• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Sering Berhubungan Intim Bikin Cepat Hamil?

Benarkah Sering Berhubungan Intim Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Benarkah Sering Berhubungan Intim Bikin Cepat Hamil?

Halodoc, Jakarta – Bagi pasangan suami istri baru, segera memiliki momongan mungkin menjadi hal yang diimpikan. Kehadiran anak di rumah bisa menjadi pelengkap keluarga. Tidak heran, kebanyakan suami istri bahkan akan melakukan apa saja untuk meningkatkan peluang hamil, termasuk sering berhubungan intim. Namun, benarkah sering berhubungan intim bikin cepat hamil? 

Anggapan itu sebenarnya tidak sepenuhnya salah, tapi tidak juga sepenuhnya benar. Kehamilan terjadi saat sperma berhasil membuahi sel telur. Memang benar hal ini bisa terjadi setelah hubungan intim dilakukan, tetapi ada faktor lain yang bisa menentukan peluang kehamilan seorang wanita. Terlalu sering berhubungan intim justru dikhawatirkan bisa menurunkan peluang hamil. Kok bisa? 

Baca juga: Berhubungan Intim yang Ideal Itu Berapa Kali Seminggu Sih?

Tips Meningkatkan Peluang Kehamilan 

Mungkin ada pasangan suami istri yang berpikir bahwa berhubungan intim setiap hari bisa meningkatkan peluang kehamilan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar, sebab ada faktor-faktor lain yang bisa memengaruhi keberhasilan proses pembuahan. Terlalu sering berhubungan intim justru dikhawatirkan bisa menurunkan kemampuan sperma untuk membuahi sel telur. 

Kalau sudah begitu, tentu saja peluang kehamilan yang diharapkan bisa tertunda lagi. Lantas, kapan sebaiknya melakukan hubungan intim agar cepat hamil? Jawabannya saat wanita berada di masa subur. Pada masa subur wanita, kemungkinan terjadinya proses pembuahan akan lebih besar. Hal itu berkaitan dengan peningkatan peluang hamil pada wanita. 

Masa subur atau ovulasi biasanya berlangsung pada 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi berikutnya dimulai. Pada saat ovulasi, indung telur alias ovarium akan mengeluarkan sel telur yang sudah matang dan siap dibuahi. Selanjutnya, sel telur akan memasuki tuba falopi dan menunggu sperma yang akan membuahi. 

Pembuahan bisa terjadi pada waktu beberapa jam atau beberapa hari setelah hubungan intim dilakukan. Saat pembuahan berhasil terjadi, wanita akan dinyatakan hamil. Saat melakukan hubungan intim, ada setidaknya 300 juta sel sperma yang memasuki Miss V wanita. Namun, dari semua itu, hanya ada ratusan sperma yang bisa mencapai tuba falopi tempat sel telur berada. 

Baca juga: Tips Posisi Hubungan Intim Agar Cepat Hamil

Dari ratusan sel sperma yang masuk, hanya akan ada satu sperma yang berhasil bertemu dengan sel telur baru kemudian terjadi proses pembuahan. Setelah pembuahan, sel telur akan berubah menjadi zigot yang kemudian berkembang menjadi embrio alias bakal janin. Zigot menempel di dinding rahim dalam waktu 5-10 hari setelah pembuahan terjadi. 

Selanjutnya, wanita akan mulai memasuki masa awal kehamilan. Hal ini bisa ditandai dengan beberapa gejala, mulai dari mengalami flek kecokelatan bahkan mengalami perdarahan ringan. Namun, biasanya hal ini hanya akan terjadi selama beberapa hari pertama. Selain itu, tidak semua wanita yang hamil pasti akan mengalami perdarahan ini. 

Kehamilan akan terus berlanjut dan memberi banyak perubahan pada calon ibu. Kantung ketuban dan plasenta juga akan mulai terbentuk. Keduanya menjadi sumber nutrisi selama janin berada di dalam kandungan. Plasenta akan melepaskan hormon kehamilan (hCG), yang bisa dideteksi melalui tes kehamilan dengan urine. Wanita yang mulai memasuki masa kehamilan juga akan mengalami gejala seperti mual dan perubahan pada payudara. 

Baca juga: 5 Aturan Berhubungan Intim yang Aman Saat Hamil

Jika muncul gejala perdarahan parah saat hamil, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari risiko komplikasi kehamilan. Biar lebih mudah, cari daftar rumah sakit terdekat yang bisa dikunjungi dengan aplikasi Halodoc. Download Halodoc sekarang di sini!

Referensi:
Verywell Family. Diakses pada 2021. When and How Often to Have Sex to Get Pregnant. 
Healthline. Diakses pada 2021. How Often Do ‘Normal’ Couples Have Sex?
Baby Center. Diakses pada 2021. How to Tell When You Ovulate.
Healthline. Diakses pada 2021. How Long Does It Take to Get Pregnant After Having Sex?
Parents. Diakses pada 2021. Your Baby's Journey from Conception to Birth.