• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Diet Golongan Darah Ampuh Turunkan Berat Badan?

Benarkah Diet Golongan Darah Ampuh Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Diet umumnya menjadi salah satu pilihan banyak orang untuk menurunkan berat badannya. Banyak pilihan jenis diet yang dapat dilakukan untuk memiliki bentuk tubuh yang ideal, salah satunya adalah diet golongan darah. Pola makan yang dikonsumsi dapat tergantung dari golongan darah yang kamu miliki dan berbeda satu sama lain. Namun, benarkah jenis diet ini dapat ampuh turunkan berat badan? Simak ulasannya di bawah ini!

Keampuhan Diet Golongan Darah untuk Turunkan Berat Badan

Diet golongan darah adalah salah satu metode untuk menurunkan berat badan yang dibagi berdasarkan tipe golongan darah seseorang. Hal ini didasari oleh respon tubuh terhadap makanan yang berhubungan dengan jenis darah, sehingga penurunan bobot tubuh dapat terjadi dengan efektif. Maka dari itu, ada beberapa makanan yang direkomendasi untuk dikonsumsi dan lainnya harus dihindari.

Baca juga: Sebelum Mulai Diet Golongan Darah, Ketahui 4 Hal Ini

Hal ini disebut dapat menurunkan berat badan akibat efek fisiologis yang muncul karena zat lektin yang masuk ke dalam tubuh. Lektin adalah protein yang umumnya terkandung pada beberapa jenis makanan, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Lantas, apakah diet golongan darah benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan? Berikut jawabannya.

Memang pemilihan makanan yang dikonsumsi terhadap diet golongan darah dapat efektif untuk menurunkan berat badan pada beberapa orang. Meski begitu, hal tersebut tidak didukung oleh bukti ilmiah yang cukup jika pola diet tersebut benar-benar efektif untuk dilakukan. Sejauh ini belum ada penelitian yang dapat memvalidasi manfaat kesehatan yang diklaim efektif untuk menjalankan diet tersebut.

Selain itu, pemilihan metode diet yang dilakukan untuk golongan darah A dan O sangat ketat, terdapat beberapa kekhawatiran yang timbul jika seseorang mengikutinya. Hal ini mungkin menimbulkan gagal mencukupi asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan sehari-hari. Selain itu, beberapa orang yang mendukung diet golongan darah menyarankan konsumsi suplemen, agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.

Kesimpulannya, diet golongan darah hanya berdasarkan teori ilmiah tanpa adanya fakta terkait keefektifannya. Memang, rencana dari diet ini merekomendasikan makanan tubuh, alami dan tidak diproses agar makanan yang dikonsumsi lebih sehat. Meski begitu, beberapa makanan yang dihilangkan memiliki fungsi penting terkait kesehatan tubuh.

Baca juga: Diet Golongan Darah, Ini Caranya

Jika kamu masih memiliki pertanyaan terkait efektif atau tidaknya diet golongan darah untuk dilakukan, dokter dari Halodoc dapat memberikan fakta-fakta terkait hal tersebut. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc dan dapatkan kemudahan dari akses kesehatan hanya menggunakan smartphone!

Selain diet golongan darah, beberapa jenis metode penurunan berat badan yang mirip juga dapat kamu lakukan. Berikut ini beberapa jenis diet lainnya yang dapat kamu terapkan:

  • Whole30: Diet ini dilakukan dengan menghilangkan gula, alkohol, biji-bijian, produk susu, dan sebagian besar kacang-kacangan selama 30 hari. Meski begitu, metode ini membuat tubuh kesulitan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, kamu juga dapat dengan mudah mendapatkan terlalu banyak salah satu nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
  • Pola makan nabati: Hal ini dilakukan dengan fokus untuk mengonsumsi tumbuh-tumbuhan, seperti buah, sayur, umbi-umbian, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Seseorang yang menjalankan jenis diet ini biasanya menghindari daging sapi, unggas, ikan, telur, dan produk susu, atau hanya mengonsumsinya dalam porsi yang sedikit.

Baca juga: Rahasia Bentuk Tubuh Ideal dengan Diet Golongan Darah

Itulah fakta yang harus kamu ketahui terkait keefektivitasan diet golongan terhadap penurunan berat badan. Jika kamu menjalankan jenis diet ini, ada baiknya bertanya terlebih dahulu pada ahli medis karena efeknya dapat berbeda pada tiap orang. Selain itu, penting juga untuk selalu memperhatikan makanan yang dikonsumsi karena pola diet ini dapat membuat kamu kekurangan beberapa nutrisi penting.

Referensi:

Very Well Fit. Diakses pada 2020. What Is the Blood Type Diet?
Healthline. Diakses pada 2020. The Blood Type Diet: An Evidence-Based Review.
Healthline. Diakses pada 2020. Nutritionists Say Science Doesn’t Back ‘Blood Type Diet’.