• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Malas Minum Air Putih Berisiko Terserang ISK?

Benarkah Malas Minum Air Putih Berisiko Terserang ISK?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Minum air putih sudah dikenal sebagai kebiasaan baik yang bisa menyehatkan tubuh. Tubuh manusia terdiri dari 70 persen air, sehingga kamu perlu mengonsumsi setidaknya 2 liter atau 8-10 gelas air per hari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Tidak hanya menghilangkan rasa haus dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air putih juga bisa membantu menghilangkan limbah dalam tubuh, termasuk bakteri yang bisa menjadi penyebab penyakit. Itulah mengapa malas minum air putih bisa membuat kamu berisiko mengalami penyakit, seperti infeksi saluran kemih (ISK). Berikut ulasannya.

Baca juga: Bahaya Infeksi Saluran Kemih yang Diabaikan

Malas Minum Air Putih Tingkatkan Risiko ISK

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang bisa terjadi di mana saja di sistem kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Namun, infeksi ini biasanya lebih sering terjadi pada saluran kemih bagian bawah, yaitu kandung kemih dan uretra.

Penyebab ISK adalah bakteri yang memasuki saluran kemih melalui uretra dan berkembang biak di kandung kemih. Ada berbagai cara bakteri bisa masuk ke saluran kemih, seperti melalui hubungan seksual atau ketika membersihkan organ intim dengan cara yang salah.

Namun, kamu bisa mengurangi risiko terjadinya ISK dengan minum air putih yang cukup. Minum air putih membantu mengencerkan urin dan membuat kamu lebih sering buang air kecil, sehingga memungkinkan bakteri keluar dari saluran kemih sebelum menyebabkan infeksi. Sebaliknya, bila kamu malas minum air putih, ada kemungkinan bakteri tidak bisa dikeluarkan dari saluran kemih, sehingga dapat masuk ke dalam kandung kemih dan menyebabkan ISK.

Baca juga: Hindari 5 Kebiasaan Penyebab ISK pada Wanita

Manfaat Minum Air Putih untuk Mencegah ISK

Dibanding pria, wanita lebih berisiko mengalami infeksi saluran kemih karena memiliki uretra yang lebih pendek. Hal itu memudahkan bakteri untuk masuk ke dalam kandung kemih. Sekitar 25 persen wanita akan mengalami ISK lebih dari satu kali dalam hidup mereka. Namun, para peneliti menemukan bahwa wanita yang minum banyak air mengalami penurunan yang signifikan dalam risiko mereka untuk mengalami ISK kembali.

Studi tersebut mengevaluasi 140 wanita di bawah usia 45 tahun yang mengalami setidaknya tiga kali ISK selama setahun. Semua wanita peserta studi tersebut biasanya mengonsumsi kurang dari enam gelas air per hari. Kemudian sebagian dari mereka meminum tambahan 8 ons air per hari, sehingga totalnya menjadi 11 gelas per hari. Sementara sebagian yang lain tidak mengubah konsumsi air harian mereka dan tetap minum sekitar lima gelas per hari.

Setahun kemudian, wanita yang meningkatkan asupan air hariannya mengalami penurunan frekuensi ISK menjadi sekitar 1,5 kali dari 3 kali.

Selain itu, wanita yang minum lebih banyak air juga lebih sedikit mengonsumsi antibiotik, pengobatan utama untuk ISK. Dengan berkurangnya penggunaan antibiotik, kamu bisa menurunkan risiko terjadinya resistensi antibiotik.

Dr. Thomas Hooton, ketua peneliti studi tersebut mengungkapkan bahwa minum air bisa mencegah ISK karena memberikan efek pembilasan dengan cara meningkatkan volume urine. Seorang spesialis urologi juga mengungkapkan, manfaat hidrasi dengan H20 berperan dalam melawan ISK, namun hal itu belum dikonfirmasi melalui uji klinis sampai sekarang.

Jadi, minum air putih yang cukup setiap hari adalah cara termudah dan termurah yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari infeksi saluran kemih.

Baca juga: Agar Sehat, Benarkah Orang Butuh Minum 8 Gelas Sehari?

Namun, bila kamu terlanjur terserang ISK, kamu bisa beli antibiotik melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu repot-repot keluar rumah, kamu tinggal pesan melalui aplikasi dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Urinary tract infection (UTI).
Healthline. Diakses pada 2021. Water Can Reduce UTI Risk… If You Drink 6 Glasses a Day.
WebMD. Diakses pada 2021. Drinking Enough Water Could Be Key to Avoiding UTIs