• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Fibroid Rahim Bisa Mengganggu Kesuburan?

Benarkah Fibroid Rahim Bisa Mengganggu Kesuburan?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Benarkah Fibroid Rahim Bisa Mengganggu Kesuburan?

Halodoc, Jakarta – Fibroid rahim atau yang disebut juga leiomyoma adalah adalah tumor yang tumbuh di rahim. Fibroid hampir selalu bersifat jinak atau non-kanker. Meski demikian, banyak wanita yang mengkhawatirkan pertumbuhan tumor di rahim ini dapat mengganggu kesuburan. Benarkah demikian?

Fibroid rahim bisa dialami oleh wanita dari berbagai kalangan usia dan sering muncul selama masa subur. Fibroid memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari seukuran biji yang sangat kecil yang tidak bisa terdeteksi oleh mata, sampai berukuran besar yang memperbesar rahim. Seorang wanita juga bisa memiliki lebih dari satu buah tumor di dalam rahimnya.

Baca juga: Ini 5 Gangguan Rahim Penyebab Sulit Hamil

Dampak Fibroid Rahim Pada Kesuburan

Banyak wanita yang memiliki fibroid dapat hamil secara alami. Bahkan, fibroid mungkin tidak perlu diobati agar terjadi pembuahan.

Namun, menurut jurnal dari Obstetrics and Gynecology Clinics of North America, fibroid dapat menyebab infertilitas dengan menghalangi saluran tuba. Contohnya, fibroid submukosa, yang merupakan jenis fibroid yang tumbuh dan menonjol ke dalam rongga rahim dapat meningkatkan risiko infertilitas hingga keguguran.

Meskipun fibroid dapat menyebabkan infertilitas, biasanya ada penyebab lain yang lebih umum untuk infertilitas. Jadi, bila kamu mengalami kesulitan untuk hamil atau mempertahankan kehamilan, dokter akan mencoba mencari tahu kemungkinan penyebab lain sebelum menghubungkannya dengan fibroid.

Bila kamu memiliki fibroid dan ingin mencoba untuk hamil, langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah bicarakan dengan dokter tentang ukuran atau posisi setiap fibroid yang kamu miliki.

Tanyakan pada dokter apakah tumor-tumor tersebut dapat menyebabkan masalah dalam upaya kamu untuk hamil. Tanyakan juga pada dokter tentang perawatan fibroid yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang kamu untuk hamil.

Baca juga: Waspada, Ini 3 Komplikasi dari Fibroid Rahim

Ketahui Pengobatan Fibroid Rahim 

Mengobati fibroid rahim sebelum kehamilan dapat meningkatkan peluang kamu untuk hamil. Pengobatan yang paling umum untuk fibroid rahim yang dapat menjaga kesuburan, yaitu:

  • Miomektomi. Prosedur bedah ini digunakan untuk menghilangkan fibroid. Pengobatan ini dapat meningkatkan kebutuhan untuk sesar dan kamu mungkin perlu menunggu sekitar tiga bulan mengikuti prosedur sebelum mencoba untuk hamil.
  • Pil KB Hormonal. Mengonsumsi pil ini akan membuat kamu tidak bisa hamil. Namun, kontrasepsi ini dapat membantu meringankan gejala fibroid, seperti perdarahan hebat dan periode yang menyakitkan.
  • Perangkat intrauterin (IUD). Seperti halnya pil KB, IUD juga mencegah kehamilan saat kamu menggunakannya. Namun, alat ini dapat membantu menghilangkan beberapa gejala, sekaligus menjaga kesuburan.
  • Agonis Hormon Pelepas Gonadotropin (Gn-RH). Jenis obat ini menghalangi produksi hormon yang menyebabkan ovulasi dan menstruasi, sehingga kamu tidak akan bisa hamil saat mengonsumsi obat ini. Namun, obat ini membantu mengecilkan fibroid.
  • Miolisis. Prosedur ini menggunakan arus listrik, laser, atau sinar energi frekuensi radio untuk mengecilkan pembuluh darah yang memberi makan fibroid.

Masih ada perawatan lain yang tersedia untuk wanita dengan fibroid rahim yang ingin memiliki anak di masa depan. Setiap perawatan mengandung risiko dan komplikasinya masing-masing, jadi bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pilihan perawatan yang terbaik untuk kamu.

Selain itu, tanyakan juga pada dokter berapa lama kamu harus menunggu sebelum mencoba untuk hamil setelah perawatan. Dalam beberapa perawatan, seperti pil KB, kamu dapat mencoba untuk hamil segera setelah kamu berhenti menggunakannya. Namun, pada beberapa perawatan lain, mungkin ada masa tunggu.

Baca juga: Fibroid Rahim Sembuh, Bisakah Kambuh Kembali?

Itulah penjelasan mengenai fibroid rahim dan dampaknya terhadap kesuburan. Untuk melakukan pemeriksaan terkait fibroid rahim, kamu bisa langsung membuat janji di rumah sakit pilihan kamu lewat aplikasi Halodoc.

Referensi:
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. How Do Fibroids Affect Pregnancy and Fertility?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Uterine fibroids
Obstetrics and Gynecology Clinics of North America. Diakses pada 2020. The Impact and Management of Fibroids for Fertility