• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Produk Perawatan Tubuh Bisa Bikin Susah Hamil?

Benarkah Produk Perawatan Tubuh Bisa Bikin Susah Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Produk kecantikan dan perawatan tubuh memang melekat erat dalam diri wanita. Namun, tahukah kamu jika ternyata produk perawatan tubuh justru membuat seorang wanita sulit hamil? 

Alasannya sederhana, karena bisa saja produk perawatan tubuh maupun kecantikan yang kamu gunakan memiliki kandungan bahan kimia tertentu yang bisa mengganggu kesuburan wanita. Seorang pakar ginekologi IVF di Indira IVF Hospital New Delhi, dr. Nitasha Gupta mengatakan, sejumlah senyawa kimia yang mengganggu kerja hormon endokrin turut memicu terjadinya abnormalitas pada fungsi rahim, menjadi penyebab keguguran dan ketidaksuburan pada wanita. 

Sampo, sabun antibakteri, losion, krim tangan, kondisioner, hingga sunscreen menjadi beberapa jenis produk yang mungkin memicu terjadinya ketidaksuburan pada wanita. Pasalnya, produk-produk ini tidak lepas dari penggunaan sehari-hari. Lalu, apa yang menjadikan wanita perlu berhati-hati dalam penggunaan produk perawatan tubuh ini?

Baca juga: 3 Cara Menjaga Kecantikan Kulit saat Hamil

Kandungan Produk Perawatan Tubuh yang Mengganggu Kesuburan Wanita

Beberapa produk sabun antibakteri yang kamu gunakan sehari-hari bisa jadi mengandung senyawa triklosan. Senyawa kimia ini sebaiknya dihindari, terlebih ketika sedang hamil karena bisa mengacaukan sistem reproduksi dan fungsi hormon. 

Lalu, ada pula paraben, sejenis bahan pengawet yang banyak digunakan untuk mencegah perkembangbiakan bakteri. Sayangnya, penggunaan senyawa paraben yang berlebihan justru berdampak negatif pada tingkat kesuburan. Apabila hormon yang berada pada tubuh tidak selaras, kesempatan terbentuknya sel telur yang sehat pun akan mengalami penurunan. 

Baca juga: Perawatan Kecantikan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental International menemukan adanya relativitas antara senyawa kimia yang terkandung dalam produk perawatan tubuh dengan terjadinya perubahan fungsi pada hormon reproduksi. Studi ini dilakukan dengan menggunakan sampel urine dari 143 partisipan wanita rentang usia 18 hingga 44 tahun yang tidak mengidap penyakit kronis dan tidak menggunakan alat kontrasepsi

Didapat hasil bahwa urine yang mengandung paraben, bisphenol A, dan benzophenone ternyata memiliki kadar progesteron dan estrogen yang abnormal. Sayangnya, ketiga senyawa kimia ini paling sering dijumpai dalam produk kecantikan dan perawatan tubuh. 

Tingginya kadar estrogen dalam tubuh bisa memicu terjadinya menstruasi yang tidak teratur dan fibroid. Sedangkan bila kadarnya kurang, pematangan dan pelepasan sel telur menjadi lebih sulit dilakukan. Sementara itu, tingginya kadar progesteron dalam tubuh disinyalir menjadi salah satu faktor yang memicu perdarahan pada Miss V dan terjadinya kanker payudara. 

Baca juga: Muncul Jerawat saat Hamil, Ini Cara Mengatasinya

Lebih baik lagi jika kamu menanyakan dulu pada dokter kandungan sebelum memutuskan untuk menggunakan produk kecantikan atau perawatan tubuh. Pasalnya, memilih produk bebas toksin sangat penting untuk menjaga kesuburan dan kehamilan yang sehat. Kalau ingin tanya dokter lebih cepat, kamu bisa pakai aplikasi Halodoc kapan saja. Aplikasi Halodoc pun bisa kamu pakai untuk berobat ke rumah sakit lebih mudah dan tidak perlu antre.

Memang benar bahwa produk kecantikan dan perawatan tubuh bisa membuat seorang perempuan sulit mendapatkan kehamilan. Tidak hanya itu, produk tertentu juga berbahaya digunakan ketika kamu sudah hamil. Jadi, selalu cermat dalam memilih produk perawatan tubuh, ya! Pastikan kamu membaca dengan benar kandungan produk tersebut agar tidak membahayakan kehamilan. 

Referensi: 
Women’s Voices for the Earth. Diakses pada 2020. Are Your Personal Care Products Affecting Your Fertility?
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. Your Guide to a Pregnancy-Safe Skin Care Routine.
Anna Z Pollack, et al. 2018. Diakses pada 2020. Exposure to Bisphenol A, Chlorophenols, Benzophenones, and Parabens in Relation to Reproductive Hormones in Healthy Women: A Chemical Mixture Approach. Environmental International 120: 137-144.