Benarkah Minum Susu saat Hamil Bisa Mencegah Multiple Sclerosis?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Maret 2019
Benarkah Minum Susu saat Hamil Bisa Mencegah Multiple Sclerosis?Benarkah Minum Susu saat Hamil Bisa Mencegah Multiple Sclerosis?

Halodoc, Jakarta - Kerusakan yang diakibatkan oleh multiple sclerosis akan menghalangi sinyal-sinyal saraf yang dikirim melalui otak. Akibatnya, komunikasi antara otak dengan bagian-bagian tubuh yang lain akan terganggu. Apakah kondisi ini bisa menyerang ibu hamil? Jika iya, apakah ibu hamil bisa  mencegah kondisi ini dengan minum susu secara rutin saat masa kehamilan?

Baca juga: 11 Gejala Penyakit Multiple Sclerosis yang Harus Diwaspadai

Multiple Sclerosis, Penyakit yang Menyerang Sistem Imunitas Tubuh

Multiple sclerosis (MS) merupakan salah satu penyakit autoimun yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang selaput pelindung saraf atau mielin yang berada dalam otak dan saraf tulang belakang. Akibatnya, saraf-saraf yang rusak akan mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis. Kerusakan mielin pada pengidap MS akan menghalangi sinyal-sinyal yang dikirim dari sumber ke otak melalui saraf. Kondisi ini mengakibatkan komunikasi antara otak dengan organ-organ lainnya mengalami gangguan.

Gejala pada Pengidap Multiple Sclerosis

Penyakit ini akan menimbulkan gejala yang berbeda pada setiap pengidapnya. Gejala yang muncul juga akan tergantung pada jumlah dan jenis sel saraf yang rusak. Gejala umum yang menandakan seseorang mengidap multiple sclerosis, antara lain:

  • Rasa kebas, umumnya pada satu sisi tubuh atau kaki.

  • Gangguan penglihatan, seperti penglihatan kabur, buta warna, atau penurunan kualitas penglihatan mata.

  • Sensasi kesemutan pada bagian-bagian tubuh tertentu.

  • Mengalami kelelahan yang parah.

  • Adanya gangguan pada kemampuan motorik dan keseimbangan.

  • Otot yang sering kaku atau kejang.

  • Bicara yang tidak jelas atau kacau.

  • Nyeri neuropati, seperti kulit yang sensitif atau sensasi rasa terbakar.

  • Pusing.

  • Mengalami penurunan konsentrasi, kesulitan memahami dan menggunakan bahasa, bahkan kesulitan mengingat hal-hal yang baru

  • Mengalami depresi, kecemasan, atau emosi yang tidak stabil.

  • Mengalami disfungsi ereksi pada pengidap pria, bahkan berkurangnya cairan sperma.

  • Sulit buang air kecil sampai tuntas.

  • Konstipasi atau sulit buang air besar.

Gejala-gejala di atas sering muncul secara tiba-tiba dan tidak semua pengidap mengalami gejala-gejala tersebut. Tingkat keparahan dari gejala juga akan beragam. Gejala bisa saja dialami dalam jangka panjang dan ada juga pengidap yang merasakan gejala-gejala kambuh secara berkala.

Baca juga: Benarkah Multiple Sclerosis Merupakan Penyakit Turunan?

Benarkah Minum Susu saat Hamil Bisa Mencegah Multiple Sclerosis?

Sebagian besar pengidap penyakit kerusakan saraf memiliki kadar vitamin D yang sangat rendah. Untuk itu, pengidap multiple sclerosis bisa mendapatkan tambahan vitamin D dari sinar matahari, minyak ikan atau susu. Nah, ibu hamil yang rajin minum susu tiap hari bisa mengurangi risiko bayi terkena multiple sclerosis. Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, ibu hamil bisa mengonsumsi susu hamil sebanyak 3-4 gelas setiap harinya.

Multiple sclerosis tidak dapat dicegah karena merupakan penyakit autoimun yang belum diketahui secara jelas penyebabnya. Seseorang bisa mencegah terjadinya kondisi ini dengan melakukan beberapa langkah, seperti berhenti merokok, mengonsumsi makanan sehat yang memiliki kandungan omega 3, serat dan vitamin, berolahraga secara rutin, istirahat secara cukup, dan kelola stres dengan baik.

Baca juga: Pola Hidup Sehat Dapat Mencegah Terjadinya Multiple Sclerosis

Jika kamu ingin berdiskusi seputar masalah kesehatan tubuhmu, Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc, lho. Tanpa perlu keluar rumah, pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!

 

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan