Benarkah Bawang Putih Ampuh Mengatasi Hipertensi?

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   13 Desember 2020
Benarkah Bawang Putih Ampuh Mengatasi Hipertensi? Benarkah Bawang Putih Ampuh Mengatasi Hipertensi?

Halodoc, Jakarta - Bawang putih adalah bahan alami yang memiliki kandungan mangan, vitamin B6, vitamin C, zat besi, selenium, fosfor, vitamin B1, dan juga kalsium. Beragam kandungan tersebut mampu mengatasi sejumlah penyakit, termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi sendiri merupakan kondisi yang terjadi saat tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. 

Jika sudah terjadi, hipertensi berisiko mengakibatkan sejumlah komplikasi berbahaya, seperti gagal ginjal, serangan jantung, atau stroke. Begini skema bawang putih dalam mengatasi hipertensi serta manfaat bawang putih lainnya.

Baca juga: Sering Jadi Pelengkap Masakan, Bawang Putih punya Sejuta Manfaat

Bawang Putih Dinilai Ampuh Dalam Mengatasi Hipertensi

Bawang putih memiliki keunggulan, yaitu dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Turunnya kadar kolesterol yang berlebihan secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah. Sejumlah kandungan baik dalam bawang putih juga dapat menjaga tekanan darah tetap normal. Berikut ini sejumlah zat dalam bawang putih yang mampu menurunkan tekanan darah:

  • Allicin (allyl 2-propenyl thiosulfinate or diallyl thiosulfinate);
  • Allyl methyl thiosulfonate;
  • 1-propenyl allyl thiosulfonate;
  • Y-L-glutamyl-S-alkyl-L-cysteine.

Sejumlah zat tersebut mampu merangsang tubuh memproduksi zat nitric oxide (NO) dan hydrogen sulphide (H2S) yang mampu menurunkan ketegangan dalam pembuluh darah. Ketegangan dalam pembuluh darah itulah yang mampu memicu peningkatan tekanan darah. Saat pembuluh darah lebih rileks, otomatis tekanan darah akan ikut menurun.

Bukan itu saja, bawang putih juga bekerja dengan menghambat endothelin 1 dan angiotensin II. Keduanya memiliki efek yang sama dengan zat nitric oxide (NO) dan hydrogen sulphide (H2S). Meski memiliki berbagai manfaat baik, tetapi masing-masing bawang putih tidak selalu memiliki jumlah kandungan yang sama. Hal tersebut akan membuat efek terapi yang diperoleh juga berbeda.

Jika kamu ingin menggunakan bawang putih sebagai alternatif penurun kolesterol, silahkan diskusikan terlebih dulu dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya. Tanyakan dengan jelas berapa banyak jumlah aman untuk dikonsumsi. Hal tersebut akan mencegah kamu dari berbagai macam hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Bawang Putih Bisa Obati Infeksi Telinga

Selain Mengatasi Hipertensi, Ini Manfaat Bawang Putih Lainnya

Manfaat bawang putih tidak berhenti sebagai obat alami penurun kolesterol dan tekanan darah saja. Berikut ini sejumlah manfaat lainnya yang perlu kamu ketahui:

  1. Menjaga kesehatan jantung. Manfaat bawang putih dapat melindungi pengidap diabetes dari kardiomiopati. Penyakit kelainan otot jantung ini ditandai dengan sejumlah gejala, seperti napas pendek, pembengkakan tungkai, mudah lelah dan letih, nyeri dada, pusing, jantung berdebar-debar, serta penglihatan kabur.
  2. Mencegah sakit flu. Jika kamu sering terserang flu, konsumsi rutin bawang putih dapat mengurangi frekuensi kekambuhan sekaligus mencegah penyakit.
  3. Menurunkan risiko osteoartritis. Bawang putih mampu mencegah osteoartritis. Osteoarthritis sendiri merupakan peradangan sendi yang pada umumnya terjadi seiring dengan bertambahnya usia.
  4. Menurunkan risiko kanker paru. Bawang putih memiliki manfaat baik lainnya, yaitu menurunkan risiko kanker paru-paru. 
  5. Memberikan efek detoksifikasi. Kandungan sulfur di dalam bawang putih memberikan efek detoks. Jika dikonsumsi dalam dosis yang tinggi, kandungan tersebut mampu memberikan perlindungan pada organ tubuh dari racun dan radikal bebas dari dalam.

Baca juga: Benarkah Gejala Bronkitis Bisa Diobati dengan Bawang Putih?

Itulah sejumlah manfaat bawang putih yang perlu kamu ketahui. Jika bawang putih saja tidak mampu menurunkan tekanan darah yang kamu alami, silahkan periksakan diri di rumah sakit terdekat guna menentukan langkah penanganannya.

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2020. Potential of garlic (Allium sativum) in lowering high blood pressure: mechanisms of action and clinical relevance.
Healthline. Diakses pada 2020. 11 Proven Health Benefits of Garlic.


Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan