di area sumsum tulang, serta mencegah infeksi dalam menghancurkan lebih banyak trombosit. Meskipun ampuh, hingga kini diperlukan penelitian lebih guna mengetahui manfaat angkak secara pasti dalam mengatasi demam berdarah.

Baca juga: Lakukan Hal Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Manfaat Angkak Lainnya

Meskipun manfaat angkak dalam mengatasi demam berdarah masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, bukan berarti angkak tidak memiliki manfaat lain bagi kesehatan. Berikut manfaat angkak lainnya:

  • Mengobati sindrom metabolik. Sindrom metabolik merupakan sekumpulan masalah kesehatan yang terjadi secara bersamaan, seperti peningkatan tekanan darah, gula darah, lemak di sekitar pinggang, serta kenaikan kadar kolesterol.

  • Mengurangi peradangan. Pada dasarnya, peradangan merupakan respon alami tubuh saat tubuh mengalami infeksi. Namun, peradangan yang berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan fatal, seperti kanker atau diabetes.

  • Melindungi organ jantung. Manfaat angkak mampu menurunkan kolesterol yang memicu penyempitan pembuluh darah. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari risiko sakit jantung, serangan jantung, serta stroke.

  • Memiliki kandungan antikanker. Manfaat angkak selanjutnya masih memerlukan riset yang lebih, khususnya pada manusia. Namun, saat memberikan bubuk angkak pada tikus, angkak mampu mengurangi tumor pada tikus.

Baca juga: 5 Gejala DBD yang Tak Boleh Diabaikan

Hati-hati dalam mengonsumsi angkak. Pasalnya, jika bahan tradisional ini dikonsumsi secara berlebihan, kamu dapat mengalami berbagai macam gangguan pencernaan, seperti kembung dan sakit perut. Dalam kasus yang parah, angkak bahkan dapat memicu timbulnya reaksi alergi, masalah pada otot, serta keracunan. Angkak juga tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil, menyusui, serta orang-orang yang tengah menjalani pengobatan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter di aplikasi Halodoc sebelum kamu mengonsumsinya. Meskipun angkak merupakan bahan tradisional yang memiliki segudang manfaat baik, tapi pada beberapa orang, kandungan baik tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan. Jadi, sebaiknya bijaksana sebelum mengonsumsi sesuatu.

Referensi:

NCBI. Diakses pada 2020. Chinese Red Yeast Rice Inhibition of Prostate Tumor Growth in SCID mice.

Healthline. Diakses pada 2020. Red Yeast Rice: Benefits, Side Effects and Dosage.

WebMD. Diakses pada 2020. Red Yeast Rice.