19 April 2018

Benarkah Banyak Minum Kopi Bisa Bikin Kulit Kusam

Benarkah Banyak Minum Kopi Bisa Bikin Kulit Kusam

Halodoc, Jakarta – Kopi memang minuman yang membuat mata menjadi “terang” dan menambah semangat di saat suntuk bekerja. Namun perlu kamu tahu dampak konsumsi kopi untuk kesehatan, terutama kulit. Apa benar banyak minum kopi bisa bikin kulit kusam?

Menurut National Coffee Association, mereka yang minum kopi teratur berisiko mengalami kerusakan kulit sebelum waktunya. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit. Bila ini terjadi pada pembuluh darah di permukaan kulit, pembentukan antioksidan dan nutrisi akan terhalangi, sehingga menghambat produksi kolagen. Lebih lanjut, minum kopi terlalu sering, dapat membuat kulit lebih cepat keriput.

Kopi juga memberikan efek dehidrasi, salah satunya adalah hasrat ingin berkemih terus-menerus. Ini juga berdampak pada kulit kering dan kusam karena sifat kopi yang “menguras” cairan di dalam tubuh.

Ada banyak opini yang mengatakan dampak konsumsi kopi yang lain adalah menimbulkan jerawat. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Kalaupun kopi memicu jerawat dikarenakan gula yang terdapat pada kopi.

Namun, bukan berarti meminum kopi itu sama sekali buruk, kok! Minum kopi tentunya boleh, asal jangan berlebihan. Ada beberapa aturan yang bisa kamu aplikasikan untuk tetap menikmati secangkir kopi favoritmu, tanpa perlu khawatir akan penampilanmu. (Baca juga: Kenali Warna Lidah untuk Menentukan Kondisi Kesehatan)

  1. Batasan Minum Kopi

Menurut Miami Skin Institute, batas maksimal yang aman untuk minum kopi yang adalah dua gelas setiap harinya. Jadi sebaiknya kurangi asupan kopi harianmu jika sudah lebih dari itu. Karena selain tidak baik untuk kulit, terlalu banyak minum kopi akan membuat kamu terus terjaga terus. Tentunya ini akan memengaruhi pola tidurmu dan berdampak baik untuk kesehatan.

  1. Minum Kopi Hitam

Kopi terbaik adalah kopi yang diminum tanpa gula alias kopi hitam. Biasanya yang menimbulkan jerawat bukanlah kafeinnya, melainkan gula yang ada di dalam kopi. Kopi instan mengandung gula paling banyak. Selain itu, kebanyakan aroma kopi ternyata berasal dari perisa atau penambah rasa saja, bukan kopi asli. Kalaupun asli, kualitasnya yang paling rendah. Sehingga kamu tidak mendapatkan manfaat maksimal dari kopi instan.

  1. Banyak Minum Air Putih

Buat kamu peminum kopi, banyak minum air putih dapat menyeimbangkan kesehatanmu. Air dapat menetralkan kafein yang kamu tenggak dan mengembalikan pH tubuhmu ke kondisi normal.

  1. Minumlah Setelah Makan

Selain baik untuk lambung, karena perut sudah terisi saat kamu menyesap kopi, minum kopi setelah makan bisa memberi efek kenyang yang lebih lama. Sementara, kalau kamu minum kopi sebelum perut terisi, kadar gula darah akan cenderung turun, sehingga membuat rasa laparmu bisa dua kali lipat.

  1. Teman Kopi yang Sehat

Ketika kamu memangkas penambahan gula pada kopimu, bukan berarti kamu tidak bisa memberikan sensasi rasa yang lain pada cangkir kopimu. Kamu bisa memilih susu atau madu yang lebih sehat ketimbang gula.

Sebenarnya selain berdampak tidak baik untuk kulit kalau diminum berlebihan, kopi punya beberapa manfaat positif, kalau jumlah cangkirmu tepat. Beberapa diantaranya adalah menurunkan risiko Alzheimer dan penyakit kardiovaskular. Selain itu, kalau dijadikan scrub, biji kopi bisa menjadi antioksidan yang baik buat kulit.

Ingin tahu lebih banyak mengenai plus minus kopi untuk kesehatan? Kamu bisa bertanya langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.