• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Benjolan di Ketiak Bisa Menjadi Gejala Kanker Payudara?

Benarkah Benjolan di Ketiak Bisa Menjadi Gejala Kanker Payudara?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Benarkah Benjolan di Ketiak Bisa Menjadi Gejala Kanker Payudara?

“Benjolan di ketiak juga bisa menjadi gejala kanker payudara. Pembengkakan karena kanker dapat terjadi bahkan sebelum kamu dapat merasakan adanya benjolan di payudara. Tingkat keparahan kondisi benjolan di ketiak yang disebabkan oleh kanker tergantung pada berbagai faktor, termasuk stadium kanker dan apakah tumor telah menyebar ke bagian lain dari tubuh. Benjolan di ketiak cenderung lebih mengkhawatirkan jika tidak menimbulkan rasa sakit.”

Halodoc, Jakarta – Buat kamu yang pernah mengalami benjolan di ketiak, itu terjadi tidak semata karena gejala kanker payudara. Ada banyak penyebab kenapa benjolan di ketiak bisa muncul. Sebagian besar benjolan tidak berbahaya dan biasanya merupakan hasil dari pertumbuhan jaringan yang tidak normal. 

Namun, benjolan di ketiak dapat dikaitkan dengan masalah kesehatan mendasar yang lebih serius. Kamu perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Informasi selengkapnya mengenai benjolan di ketiak bisa dibaca di sini!

Pemeriksaan untuk Tahu Apakah Pemicunya Kanker atau Tidak

Penyebab paling umum dari benjolan ketiak adalah infeksi bakteri atau virus, lipoma (biasanya tidak berbahaya, pertumbuhan jaringan lemak jinak), fibroadenoma (pertumbuhan jaringan fibrosa non-kanker), hidradenitis suppurativa, reaksi alergi, reaksi akibat vaksinasi, dan infeksi jamur. 

Benjolan di ketiak juga bisa menjadi gejala kanker payudara. Pembengkakan atau benjolan di sekitar ketiak dapat disebabkan oleh kanker payudara yang telah menyebar ke kelenjar getah bening di area tersebut. 

Baca juga: Cegah Kanker Payudara dengan Konsumsi Makanan Sehat

Pembengkakan karena kanker dapat terjadi, bahkan sebelum kamu dapat merasakan adanya benjolan di payudara. Tingkat keparahan kondisi benjolan di ketiak yang disebabkan oleh kanker tergantung pada berbagai faktor, termasuk stadium kanker dan apakah tumor telah menyebar ke bagian lain dari tubuh. 

Benjolan yang menyakitkan di ketiak berpotensi menjadi kanker, tetapi biasanya jika benjolan terasa nyeri atau lunak, ada penyebab lain. Infeksi atau peradangan cenderung menyebabkan rasa sakit dan nyeri tekan, sedangkan kanker cenderung tidak menimbulkan rasa sakit. Benjolan di ketiak cenderung lebih mengkhawatirkan jika tidak menimbulkan rasa sakit.

Terlepas dari penyebabnya apakah kanker atau tidak, jika benjolan di ketiak tidak sembuh dengan sendirinya kamu perlu memeriksakan diri ke dokter. Untuk mengetahui apakah benjolan tersebut kanker atau kondisi yang lain, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan termasuk:

Baca juga: Inilah Pengobatan Kanker Payudara yang Direkomendasikan Dokter

1. Hitung darah lengkap untuk mengukur jumlah trombosit, sel darah merah, dan sel darah putih di sistem.

2. Rontgen payudara (mammogram), yang merupakan tes pencitraan yang memungkinkan dokter melihat benjolan dengan lebih baik.

3. Melakukan pencitraan MRI atau CT scan.

4. Biopsi, yang melibatkan pengangkatan sepotong kecil jaringan atau seluruh benjolan untuk pengujian.

5. Tes alergi.

6. Kultur cairan dari benjolan untuk mencari infeksi.

Selengkapnya mengenai pemeriksaan benjolan di ketiak sebagai gejala kanker bisa ditanyakan di Halodoc!

Bagaimana Tahu Benjolan di Ketiak Kondisi Serius?

Pembengkakan ketiak bisa jadi karena adanya gangguan pada imun tubuh. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kamu perlu melakukan pemeriksaan jika benjolan di ketiak disertai dengan: 

Baca juga: Kelenjar Getah Bening Bengkak di Ketiak, Ini Penanganannya

1. Pembengkakan pada kelenjar getah bening yang berlangsung selama lebih dari 1-2 minggu tanpa diketahui penyebabnya.

2. Ketiak yang sangat sakit atau kelenjar getah bening yang lembut saat disentuh.

3. Pembengkakan pada beberapa kelenjar getah bening di seluruh tubuh, seperti di selangkangan, kepala, dan leher.

4. Demam dan keringat malam.

5. Benjolan keras di daerah ketiak atau kelenjar getah bening.

6. Kesulitan menelan dan bernapas.

7. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

8. Sembelit atau perubahan gerakan usus.

9. Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan secara terus-menerus.

Yuk, jangan sampai kondisimu semakin parah, segera periksakan diri ke dokter!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Armpit Lump.
Dana-Farber Cancer Institute. Diakses pada 2021. Should I Worry About a Lump Under the Armpit?
American Cancer Society. Diakses pada 2021. Breast Cancer Symptoms: What You Need to Know.
Medical News Today. Diakses pada 2021. What you need to know about armpit pain.