• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Leher Tegang Tanda Kolesterol Tinggi?

Benarkah Leher Tegang Tanda Kolesterol Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu mengalami leher yang tegang dan kaku sehingga kesulitan untuk digerakkan? Banyak orang yang percaya jika hal tersebut disebabkan oleh kandungan kolesterol yang tinggi di dalam tubuh. Namun benarkah hal tersebut?

Kolesterol adalah salah satu kandungan yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga sel-sel tubuh untuk tetap sehat. Namun, takaran dari kandungan tersebut harus terus dijaga pada batas normal. Untuk mengetahui lebih jauh terkait beberapa gejala dari kolesterol tinggi dan kebenaran terkait leher menjadi tegang disebabkan gangguan tersebut, simak ulasan berikut!

Baca juga: Punya Kolesterol Tinggi, Atasi dengan Cara Ini

Leher Tegang Pertanda Kolesterol Tinggi?

Banyak orang yang bertanya pada dokter apakah leher yang tegang dapat menjadi salah satu gejala dari kolesterol tinggi? Faktanya, perasaan tidak nyaman pada leher tersebut tidak berhubungan dengan kadar kolesterol yang terjadi di tubuh. Setiap orang dapat merasakan leher yang tegang dan kaku ketika kadar kolesterol sedang tinggi atau rendah karena memang tidak ada korelasinya.

Kolesterol yang tinggi pada seseorang sebenarnya tidak menimbulkan gejala apapun saat terjadi, sehingga dibutuhkan pemeriksaan tersendiri untuk memastikan hal tersebut. Sangat disarankan untuk memeriksakan diri secara berkala terkait kadar kolesterol pada tubuh. Hal tersebut karena jika terlalu tinggi dalam waktu yang cukup lama dapat menimbulkan gangguan yang parah, sebab dapat memengaruhi jantung.

Tingkat kolesterol yang di atas normal dapat menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah, sehingga risiko untuk menyebabkan penyakit jantung koroner meningkat. Selain itu, seseorang juga memiliki risiko untuk mengidap stroke disebabkan menurunnya aliran oksigen ke otak secara tiba-tiba. Hal tersebut mampu menyebabkan kelumpuhan hingga kematian pada seseorang yang mengalaminya.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait hubungan antara leher tegang dengan kadar kolesterol pada tubuh. Dengan bertanya pada dokter dari Halodoc, kamu tidak perlu ragu lagi akan jawabannya. Caranya mudah sekali, cukup download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan!

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Kolesterol Tinggi

Beberapa Pertanda Seseorang Mengalami Kolesterol Tinggi

Memang kadar kolesterol tinggi di dalam darah tidak menimbulkan suatu gejala apapun, dengan begitu sangat penting untuk memeriksanya secara teratur. Selain itu, kamu juga harus tahu beberapa tanda yang harus diperhatikan sebagai indikasi dari peningkatan risiko terhadap kolesterol ketika sudah berada di atas normal. Berikut beberapa penandanya:

  1. Hasil Panel Lipid LDL

Salah satu pemeriksaan yang umum dilakukan untuk memeriksa kadar kolesterol pada tubuh adalah panel lipid LDL. Jika pada pemeriksaan tersebut kadar LDL berada di level 160 mg/dL atau lebih tinggi, kolesterol di dalam tubuh dinilai tinggi. Kolesterol LDL kerap dianggap sebagai kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami komplikasi.

  1. Total Hasil Panel Lipid

Total hasil panel lipid yang paling ideal adalah di bawah 200 mg/dL. Jika hasil dari pemeriksaan tersebut berada di angka 240 mg/dL atau lebih, tingkat kolesterol di dalam tubuh kamu terbilang tinggi. Kadar normal dari kandungan kolesterol yang berada di dalam tubuh antara 200 hingga 239 mg/dL sebagai acuan standar.

  1. Obesitas dan Lingkar Pinggang yang Besar

Seseorang yang memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih tinggi, maka peluang untuk memiliki kolesterol tinggi pada tubuhnya akan lebih besar. Seorang pria yang memiliki lingkar pinggang 40 inci atau lebih dan wanita yang memiliki lingkar mencapai 35 inci, maka risiko untuk memiliki kolesterol tinggi akan lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang yang memiliki lingkar pinggang normal.

Baca juga: Awas! Kolesterol Tinggi Picu Berbagai Penyakit

Itulah pembahasan mengenai leher tegang yang kerap dihubungkan dengan kolesterol tinggi. Penting untuk mengetahui segala sesuatu terkait kolesterol tinggi karena risiko yang dapat terjadi menyerang kesehatan. Dengan menerapkan aktivitas fisik yang rutin serta mengonsumsi makanan sehat dapat menurunkan risiko kolesterol tinggi.

Referensi:
Arcare. Diakses pada 2020. 5 Signs That You Have High Cholesterol & How to Maintain It.
Healthline. Diakses pada 2020. Symptoms of High Cholesterol.