• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Diet Vegan Picu Batu Ginjal?

Benarkah Diet Vegan Picu Batu Ginjal?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Diet memiliki banyak manfaat. Selain membantu memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat, diet juga membantu menurunkan berat badan, sehingga obesitas pun bisa dihindari. Jenisnya pun beragam, mulai dari diet vegan hingga diet keto. Namun, diet vegan masih menjadi tipe diet yang digandrungi, salah satunya oleh aktor Liam Hemsworth.

Diet vegan mengacu pada perbaikan pola makan untuk mengurangi berat badan atau mendapatkan berat badan ideal dengan tidak mengonsumsi protein hewani dan menggantinya dengan sayuran serta buah-buahan. Sayangnya, sang aktor justru divonis mengidap batu ginjal setelah menjalani diet vegan selama 4 tahun terakhir. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Diet Vegan dan Batu Ginjal

Seharusnya, diet vegan membawa seseorang pada tubuh yang lebih sehat. Dilansir dari WebMD, mereka yang menjalani diet vegan memiliki kesehatan jantung yang lebih baik dan risiko lebih rendah untuk mengidap penyakit tertentu, termasuk kolesterol dan tekanan darah tinggi. 

Baca juga: Porsi dan Jenis Makanan Tepat untuk Menghindari Kenaikan Berat Badan

Tidak hanya itu, diet vegan membuat tubuh terhindar dari risiko diabetes dan beberapa jenis kanker, termasuk kanker saluran pencernaan dan payudara, ovarium, dan rahim pada wanita. Asupan nutrisi yang baik juga menjadi manfaat lain dari menjalani diet vegan. Buah, sayur, bijian, dan kacang adalah sumber makanan kaya serat, antioksidan, dan senyawa yang membantu melindungi terhadap berbagai penyakit seperti diabetes dan kanker. 

Lantas, mengapa Liam justru didiagnosis mengidap batu ginjal setelah menjalani diet vegan? Ternyata, jenis batu ginjal yang menyerang sang aktor adalah batu kalsium oksalat. Sang aktor mengaku batu ginjal yang ia alami terjadi karena konsumsi sayuran dengan kandungan oksalat yang tinggi, seperti bayam, bit, kentang, dan kacang almond. Konsumsi makanan inilah yang memicu terbentuknya batu ginjal yang rawan terjadi pada pelaku diet vegan.

Dikutip dari laman National Kidney Foundation, oksalat merupakan senyawa alami yang banyak dijumpai dalam makanan. Tubuh menggunakan senyawa ini sebagai energi. Sisanya akan dibuang dalam bentuk limbah, yang mengalir melalui aliran darah ke ginjal dan dikeluarkan melalui urine. 

Baca juga: Ketahui Prosedur Operasi untuk Atasi Batu Ginjal

Apabila ada terlalu banyak limbah dalam urine, sementara cairan terlalu sedikit, akan terjadi pembentukan kristal. Kemudian, kristal akan saling menempel dan membentuk massa padat atau batu pada ginjal. Nah, oksalat sendiri merupakan senyawa yang dapat membentuk kristal di dalam urine. Hal ini dapat terjadi jika ada terlalu banyak oksalat dan terlalu sedikit cairan, sehingga oksalat akan melekat pada kalsium ketika urine dibuat oleh organ ginjal.

Sementara itu, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease menyarankan untuk membatasi asupan seperti kacang dan produk olahannya, bayam, atau makanan lain yang memiliki tingkatan oksalat yang tinggi, serta minum air mineral yang cukup setiap hari.

Kamu bisa menanyakannya pada dokter tentang makanan yang perlu dihindari untuk mencegah terbentuknya batu ginjal karena oksalat, atau berapa banyak asupan yang dibutuhkan setiap harinya agar diet vegan berjalan lancar tanpa harus khawatir akan terserang batu ginjal.

Selalu gunakan aplikasi Halodoc setiap kali kamu memiliki keluhan kesehatan dan ingin mendapatkan diagnosis serta penanganan yang akurat. Sekarang, chat dengan dokter bisa dilakukan kapan saja, kok, sehingga kamu tidak perlu menunggu lama dan harus datang ke klinik. 

Baca juga: Banyak Makan Bayam Bikin Asam Urat, Benarkah?

Tidak hanya membatasi asupan makanan dengan kandungan oksalat yang tinggi, kamu juga perlu membatasi asupan sodium, karena makanan kaya sodium meningkatkan risiko mengalami batu ginjal. Makanan kaleng, makanan siap saji, juga makanan ringan kemasan menjadi jenis makanan yang tinggi kandungan sodium yang perlu kamu batasi asupannya. 



Referensi:
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2020. Eating, Diet, & Nutrition for Kidney Stones. 
WebMD. Diakses pada 2020. What Is a Vegan Diet?
National Kidney Foundation. Diakses pada 2020. Calcium Oxalate Stones.