• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Kencur Bisa Mengurangi Nyeri Haid?

Benarkah Kencur Bisa Mengurangi Nyeri Haid?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Nyeri haid dengan sensasi kram ataupun ketidaknyamanan di sekitar perut, punggung bagian bawah, dan paha adalah hal yang biasa saat menstruasi. Selama menstruasi, otot-otot rahim akan berkontraksi. Nyeri haid bisa menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, bahkan juga diare.

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health disebutkan kencur atau Kaempferia galanga ini memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri haid serta memberikan efek membantu mengatasi kegelisahan dan stres.

Selain Atasi Nyeri Haid, Ini Manfaat Lain dari Kencur

Sudah sejak lama kencur memiliki manfaat untuk kesehatan. Tadi sudah disebutkan kalau kencur memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri haid. Selain itu kencur juga punya khasiat lain, seperti mengatasi diare, obat untuk sakit gigi, membersihkan ketombe, hipertensi, nyeri dada dan perut, sakit kepala, sakit gigi, rematik, pencernaan yang terganggu, serta batuk.

Begitu banyaknya manfaat kencur sehingga kencur bisa mengobati masalah kesehatan lain. Biasanya untuk mendapatkan manfaat yang lebih maksimal kencur dikombinasikan dengan bahan-bahan lain. 

Baca juga: Nyeri Haid Tak Tertahankan Apa Penyebabnya?

Misalnya, beras, jahe, asam jawa dan jeruk nipis. Kombinasi ini tidak hanya memberikan efek yang maksimal, tetapi juga memberikan cita rasa lebih enak sehingga kamu mengonsumsinya lebih nyaman.

Untuk mendapatkan khasiat yang diinginkan, disarankan untuk mengonsumsi kencur secara rutin. Informasi selengkapnya mengenai cara mengatasi nyeri haid bisa kamu tanyakan kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.  

Kalau mau tanya-tanya seputar kesehatan juga bisa. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. 

Diet dan Olahraga Bisa Atasi Nyeri Haid?

Mempertahankan pola makan yang sehat dan mempertahankan rutinitas olahraga dapat membantu mencegah nyeri haid. Umumnya, diet yang diarahkan untuk mengurangi nyeri haid haruslah tinggi serat.

Beberapa rekomendasi makanan yang disarankan untuk dimakan saat menstruasi adalah pepaya, nasi merah karena mengandung vitamin B6, yang dapat mengurangi kembung, kacang kenari, almond, dan biji labu kaya akan mangan yang bisa meringankan kram.

Baca juga: Kunyit Bantu Lancarkan Haid, Ini Faktanya

Minyak zaitun dan brokoli, ayam, ikan, dan sayuran hijau berdaun mengandung zat besi, yang hilang selama menstruasi. Serta alpukat, selai kacang, buncis, dan pisang.

Mengonsumsi air juga direkomendasikan guna membantu menghindari kembung yang menyakitkan selama menstruasi. Air hangat atau panas biasanya lebih baik untuk kram, karena air hangat dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan mengendurkan otot yang kram.

Terkait dengan olahraga sebagai pereda nyeri haid dikarenakan olahraga dapat melepaskan endorfin. Olahraga efektif untuk mengurangi nyeri haid dan bermanfaat selama periode menstruasi yang lebih berat. Yoga adalah olahraga ringan yang juga melepaskan endorfin dan membantu mencegah atau mengurangi gejala menstruasi. 

Sebagian perempuan bisa jadi mengalami nyeri haid yang begitu intens. Ada beberapa faktor yang bisa jadi memicu mulai dari:

  1. Memiliki aliran darah yang deras.
  2. Baru memiliki anak pertama.
  3. Berusia di bawah 20 tahun, atau baru memulai menstruasi.
  4. Memiliki kelebihan produksi atau sensitivitas terhadap prostaglandin, hormon yang memengaruhi rahim.
  5. Faktor-faktor lain termasuk pertumbuhan dalam rahim, endometriosis (pertumbuhan jaringan rahim abnormal), dan penggunaan alat kontrasepsi.

Referensi:

National Institute of Health. Diakses pada 2020. Study of sedative activity of different extracts of Kaempferia galanga in Swiss albino mice.
Healthline. Diakses pada 2020. Home Remedies to Relieve Menstrual Pain.