• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Goji Berry Cegah Obesitas?

Benarkah Goji Berry Cegah Obesitas?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Goji berry atau yang juga disebut wolfberry merupakan buah beri yang berwarna oranye kemerahan yang berasal dari semak-semak negara China. Di Asia, goji berry telah dimakan selama beberapa generasi dengan harapan hidup yang lebih lama. 

Seiring berjalannya waktu, orang mengkonsumsi goji berry untuk mengobati banyak masalah kesehatan umum, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, demam, dan masalah mata yang berkaitan dengan usia. Goji berry dapat dimakan mentah, dimasak, atau dikeringkan (seperti kismis) dan digunakan dalam teh herbal, jus anggur, dan obat-obatan. 

Goji Berry Berpotensi Menurunkan Berat Badan

Goji berry mengandung energi sehat meski dalam porsi kecil. Rasanya manis dan kaya kandungan serat, sehingga dapat membantu kamu tetap sehat dengan makanan sehat. Bagi kamu yang memiliki berat badan lebih atau obesitas, goji berry adalah camilan sehat yang tepat untuk mencegah terlalu banyak makan. Kamu dapat menambahkan goji berry dalam yoghurt atau salad dengan cara yang sama seperti kamu menggunakan kismis. 

Baca juga: Bukan Cuma Meredakan Stres, Ini 6 Manfaat Goji Berry

Buah ini memiliki nilai gizi yang rendah kalori, rendah gula dan dapat menjadi pengganti yang sempurna untuk buah-buah kering lainnya dengan kandungan gula lebih tinggi. Satu porsi goji berry (1 ons) mengandung sekitar 100 kalori. 

Kamu perlu membicarakan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc sebelum kamu memulai memakan goji berry. Sebab ada kemungkinan juga goji berry memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada obat-obatan. Selain itu goji berry dapat berinteraksi dengan obat apapun yang sedang kamu pakai. 

Kamu perlu menghindari menambahkan goji berry ke dalam diet jika kamu:

  • Menggunakan obat-obatan tertentu, seperti pengencer darah, obat diabetes, dan obat tekanan darah.

  • Alergi terhadap buah.

  • Sedang hamil. Selain itu, jika kamu sedang hamil, kamu perlu waspada. Ada beberapa kekhawatiran jika wanita hamil mengonsumsi buah ini mungkin menyebabkan rahim berkontraksi. Jika kamu sedang hamil sebaiknya berhati-hati dan hindari buah goji berry

Satu perempat cangkir goji berry juga memenuhi 30 persen dari asupan vitamin A. Kamu mungkin ingin membatasi beberapa banyak yang kamu makan untuk mengurangi risiko keracunan vitamin A.

Baca juga: Lebih Bagus Mana Makan Buah Langsung atau Di Jus?

Cara Mengkonsumsi Goji Berry

Sebagian besar supermarket menjual goji berry kering yang sudah dikemas sebelumnya. Kamu juga dapat menemukan buah ini dalam kondisi segar. Kamu dapat mengonsumsi buah ini seperti kismis atau buah segar lainnya. Kamu dapat mencampurkan ke dalam semangkuk sereal atau yoghurt atau minum sebagai jus atau teh. 

Kamu juga bisa memasak goji berry dengan daging tanpa lemak atau kalkun untuk menambahkan rasa manis gurih pada hidangan lezat. Apalagi kandungan vitamin C goji berry akan membantu tubuh kamu menyerap zat besi daging. 

Makan dua porsi atau lebih buah sehari biasanya direkomendasikan untuk manfaat kesehatan yang optimal. Pastikan kamu membeli goji berry dari sumber yang memiliki reputasi baik, meskipun harganya cenderung mahal. 

Baca juga: Khasiat Jahe yang Ampuh untuk Menghangatkan Tubuh

Goji berry biasanya dianggap aman bagi kebanyakan orang. Pada beberapa orang mengalami masalah pencernaan ringan saat pertama kali mulai memakannya. Ini bisa menjadi efek samping yang umum. 

Makanan Alternatif

Goji berry memang lebih mahal daripada buah berry lainnya. Mungkin akan sedikit membebankan dari segi harga jika kamu harus membelinya secara rutin. Jika kamu mencari makanan lain yang menawarkan nilai gizi serupa, kamu dapat mencoba beberapa buah berikut ini:

  • Beri seperti stroberi dan blueberry.

  • Paprika, buah-buahan tropis, dan sayuran hijau gelap.

  • Wheatgrass untuk meningkatkan metabolisme.

  • Jus delima.

  • Ikan yang berminyak.

  • Teh hijau.

Referensi:

Health Line. Diakses pada 2019. 8 Healthy Facts About The Goji Berry

WebMD. Diakses pada 2019. Goji Berry: Health Benefits and Side Effects