• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Plank Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Benarkah Plank Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Olahraga menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, aktivitas fisik yang satu ini bisa membantu membakar kalori, sehingga berat badan ideal bisa didapat dengan cara yang lebih sehat. Ada beragam jenis olahraga yang bisa dicoba untuk menurunkan berat badan, salah satunya plank. Benarkah olahraga plank bisa membantu menurunkan berat badan? 

Jawabannya benar. Nyatanya, plank bisa memberi banyak manfaat pada tubuh, salah satunya membantu pembakaran kalori. Saat kalori tubuh banyak terbakar, biasanya akan terjadi penurunan berat badan. Plank merupakan latihan fisik yang bisa dilakukan tanpa alat bantu khusus. Posisi tubuh saat melakukan plank adalah mirip dengan gerakan push-up. Namun, ada perbedaan dan cara yang perlu diketahui dalam melakukan plank. Apa saja? 

Baca juga: Variasi Gerakan Plank untuk Perut Rata

Cara Melakukan dan Manfaat Plank

Plank mirip dengan push-up, tapi dalam melakukan gerakan ini tubuh bertumpu pada lengan bawah. Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari latihan plank, salah satunya membantu menurunkan berat badan. Meski tidak sebanyak latihan kardio, pembakaran kalori dari plank nyatanya tetap bisa diandalkan. Sebab, efek dari pembakaran kalori bisa bertahan bahkan setelah selesai melakukan latihan plank. 

Jumlah kalori yang dibakar dalam latihan plank tergantung pada berat badan dan durasi melakukan plank. Namun, ada baiknya untuk tidak memaksakan diri dalam melakukan olahraga ini. Selain itu, plank mungkin juga tidak cocok untuk semua orang, maka sebaiknya ketahui batasan diri dalam melakukan latihan fisik. 

Baca juga: Maksimalkan Plank dengan 7 Cara Ini

Selain membantu membakar kalori, latihan plank juga efektif untuk memperkuat otot-otot tertentu, seperti otot panggul, punggung bawah, pinggang, dan perut. Tak hanya itu, plank juga bisa membantu membentuk otot dan perut sixpack. Biar hasilnya maksimal, kamu perlu tahu cara melakukan latihan plank yang baik dan benar. Sebab, kesalahan kecil bisa meningkatkan risiko cedera otot atau tubuh tidak mendapat manfaat dari plank

Sebelum memulai latihan ini, pastikan untuk mencari atau menentukan tempat yang tepat. Pilihlah tempat latihan yang cukup luas untuk merentangkan tubuh. Disarankan untuk menggunakan matras agar latihan plank lebih aman dan nyaman. Pastikan juga mengenakan pakaian olahraga yang cukup nyaman sehingga tidak menyulitkan latihan. Setelah itu, mulai lakukan gerakan plank sesuai dengan kemampuan. 

Berikut cara dan tahap melakukan plank yang benar: 

  • Posisi tubuh tengkurap, dengan siku di atas lantai. 
  • Letakkan pergelangan tangan di depan tubuh, kemudian sejajarkan siku dengan bahu. 
  • Secara perlahan, tarik bahu ke atas lalu kencangkan bokong. 
  • Kencangkan otot perut, caranya dengan menarik pusar ke arah belakang. Selama melakukan ini, pastikan punggung tetap lurus. 
  • Posisi kepala menghadap ke lantai atau ke depan. 
  • Pertahankan posisi selama 30 detik atau semampunya. Pastikan mengatur napas dengan baik agar tetap stabil. 

Jika belum kuat, kamu bisa melakukan plank dengan durasi yang pendek. Namun, ulangi gerakan ini sebanyak beberapa kali. Semakin lama, otot akan menjadi terbiasa dan kamu akan sanggup melakukan plank lebih lama. Namun, plank sebaiknya tidak dilakukan lebih dari 2 menit. 

Baca juga: Terlalu Lama Plank, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter segera? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan keluhan kesehatan yang dialami dan dapatkan rekomendasi pengobatan dari ahlinya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. The Worthwhile Benefits of Plank Exercises.
Verywell Fit. Diakses pada 2020. How to Do a Plank.
NHS UK. Diakses pada 2020. 10-minute abs workout.