15 March 2019

Benarkah Osteomielitis Dapat Terjadi pada Anak-Anak?

Benarkah Osteomielitis Dapat Terjadi pada Anak-Anak?

Halodoc, Jakarta – Osteomielitis adalah penyakit tulang akibat mikroorganisme masuk ke tubuh manusia melalui luka. Penyakit ini bisa berkembang dalam waktu singkat sampai sekitar dua minggu. Osteomielitis dapat dialami oleh anak-anak dari segala usia, tetapi lebih sering dialami oleh anak di bawah usia lima tahun. Penyakit ini umumnya menyerang tulang lengan dan kaki.

Baca Juga: Alasan Ibu Enggak Boleh Anggap Remeh Demam pada Anak

Penyebab Osteomielitis pada Anak

Pada anak-anak, infeksi dalam darah menjadi penyebab paling umum terjadinya osteomielitis. Selama masa pertumbuhan anak, suplai darah akan meningkat sehingga bakteri lebih mudah masuk ke dalam tulang. Selain infeksi dalam darah, penyakit infeksi sistemik, tuberkulosis tulang, dan timbulnya luka bisa menjadi penyebab terjadinya osteomielitis pula. Jenis bakteri yang paling sering menyebabkan osteomielitis adalah Staphylococcus aureus.

Gejala yang muncul pada anak pengidap osteomielitis mirip dengan penyakit lain seperti demam, rewel, dan kelelahan. Gejala lainnya berupa nyeri, pembengkakan, dan kemerahan. Ketika Si Kecil mengalami gejala seperti di atas, sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk ditangani.

Diagnosis Osteomielitis pada Anak

Pemeriksaan fisik adalah satu-satunya cara untuk mendiagnosis osteomielitis. Dokter akan melakukan beberapa rangkaian tes, salah satunya menggunakan sampel darah pengidap. Pengambilan sampel darah bertujuan untuk memeriksa ada tidaknya bakteri. Hasil tes darah yang abnormal umumnya menandakan adanya infeksi di dalam tubuh. Selain sampel darah, biopsi tulang juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kandungan bakteri. Selain kedua tes tersebut, tes pencitraan seperti rontgen atau MRI juga bisa dilakukan.

Baca Juga: Ini Jenis dan Ciri Penyakit Langka yang Dapat Menyerang Anak

Pengobatan Osteomielitis pada Anak

Perawatan osteomielitis tergantung pada gejala, usia, dan seberapa parah kondisinya. Anak yang mengalami osteomielitis perlu dirawat di rumah sakit agar kondisinya mudah dipantau. Normalnya, pengobatan osteomielitis menggunakan antibiotik yang diberikan melalui suntikan maupun diminum. Pengobatan ini bisa berlangsung dalam beberapa hari atau beberapa minggu, tergantung tingkat keparahannya. Dalam kasus yang sangat parah, pembedahan mungkin disarankan untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi.

Pencegahan Osteomielitis

Salah satu cara mencegah osteomielitis adalah menjaga kebersihan kulit. Ketika terjadi luka,  terutama luka yang dalam, bersihkan dengan benar. Bilas luka dengan sabun dan air mengalir minimal selama lima menit. Jika sudah dibersihkan, tutup dengan kain kasa steril atau kain bersih untuk menjaga luka tetap bersih. Pastikan pula agar luka mulai sembuh dalam 24 jam dan sembuh total dalam seminggu.

Periksakan ke dokter jika Si Kecil memiliki luka yang tak kunjung sembuh atau menyebabkan rasa sakit hebat. Jangan lupa untuk mengajari anak cara mencuci tangan dengan baik agar terhindar dari risiko penyebaran kuman. Pastikan juga anak mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga: 3 Hal yang Menyebabkan Osteomielitis pada Lansia

Bila ibu punya pertanyaan lain seputar osteomielitis, jangan ragu bertanya pada dokter Halodoc. Ibu bisa menggunakan fitur Contact Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!