• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Keju Mengandung Kolesterol Tinggi?

Benarkah Keju Mengandung Kolesterol Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Keju merupakan makanan yang disukai banyak orang, terutama para pencinta makanan asin. Belakangan ini, berbagai kreasi makanan dengan bahan keju yang lezat juga semakin banyak. Namun, bagi kamu yang suka makan keju, sebaiknya mulai perhatikan porsi keju yang kamu konsumsi setiap harinya. Pasalnya, keju juga dikenal sebagai makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Benarkah demikian? Simak penjelasannya di bawah ini.

Benar bahwa keju termasuk salah satu makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Namun, tingkat kenaikannya tergantung pada jenis keju. Namun, keju juga menawarkan beberapa manfaat gizi, karena mengandung kalsium, dan vitamin. Dengan memilih keju rendah lemak dan membatasi porsi keju dalam jumlah sedang, kamu tetap bisa menikmati keju tanpa khawatir kadar kolesterol meningkat.

Baca juga: Serba Cheese, Ini Manfaat Makan Keju

Kandungan Kolesterol Dalam Berbagai Keju

Seperti produk susu lainnya, sebagian besar jenis keju tinggi kolesterol dan lemak jenuh. Menurut basis data komposisi makanan USDA, berikut jumlah total lemak jenuh dan kolesterol yang terkandung dalam berbagai jenis keju:

  • 1 cangkir keju cheddar mengandung 24,9 gram lemak jenuh dan 131 miligram kolesterol.

  • 1 cangkir keju Swiss mengandung 24,1 gram lemak jenuh dan 123 miligram kolesterol.

  • 1 cangkir keju Amerika mengandung 18,7 gram lemak jenuh dan 77 miligram kolesterol.

  • 1 cangkir keju Mozarella mengandung 15,6 gram lemak jenuh dan 88 miligram kolesterol.

  • 1 cangkir keju Parmesan mengandung 15,4 gram lemak jenuh dan 86 miligram kolesterol.

Perlu diingat, kandungan nutrisi keju dapat bervariasi antara beberapa produk dan merek. Karena itu, kamu dianjurkan untuk memeriksa terlebih dahulu label nutrisi sebelum membeli keju.

Apakah Keju Dapat Meningkatkan Kadar Kolesterol?

Menurut National Cancer Institute, keju adalah sumber utama dari lemak penambah kolesterol dalam makanan di Amerika. Keju memang tinggi kolesterol, tetapi, menurut USDA Dietary Guidelines tahun 2015, tidak ada hubungan yang pasti antara makanan kaya kolesterol yang dikonsumsi seseorang dengan kadar kolesterol dalam darahnya. Sebaliknya, yang menyebabkan keju dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang adalah kandungan lemak jenuh yang terdapat di dalamnya.

Namun, penelitiannya beragam. Sebuah studi dari tahun 2015 tidak menemukan antara konsumsi produk susu dan penyakit jantung setelah usia 55 tahun. Faktanya, penelitian ini menemukan orang yang mengonsumsi produk susu tinggi lemak cenderung meninggal karena stroke.

Sebuah studi kecil tahun 2015 membandingkan orang-orang yang makan keju rendah lemak atau keju seperti Gouda dengan kelompok orang yang membatasi asupan keju mereka selama 8 minggu. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa tidak ada perbedaan kadar kolesterol di antara kedua kelompok tersebut.

Baca juga: Ini Cara Mengenali Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi

Tips Sehat Makan Keju

Pada dasarnya, kamu tetap bisa menikmati keju dan tetap mempertahankan kadar kolesterol yang sehat kok. Sebuah studi melaporkan bahwa konsumsi keju, dibandingkan dengan jumlah lemak yang sama dari mentega, tidak meningkatkan low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Berikut ini beberapa tips sehat yang bisa kamu lakukan untuk menikmati keju tanpa meningkatkan kadar kolesterol:

  • Perhatikan Porsi. Banyak produk keju menyarankan 1 ons dalam sekali penyajian. Namun, karena keju biasanya hadir dalam bentuk balok, menghitung porsi yang tepat menjadi sulit. Bila keju favorit kamu tidak memiliki ukuran porsi tunggal, satu ons keju memiliki ukuran yang sama dengan tiga dadu bertumpuk.

  • Nikmati. Bila kamu ingin mengonsumsi keju penuh lemak, pilihlah porsi kecil dan nikmati setiap gigitan untuk mendapatkan kepuasan maksimal dari jumlah yang lebih kecil.

  • Krim Keju. Pilihlah keju ricotta atau keju kambing yang keduanya mengandung protein tinggi. Kamu juga bisa mencoba mencampurkan 4 sendok makan margarin non-terhidrogenasi dengan secangkir keju cottage rendah lemak untuk membuat krim keju yang lezat. 

  • Catat. Bila kamu kesulitan memantau asupan lemak jenuh setiap hari, coba pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi pemantauan nutrisi. Atau kamu juga bisa menuliskannya di atas kertas. Apapun yang kamu makan di hari itu, cobalah untuk mengontrolnya tetap di bawah 18 gram lemak jenuh atau jumlah yang disarankan oleh dokter.

Baca juga: Mengidap Kolesterol Tinggi, Konsumsi 10 Makanan Ini

Itulah penjelasan mengenai keju yang mengandung kolesterol tinggi. Bila kamu ingin bertanya lebih lanjut tentang makanan tertentu dan kandungan nutrisinya, tanyakan saja langsung pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, untuk bertanya-tanya seputar kesehatan kapan dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. How does cheese affect cholesterol levels?
Healthline. Diakses pada 2020. Can I Eat Cheese If I Have High Cholesterol?