• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Sayur Asem Bisa Perburuk Sakit Maag?

Benarkah Sayur Asem Bisa Perburuk Sakit Maag?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Benarkah Sayur Asem Bisa Perburuk Sakit Maag?

“Pengidap sakit maag rentan terhadap makanan atau minuman yang mengandung asam. Begitu juga dengan sayur asem. Masakah khas Indonesia ini bisa memicu perburukan gejala sakit maag. Itulah sebabnya pengidap sakit maag harus menghindari makanan yang mengandung asam.”

Halodoc, Jakarta – Sayur asem adalah santapan yang enak dan menyehatkan. Kesegaran sayur asem juga dapat dirasakan berkat rasa asam yang terkandung dalam makanan khas Indonesia ini. Meskipun menyehatkan, ternyata tidak semua orang bisa menikmati sayur asem, khususnya pada pengidap maag. Hal ini karena sayur asem mengandung asam jawa sebagai salah satu bahan dasarnya. 

Perlu diketahui, pengidap maag rentan terhadap sesuatu yang mengandung asam. Itulah sebabnya, sayur asem bisa saja memicu gejala sakit maag jadi lebih buruk. Itulah pentingnya bagi pengidap maag untuk mengetahui makanan yang direkomendasikan maupun makanan pantangan. 

Baca juga: Ini Bedanya Sakit Maag dengan Tukak Lambung

Alasan Sayur Asem Bisa Memperburuk Sakit Maag

Tidak lengkap rasanya jika sayur asem tanpa asam jawa. Karena rasa asam dari sayur asem berasal dari asam jawa, itulah yang membuat sayur ini menyegarkan. Asam jawa juga dikenal dengan tamarind, tergolong bahan makanan yang rendah glikemik dan mengandung banyak zat gizi. 

Melansir dari Very Well Fit, secangkir tamarind (120 gram) mengandung:

  • Kalori: 287.
  • Lemak: 0,7 gram.
  • Natrium: 34 mg.
  • Karbohidrat: 75 gram.
  • Serat: 6,1 gram.
  • Gula: 46,6 gram.
  • Protein: 3,4 gram.
  • Kalium: 754 mg.
  • Vitamin C: 4,2 mg.

Jika dilihat dari kandungan nutrisi di atas, asam jawa dapat menyehatkan tubuh. Maka tidak heran jika asam jawa sering dimanfaatkan untuk berbagai masakan, termasuk sayur asem. 

Namun, perlu diwaspadai, sayur asem beserta kandungan asam jawa bisa berisiko memicu gejala pada pengidap maag. Saat pengidap maag menyantap sayur ini, maka asam di dalam saluran pencernaan akan naik. 

Jika kamu mengidap maag, lebih baik hindari konsumsi makanan yang mengandung asam jawa di dalamnya. Hal ini karena asam jawa kemungkinan memiliki pH3, kadar yang dianggap sangat asam bagi pengidap maag. Namun, setiap orang bisa saja memiliki kondisi maag dan lambung yang berbeda. Kemungkinan ada alasan lain selain pH yang menjadikan sayur asem tidak dapat ditoleransi oleh pengidap maag.

Baca juga: Inilah Penyakit yang Bisa Menyebabkan Sakit Maag

Makanan yang Boleh Dikonsumsi Pengidap Maag

Beberapa makanan dapat membantu mengelola dan mengurangi gejala maag. Diet umumnya tidak memperburuk penyakit maag kronis, tapi beberapa makanan dapat memperburuk gejala. Contohnya gorengan atau makanan berlemak, makanan pedas, dan makanan/minuman yang sangat asam.

Beberapa makanan dan minuman yang dapat membantu meringankan gejala maag yaitu:

  • Makanan berserat tinggi, seperti biji-bijian, sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan.
  • Makanan rendah lemak, seperti ikan, daging tanpa lemak, dan sayuran.
  • Makanan dengan keasaman rendah, termasuk sayuran dan kacang-kacangan.
  • Minuman non-karbonasi.
  • Minuman bebas kafein.

Baca juga: Mengidap Maag? Hindari 10 Makanan yang Bisa Memicunya

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa probiotik dapat membantu komplikasi perut yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori atau H. pylori. Bakteri ini menyebabkan infeksi pada sistem pencernaan, yang dapat menyebabkan sakit maag. Dengan makanan probiotik yang sehat, dapat membantu mengatasi sakit maag.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2021. What to Eat if You Have Gastritis
Very Well Fit. Diakses pada 2021. Tamarind Nutrition Facts and Health Benefits