• Home
  • /
  • Benarkah Pijat Dapat Mengubah Posisi Bayi Sungsang?

Benarkah Pijat Dapat Mengubah Posisi Bayi Sungsang?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Benarkah Pijat Dapat Mengubah Posisi Bayi Sungsang?

Halodoc, Jakarta – Ada berbagai faktor yang membantu ibu untuk memperlancar persalinan, salah satunya adalah posisi bayi. Umumnya, kepala bayi akan turun ke bawah mengarah pada panggul ketika bayi sudah siap untuk dilahirkan. Ketika kondisi kaki atau bokong bayi berada dekat jalan lahir, kondisi ini dikenal sebagai posisi sungsang.

Baca juga: Inilah 6 Faktor Penyebab Bayi Sungsang

Ada beberapa faktor pemicu yang membuat bayi berada dalam posisi sungsang, seperti jumlah air ketuban, ibu menjalani kehamilan kembar, bentuk rahim yang tidak normal, dan ibu mengalami kondisi plasenta previa. Lalu, benarkah pijat mampu mengubah posisi bayi yang sungsang? Ini ulasannya.

Kenali External Cephalic Version (ECV)

Melansir NHS Inform, umumnya bayi lahir dengan kepala terlebih dahulu dan wajah yang menghadap ke bawah, dengan dagu menempel pada perut. Namun, ada beberapa bayi yang memiliki posisi sungsang menjelang persalinan. Ada beberapa posisi sungsang yang perlu diketahui, seperti:

  1. Frank Breech;

  2. Footling Breech;

  3. Complete Breech.

Ada beberapa cara yang ibu bisa lakukan untuk mengatasi bayi sungsang. Namun, benarkah pijat dapat mengatasi kondisi sungsang pada bayi? Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu menggunakan metode External Cephalic Version (ECV). ECV dapat dilakukan pada semua posisi sungsang.

Namun, metode ini hanya boleh dilakukan oleh dokter maupun bidan. Proses ECV dilakukan dengan cara memutar posisi bayi dalam kandungan dengan melakukan pemijatan atau penekanan lembut pada permukaan perut ibu hamil. 

Dilansir dari Web MD, ECV sangat aman untuk dilakukan oleh ibu hamil. Namun, proses ini terkadang menyebabkan ibu hamil merasakan kondisi tidak nyaman dan sedikit nyeri. Bahkan, tidak jarang proses ECV menyebabkan beberapa risiko, seperti terputusnya plasenta, kelahiran prematur, dan gangguan pada detak jantung bayi.

Baca juga: Posisi Bayi Sungsang? Jangan Panik, Ini Penjelasan Lengkapnya

Melansir dari laman Pregnancy Birth and Baby, ECV bisa dilakukan setelah kehamilan memasuki usia 37 minggu. Selain usia kandungan, ada beberapa kondisi ibu yang tidak disarankan untuk melakukan ECV, seperti kehamilan dengan komplikasi, kehamilan kembar, bentuk rahim yang tidak normal, pernah mengalami persalinan secara caesar sebelumnya, mengalami perdarahan pada vagina, mengalami plasenta previa, dan juga memiliki gangguan kesehatan lainnya, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

Melansir NHS Inform, selain ECV, ibu dapat melakukan proses persalinan melalui operasi caesar. Langkah ini merupakan prosedur yang paling aman bagi ibu hamil yang memiliki bayi dengan posisi sungsang dalam kandungan. Jangan ragu untuk selalu bertanya pada dokter kandungan melalui aplikasi Halodoc mengenai keluhan yang dirasakan selama menjalani kehamilan agar dapat diatasi dengan baik.

Lakukan Cara Alami untuk Mengatasi Sungsang

Hindari melakukan pijat sungsang oleh sembarang orang. Pemijatan yang dilakukan tidak dalam pengawasan medis meningkatkan berbagai risiko kesehatan pada ibu dan bayi. Tidak ada salahnya ibu lakukan berbagai cara alami di usia kehamilan yang memasuki trimester ketiga, seperti perbanyak jalan kaki. Lakukan kebiasaan ini selama 30 menit dalam satu hari. Berjalan kaki dapat membantu bayi menemukan posisi yang tepat.

Baca juga: Bumil Perlu Tahu, Inilah 3 Posisi Bayi Sungsang

Selain itu, ibu juga dapat mencoba untuk tidur telentang diatas matras. Usahakan perut lebih tinggi dari kepala dan posisikan tubuh dalam posisi yang nyaman. Ibu bisa melakukan cara alami dengan disertai alunan musik yang menyenangkan atau aroma terapi, fungsinya agar ibu tetap rileks dan nyaman. Tarik dan buang napas secara perlahan selama 15 menit setiap sesi. Lakukan rutin setiap hari hingga posisi bayi berada dalam posisi yang tepat.

Referensi:
NHS Inform. Diakses pada 2020. How Your Baby Lies in The Womb
Web MD. Diakses pada 2020. What is External Cephalic Version?
Pregnancy Birth and Baby. Diakses pada 2020. External Cephalic Version