• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Pengidap Diabetes Lebih Rentan Alami COVID-19?

Benarkah Pengidap Diabetes Lebih Rentan Alami COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Berbagai cara dilakukan hampir seluruh masyarakat dunia untuk menghindari penularan COVID-19, termasuk aktris peran, Halle Berry (54). Salah satu pemain film John Wick: Chapter 3, menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk menjaga dirinya selama masa pandemi di mana pun ia berada. 

Baca juga: Hadapi Virus Corona, Ini Hal yang Harus dan Jangan Dilakukan

Hal ini ia lakukan karena ia mengidap penyakit diabetes dan merasa bahwa pengidap diabetes lebih rentan terpapar virus COVID-19 dibandingkan yang lainnya. Tidak ada salahnya untuk mengetahui kaitan penyakit diabetes dengan COVID-19 lebih banyak agar kamu dapat mengantisipasi penularan virus ini. Dengan begitu, kesehatan juga dapat terjaga dengan optimal.



Diabetes dan COVID-19

Kasus pandemi COVID-19 masih terus meningkat. Tidak hanya di Indonesia, hingga hari ini pandemi masih terus menjadi perbincangan masyarakat dunia. Berbagai negara masih melakukan tes uji klinis agar dapat menghasilkan vaksin yang bisa membantu menangani kasus pandemi COVID-19.

Sementara itu, masyarakat diminta tetap menerapkan aturan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran dan penularan COVID-19. Seperti yang dilakukan aktris peran, Halle Berry. Ia mengaku menjalankan protokol kesehatan dengan sangat ketat termasuk di rumahnya. 

Siapa pun yang baru saja bepergian keluar rumah, diminta untuk segera membersihkan diri agar tidak membawa penyakit, khususnya COVID-19 ke dalam rumah. Hal ini disebabkan Halle Berry mengidap penyakit diabetes dan merasa cukup rentan terpapar COVID-19 akibat penyakitnya tersebut.

Penyakit diabetes sendiri merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah atau glukosa. Meskipun glukosa berfungsi sebagai sumber energi utama, tetapi kelebihan glukosa dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan dalam tubuh.

Baca juga: 10 Fakta Virus Corona yang Wajib Diketahui

Lalu, benarkah pengidap diabetes lebih rentan alami COVID-19? Melansir Very Well Health, pengidap diabetes memang lebih rentan mengalami paparan infeksi, baik yang disebabkan oleh virus maupun bakteri akibat tingginya glukosa yang dapat melemahkan sistem imun tubuh. Namun, kondisi ini tidak membuat pengidap diabetes lebih mudah terpapar COVID-19.

Masalah yang akan dialami oleh pengidap diabetes saat pandemi ini adalah gangguan kesehatan atau komplikasi yang lebih buruk jika terpapar COVID-19. Melansir dari American Diabetes Association, pengidap diabetes yang mengalami paparan virus ini memiliki angka komplikasi yang buruk dan angka kematian jauh lebih banyak dibandingkan pengidap COVID-19 tanpa penyakit diabetes. 

COVID-19 pada pengidap diabetes dapat menyebabkan kadar glukosa mengalami kenaikan atau penurunan yang sangat rendah. Terlalu rendah kadar glukosa dapat meningkatkan risiko diabetic ketoacidosis. Sedangkan kadar glukosa yang terlalu tinggi, dapat menghambat produksi sel darah putih yang mengakibatkan risiko infeksi meningkat.

Tidak hanya pengidap diabetes, melansir Centers for Disease Control and Prevention, beberapa pengidap penyakit kronis lainnya juga rentan alami komplikasi dan gangguan kesehatan yang lebih buruk akibat paparan COVID-19, seperti asma, gangguan pada pembuluh darah, tekanan darah tinggi, gangguan pada sistem imun tubuh, penyakit demensia, dan gangguan pada hati.



Lakukan Ini untuk Cegah COVID-19

Jangan khawatir, dengan penerapan protokol yang ketat, pengidap diabetes dapat terhindar dari paparan virus ini. Tidak hanya itu, dengan menjalani perawatan dan pengobatan yang teratur untuk mengatasi penyakit diabetes yang dialami, tentunya kondisi ini akan membuat risiko terpapar COVID-19 akan semakin menurun.

Jika kamu memiliki penyakit diabetes atau penyakit kronis lainnya, sebaiknya batasi interaksi atau komunikasi dengan orang lain untuk pencegahan penularan COVID-19. Selalu gunakan masker, rajin cuci tangan, dan terapkan jaga jarak aman menjadi beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mencegah paparan virus ini. Hindari bepergian keluar rumah jika tidak ada urusan yang mendesak.

Baca juga: Ini Efek Jangka Panjang Virus Corona pada Tubuh

Kamu dapat gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai gaya hidup sehat bagi pengidap diabetes selama masa pandemi ini. Jangan ragu untuk kunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan ketika kamu menemukan beberapa keluhan kesehatan, seperti sesak napas, nyeri dada, kemerahan pada wajah, hingga ketidakmampuan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Penanganan yang tepat tentunya dapat menghindari kamu dari berbagai komplikasi dan gangguan kesehatan yang lebih buruk.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. People with Certain Medical Conditions.
American Diabetes Association. Diakses pada 2020. How COVID-19 Impacts People with Diabetes.
Very Well Health. Diakses pada 2020. What Infections Are You at Risk for With Diabetes?
The Lancet. Diakses pada 2020. COVID-19 in People with Diabetes: Understanding The Reasons for Worse Outcome.