Benarkah Kolesterol Tinggi Termasuk Kondisi Genetik?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kolesterol Tinggi

Halodoc, Jakarta -  Dalam kadar yang normal, kolesterol dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika angkanya melebihi batas normal, kamu bisa saja terserang berbagai macam penyakit berbahaya, seperti diabetes, jantung, hipertensi, atau stroke. Apakah kolesterol tinggi bisa termasuk salah satu penyakit genetik?

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Kolesterol Tinggi

Benarkah Kolesterol Tinggi Termasuk Kondisi Genetik?

Kolesterol tinggi tak hanya muncul karena pola hidup tidak sehat yang kamu jalani. Sebaliknya, jika kamu sudah menerapkan serangkaian pola hidup sehat, tapi masih mengidap kondisi ini, sebaiknya periksakan riwayat kesehatan keluarga. Pasalnya, penyakit ini dapat diwariskan dari kedua orangtua yang biasa disebut dengan familial hypercholesterolemia. 

Kolesterol tinggi dibawa lewat mutasi genetik yang dibawa dari kedua orangtua. Hasil mutasi genetik tersebut kemudian akan mengambil alih setiap sel dalam tubuh. Hal tersebutlah yang membuat tubuh kesulitan untuk membuang kolesterol jahat. Tingkat keparahannya pun akan bervariasi, tergantung pada seberapa banyak kandungan kolesterol jahat yang ada dalam darah.

Baca juga: Punya Kolesterol Tinggi, Atasi dengan Cara Ini

Selain Genetika, Adakah Faktor Penyebab Lain?

Tak hanya genetik yang menjadi faktor alami terjadinya kolesterol tinggi, proses penuaan pun dapat menjadi penyebab. Semakin bertambahnya usia, maka risiko mengidap kolesterol tinggi akan semakin tinggi. Hal ini dapat terjadi berkaitan dengan adanya perubahan fungsi dan metabolisme tubuh yang kian hari kian menurun. Tak hanya itu, berikut beberapa penyebab lain:

  • Kebiasaan Merokok

Rokok mengandung zat akrolein yang bekerja meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dengan menghalangi kerja enzim yang berperan menjaga kadar kolesterol jahat dalam batas normal. Hal tersebut yang menyebabkan kolesterol tinggi pada perokok aktif. Sedangkan pada perokok pasif, menghirup asap rokok akan memicu adanya penyumbatan pada pembuluh darah arteri yang mengakibatkan adanya masalah pada jantung.

  • Malas Berolahraga

Berleha-leha di ranjang merupakan hal yang paling disukai. Hal ini sah-sah saja dilakukan jika tubuh sedang dalam keadaan sakit atau capek. Namun, jika kebiasaan ini sering dilakukan, hal tersebut dapat menjadi pemicu dari naiknya kolesterol dalam darah. 

  • Konsumsi Makanan Tidak Sehat

Hampir semua orang suka jajan di pinggir jalan, karena rasanya yang gurih. Namun, tahukah kamu jika makanan ini dapat jadi pemicu naiknya kadar kolesterol dalam tubuh? Makan-makanan yang dijual di pinggiran jalan biasanya mengandung tinggi lemak jenuh dan lemak trans.

Keduanya merupakan lemak jahat yang dapat menurunkan kadar kolesterol baik dalam darah. Alih-alih mengonsumsi makanan pinggir jalan, kamu dapat mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak tak jenuh yang baik untuk tubuhmu.

  • Kelebihan Berat Badan

Obesitas merupakan salah satu penyebab paling tinggi seseorang mengidap kolesterol tinggi. Ketika obesitas, hal tersebut merupakan tanda jika banyak kadar kolesterol jahat terperangkap dalam tubuh. Tak hanya mengidap kolesterol tinggi, seseorang yang kelebihan berat badan juga rentan mengidap penyakit jantung. 

  • Mengidap Penyakit Berbahaya

Kolesterol tinggi juga dapat terjadi karena adanya penyakit dalam tubuh, di antaranya:

    • Diabetes, yaitu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah.

    • Tekanan darah tinggi, yaitu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada arteri.

    • Gangguan liver, yaitu penyakit yang disebabkan oleh rusaknya fungsi hati dan adanya penyumbatan aliran darah.

    • Masalah ginjal, yaitu gangguan kesehatan yang terjadi pada organ ginjal.

    • Gangguan kelenjar tiroid, yaitu masalah kesehatan yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon tiroid dalam tubuh.

Baca juga: Mengidap Kolesterol Tinggi, Konsumsi 10 Makanan Ini

Bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit genetik dari kedua orangtua, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kesehatan guna memantau kadar kolesterol dalam tubuh. Terkait hal tersebut, kamu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di rumah sakit terdekat dengan membuat janji terlebih dulu di aplikasi Halodoc, ya. Dengan begitu, kamu akan terbebas dari penyakit berbahaya dan komplikasi yang bisa saja muncul.

Referensi:
Cheat Sheet. Diakses pada 2019. Dangerous Habits That May Be Raising Your Cholesterol.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. High Cholesterol.