• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Khasiat Bawang Putih Dapat Mencegah Kanker?

Benarkah Khasiat Bawang Putih Dapat Mencegah Kanker?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Benarkah Khasiat Bawang Putih Dapat Mencegah Kanker?

“Bawang putih mengandung berbagai senyawa penting yaitu antioksidan alami, senyawa anti inflamasi, antibakteri, serta antivirus. Kandungan tersebut dipercaya dapat membantu mencegah kanker melalui banyak cara. Mulai dari membantu perbaikan DNA, memperlambat pertumbuhan sel kanker, dan mengurangi peradangan pada tubuh.”

Halodoc, Jakarta – Bawang putih merupakan umbi-umbian dengan nama latin Allium sativum. Dalam setiap siung bawang putih, terkandung banyak zat dan nutrisi penting yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Contohnya seperti mengatasi penyakit mulai dari demam, hingga menurunkan tekanan darah. 

Namun, baru-baru ini bawang putih diyakini memiliki manfaat luar biasa lainnya bagi kesehatan. Bawang putih disebut-sebut dapat mencegah dan menurunkan risiko terjadinya kanker pada manusia. Lantas, benarkah bawang putih berkhasiat untuk mencegah kanker? Yuk simak informasinya di sini!   

Baca juga: Sering Jadi Pelengkap Masakan, Bawang Putih punya Sejuta Manfaat

Bawang Putih Untuk Mencegah Kanker, Masih Butuh Penelitian Lebih Lanjut

Bawang putih mengandung berbagai senyawa penting yaitu antioksidan alami, senyawa anti inflamasi, antibakteri, serta antivirus. Selain itu, bawang putih juga mengandung sulfur atau belerang, dan selenium yang tinggi. Ketika bawang putih dihancurkan, dicincang, atau dipotong maka bawang putih juga akan melepaskan senyawa allicin

Nah, kandungan berbagai senyawa tersebut dipercaya dapat membantu mencegah kanker. Berdasarkan sebagian besar penelitian yang dilakukan oleh American Institute for Cancer Research (AICR), penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa berbagai senyawa pada bawang putih dapat mengurangi perkembangan beberapa jenis kanker. 

Menariknya lagi, studi lain yang juga dilakukan oleh AICR mengabarkan bahwa sering mengonsumsi bawang putih  dikabarkan dapat menurunkan risiko kanker kolorektal melalui beberapa cara. Mulai dari membantu perbaikan DNA, memperlambat pertumbuhan sel kanker, dan mengurangi peradangan pada tubuh. 

Meski begitu, hasil penelitian tersebut hanya dilakukan di laboratorium dan belum diaplikasikan langsung pada manusia. Oleh sebab itu, penelitian lebih lanjut pada manusia masih dibutuhkan guna memastikan efektivitasnya. Terutama dalam mencegah jenis kanker lainnya dan apa khasiatnya dalam mengatasi gejala kanker.

Di samping itu, bawang putih sebaiknya dikonsumsi secara mentah, agar manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisinya dapat diperoleh secara maksimal. Meski bawang putih lezat bila dijadikan dimasak terlebih dahulu, tapi proses memasak dapat menghancurkan enzim dan senyawa penting di dalamnya.

Baca juga: Mengandung Banyak Air, Ini Kandungan Kalori dalam Semangka

Ketahui Manfaat Bawang Putih Lainnya 

Berkat kandungan nutrisinya, bawang putih juga diyakini memiliki berbagai manfaat lain bagi kesehatan, antara kain:

  1. Mencegah Pilek

Bawang putih mampu meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga dipercaya dapat mencegah pilek. Dilansir dari Healthline, sebuah studi menunjukkan bahwa asupan harian bawang putih sebagai suplemen, dapat mengurangi risiko pilek sebesar 63 persen. Meski belum banyak penelitian yang membahasnya, menambahkan bawang putih ke dalam makanan patut untuk dicoba.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan serangan jantung adalah jenis penyakit yang sangat mengancam keselamatan jiwa di dunia. Nah, penyakit kardiovaskuler sendiri dapat dipicu oleh tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

Sebuah penelitian yang berjudul Role of natural herbs in the treatment of hypertension yang terbit pada 2011 silam menunjukkan sebuah hasil menarik. Menurut riset tersebut bawang putih dapat meningkatkan produksi oksida nitrat pada tubuh, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Sebab, oksida nitrat berperan dalam membantu otot polos untuk rileks, sehingga pembuluh darah akan melebar. 

  1. Mencegah Alzheimer dan Demensia

Bawang putih mengandung antioksidan yang melindungi tubuh terhadap kerusakan sel dan penuaan akibat radikal bebas. Perlu diketahui bahwa radikal bebas sendiri dapat meningkatkan risiko penyakit pada otak. Contohnya seperti penyakit Alzheimer dan penyakit demensia.

Baca juga: Benarkah Bawang Putih Ampuh Mengatasi Hipertensi?

Nah, itulah penjelasan mengenai pertanyaan apakah benar bawang putih dapat mencegah kanker. Merujuk pada penelitian yang dilakukan oleh American Institute for Cancer Research (AICR) penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa berbagai senyawa pada bawang putih dapat mengurangi perkembangan beberapa jenis kanker. Bawang putih dikabarkan dapat menurunkan risiko kanker kolorektal. 

Meski begitu, penelitian lebih lanjut terhadap manusia masih dibutuhkan. Sebab, efektivitasnya bawang putih dalam mencegah berbagai jenis kanker belum dapat benar-benar dipastikan. 

Di samping itu, bawang putih juga dipercaya memiliki beragam manfaat lain bagi kesehatan. Contohnya seperti mencegah pilek, menurunkan tekanan darah, hingga mencegah Alzheimer dan demensia, berkat kandungan nutrisinya.

Selain mengonsumsi bawang putih, asupan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh juga dapat diperoleh melalui konsumsi vitamin atau suplemen. Pasalnya, memenuhi asupan nutrisi penting tentu dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa cek kebutuhan vitamin atau suplemen sesuai dengan pilihanmu. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantre berlama-lama. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi: 

AICR. Diakses pada 2021. 4 Reasons Eating Garlic is Good for Cancer Prevention
AICR. Diakses pada 2021. Garlic: Lab Studies Find Potential Cancer-Preventive Compounds
Verywell Health. Diakses pada 2021. Does Garlic Reduce Your Risk of Cancer?
Healthline. Diakses pada 2021. 11 Proven Health Benefits of Garlic
NCBI. Diakses pada 2021. Role of natural herbs in the treatment of hypertension