• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Otitis Media Tidak Memerlukan Perawatan Khusus?

Benarkah Otitis Media Tidak Memerlukan Perawatan Khusus?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Otitis media adalah penyakit yang terjadi karena ada infeksi pada telinga bagian tengah, yaitu bagian yang berada di belakang gendang telinga dan memiliki tiga tulang kecil. Telinga bagian tengah berfungsi untuk menangkap getaran lalu meneruskannya ke telinga bagian dalam. Penyakit ini paling sering terjadi karena infeksi virus atau bakteri, biasanya dipicu penyakit flu atau batuk yang dialami sebelumnya. 

Lantas, bagaimana cara mengobati penyakit ini? Kabar baiknya, otitis media adalah penyakit yang jarang membutuhkan perawatan khusus. Pasalnya, otitis media akan sembuh dengan sendirinya setelah satu hingga dua minggu. Biasanya, pemulihan kondisi ini juga disertai dengan pemberian obat maupun cairan tetes untuk mengatasi gejala penyakit. 

Baca juga: Nyeri di Telinga, Bisa Jadi Otitis Media

Gejala dan Cara Mengobati Otitis Media

Otitis media sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja, tapi penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak yang masih berusia di bawah 10 tahun. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit ini tidak boleh dianggap sepele. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa saja gejala yang muncul akibat penyakit otitis media. 

Penyakit ini bisa menyebabkan rewel dan gangguan pendengaran pada anak-anak. Sementara pada orang dewasa, otitis media memicu munculnya gejala berupa rasa sakit yang terjadi tiba-tiba. Pengidap gangguan ini juga mengalami penurunan kemampuan dalam mendengar, bahkan kehilangan pendengaran. Rasa sakit yang muncul merupakan dampak dari infeksi dan penimbunan cairan pada telinga bagian tengah. 

Baca juga: Ini 5 Penyebab Utama Otitis Media pada Si Kecil

Penyakit otitis media paling sering terjadi karena adanya infeksi virus dan bakteri, misalnya saat terjangkit flu atau batuk. Infeksi yang terjadi akan menyebabkan penimbunan mukosa alias lendir di telinga. Hal itu yang kemudian mengganggu fungsi penyampaian suara ke telinga bagian dalam. Pada tingkat yang sudah parah, telinga mungkin akan kehilangan kemampuan mendengar. 

Umumnya, penyakit ini akan pulih dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus. Gejala penyakit ini biasanya akan hilang setelah satu hingga dua minggu. Namun, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter THT saat gejala otitis media menjadi lebih buruk dan tidak hilang meski sudah lama. Pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan kondisi telinga.  

Jika dibutuhkan, dokter biasanya akan memberikan resep obat tertentu setelah pemeriksaan, misalnya obat pereda nyeri. Pada beberapa kasus, otitis media biasanya bisa terjadi dalam jangka waktu lama dan sering kambuh. Penyakit ini juga bisa menyebabkan terjadinya penumpukan cairan telinga. Jika itu yang terjadi, biasanya dokter THT akan melakukan tindakan medis. 

Baca juga: Inilah Perbedaan Antara Otitis Media Efusi dan Otitis Media Akut

Dokter akan mengeluarkan cairan dengan cara menyayat gendang telinga (myringotomy). Setelah gendang telinga disayat, dokter akan memasang selang kecil pada bagian tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan cairan terjadi kembali. Selain itu, selang kecil ini juga berperan untuk menjaga rongga telinga bagian tengah tetap kering. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit otitis media. Pada anak-anak, otitis media bisa dicegah dengan cara menjauhkannya dari lingkungan yang penuh asap dan rokok. Selain itu, pastikanlah memenuhi vaksinasi anak sesuai jadwal, terutama vaksin pneumokokus dan vaksin DTP/IPV/Hib.

Cari tahu lebih lanjut seputar otitis media dan cara pengobatannya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2020. Middle Ear Infections.
Healthline. Diakses pada 2020. Middle Ear Infection (Otitis Media).
WebMD. Diakses pada 2020. Complications of the Common Cold.