• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Telur Puyuh Sebabkan Kolesterol?

Benarkah Telur Puyuh Sebabkan Kolesterol?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Benarkah Telur Puyuh Sebabkan Kolesterol?

“Selain telur ayam, telur puyuh jadi pilihan menu makanan masyarakat di Indonesia. Telur berukuran kecil ini kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, benarkah konsumsinya justru menyebabkan kolesterol?”

Halodoc, Jakarta - Telur memang menjadi bahan makanan favorit sebagian besar orang, tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Bahan makanan ini sangat mudah didapat dan bisa diolah menjadi berbagai menu makanan. Cara pengolahannya pun terbilang sederhana dengan rasa yang pastinya sangat lezat.

Selain telur ayam dan bebek, masih ada telur puyuh. Jika dibandingkan dengan telur ayam dan bebek, ukuran telur puyuh memang jauh lebih kecil. Meski begitu, kandungan gizi dari telur ini bisa dikatakan lengkap, sebut saja protein, lemak, vitamin A, B12, dan mineral lainnya, seperti zat besi, fosfor, choline, folat, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Konsumsi Telur Sebabkan Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta?

Benarkah Konsumsinya Sebabkan Kolesterol?

Meski begitu, ada kelompok orang yang menghindari konsumsi telur kecil ini karena disinyalir mengandung kolesterol yang tinggi. Benarkah demikian? Lalu, apakah konsumsi telur ini akan mengakibatkan kadar kolesterol dalam darah meningkat? Bagaimana dengan kandungan kolesterol pada telur ayam?

Ternyata, jika ditakar pada porsi yang sama, telur puyuh memiliki kandungan kolesterol yang tinggi dibandingkan dengan telur ayam. Sekitar 210 miligram kolesterol terkandung dalam satu porsi telur ayam. Namun, pada satu porsi telur puyuh yang terdiri dari beberapa butir, kolesterol yang terkandung sebesar 422 miligram.

Sementara jika dihitung setiap butir, tentu kandungan kolesterol telur puyuh lebih kecil daripada telur ayam, yaitu hanya sebesar 75,96 miligram. Namun, tentu kamu tidak hanya mengonsumsi sebutir telur puyuh seperti halnya telur ayam, bukan? Misalnya, kamu mengonsumsi satu satai telur puyuh yang berisikan 4 hingga 5 butir setiap tusuknya. Berapa total kolesterol yang masuk ke tubuh? Tentu lebih besar jika dibandingkan dengan sebutir telur ayam.

Baca juga: Mitos Sering Makan Telur Bikin Bisulan, Benarkah?

Jadi, pada orang yang sehat atau memiliki kolesterol normal, konsumsi telur puyuh sebenarnya menyehatkan asalkan tidak berlebihan. Bahkan, telur ini juga jadi bahan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai menu MPASI bayi dan makanan anak-anak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Sementara untuk orang-orang dengan riwayat kolesterol tinggi, sebaiknya hindari konsumsi telur puyuh dalam jumlah berlebih. Masih banyak asupan nutrisi yang setara dengan telur puyuh dari bahan makanan lain yang tentunya tidak berisiko meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Berbagai Manfaat Telur Puyuh

Apabila dikonsumsi pada orang dengan kondisi kesehatan normal, ada banyak manfaat telur puyuh, yaitu:

1. Sumber Protein Alami

Asupan protein alami tinggi bisa didapat dari telur puyuh. Protein sendiri berfungsi untuk perbaikan jaringan otot, regenerasi sel, dan jaringan yang rusak.

2. Meningkatkan Metabolisme pada Tubuh

Ini karena kandungan vitamin B pada telur puyuh yang bisa meningkatkan aktivitas metabolisme, termasuk menjaga kinerja enzim dan hormon. 

Baca juga: 6 Mitos Tentang Kolesterol yang Perlu Diketahui

3. Mengurangi Risiko Terserang Anemia

Telur puyuh juga tinggi zat besi, yang berarti bisa mengurangi risiko terserang anemia. Inilah mengapa bahan makanan ini sangat baik dikonsumsi bayi dan anak-anak yang memang rentan mengalami kurang darah.

4. Baik untuk Kesehatan Mata

Kandungan vitamin A pada telur puyuh sangat baik untuk mendukung kesehatan mata. Vitamin ini bisa mencegah risiko terjadinya masalah kesehatan mata, seperti katarak maupun degenerasi makula.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa telur puyuh aman dikonsumsi selama tidak berlebihan dan tidak memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi. Namun, alangkah lebih baik kalau kamu tanyakan dulu pada dokter, pakai aplikasi Halodoc supaya lebih mudah. Kamu bisa download aplikasinya di ponselmu.


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Quail Eggs: Nutrition, Benefits, and Precautions.
Organic Facts. Diakses pada 2021. 9 Surprising Benefits Of Quail Eggs.
Livestrong. Diakses pada 2021. Quail Eggs Are a Healthy Alternative to Chicken Eggs Worth Trying.
Mostafa A. Ali and Amany A. Abd El-Aziz. Diakses pada 2021. A Comparative Study on Nutritional Value of Quail and Chicken Eggs. Department of Home Economics, Faculty of Specific Education, South Valley University, Qena, Egypt.
Ukachukwu, et al. 2017. Diakses pada 2021. A Comparative Study on the Total Cholesterol, Triacylglycerides and Lipid Concentrations of Quail and Chicken Eggs. International Journal of Research in Pharmacy and Biosciences 4(10): 11-16.