• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Totok Darah Bisa Menyembuhkan Diabetes?

Benarkah Totok Darah Bisa Menyembuhkan Diabetes?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat tingginya kadar glukosa di dalam darah. Gangguan ini terjadi ketika tubuh kesulitan menyerap kandungan glukosa tersebut, sehingga menyebabkan gangguan pada organ tubuh. Penyakit diabetes adalah gangguan yang terjadi seumur hidup dan sampai saat ini belum dapat disembuhkan. Maka dari itu, perlu dilakukan pembatasan makanan agar glukosa pada darah tetap normal.

Meski begitu, banyak pengobatan alternatif yang dilakukan untuk membuat diabetes lebih baik. Salah satu pengobatan tersebut adalah totok darah, yang dilakukan dengan tusukan sehingga mengeluarkan darah. Namun, benarkah pengobatan alternatif totok darah dapat membuat diabetes yang terjadi menjadi lebih baik?

Baca juga: Metformin Obat untuk Diabetes, Ini yang Perlu Diketahui

Totok Darah Tidak Dapat Sembuhkan Diabetes

Totok darah adalah pengobatan tradisional untuk menangani berbagai macam penyakit. Cara ini dipercaya oleh beberapa orang efektif untuk membuat diabetes yang menyerang menjadi lebih baik. Metode ini akan mengeluarkan sedikit darah dari area tubuh yang kerap menyebabkan gangguan. Saat darah keluar, banyak orang yang merasa tubuhnya lebih sehat.

Meski begitu, totok darah yang dilakukan tidak mempunyai bukti yang valid terkait keampuhannya dalam mengatasi masalah kesehatan. Semua pengobatan harus memiliki aturan yang pasti tentang indikasi dan efek samping yang dapat terjadi saat teknik penanganan tersebut dilakukan. Dibutuhkan bukti yang valid agar penyakit berbahaya yang diobati dengan metode ini benar-benar tidak menimbulkan efek samping atau malah menjadi lebih parah.

Banyak orang yang lebih percaya testimoni dari beberapa orang tanpa tahu risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari. Padahal, kamu tidak dapat bermain-main terkait pengobatan dari penyakit kronis. Bukan tidak mungkin saat melakukan pengobatan alternatif tersebut malah terjadi gangguan yang lebih parah atau komplikasi. Terkadang, biaya yang lebih murah membuat beberapa orang memberanikan diri mencoba pengobatan totok darah.

Selain itu, kamu juga harus mempertanyakan terkait kebersihan dari alat yang digunakan. Totok darah dilakukan untuk mengeluarkan darah kotor menggunakan jarum atau pisau. Jika tidak dibersihkan dengan baik, mungkin saja kotoran dari darah tersebut masuk ke tubuh. Beberapa risiko dari penyakit menular yang dapat terjadi antara lain HIV/AIDS, Hepatitis, dan lainnya.

Beberapa orang yang mengidap beberapa kondisi terkait darah, seperti gangguan pada pembekuan darah, hemofilia, atau mengonsumsi obat pengencer darah, untuk tidak melakukan pengobatan totok darah. Seseorang yang mengidap gangguan tersebut, tubuhnya dapat kesulitan untuk menghentikan perdarahan yang keluar sehingga sangat banyak darah yang keluar dari tubuh. Saat terjadi, mungkin kamu mengalami penurunan jumlah darah pada tubuh secara signifikan yang dapat menimbulkan bahaya lainnya.

Supaya kamu mendapatkan informasi lebih jelas mengenai hal ini, kamu bisa berdiskusi dengan dokter di Halodoc. Dengan aplikasi ini, kamu bisa bertanya pada dokter kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Ini Alasan Diabetes Jadi Penyakit Seumur Hidup

Gaya Hidup Sehat untuk Pengidap Diabetes

Sebenarnya, kamu dapat membuat gangguan diabetes menjadi lebih baik dengan melakukan beberapa kebiasaan baik di rumah. Dengan beberapa cara ini, kamu dapat menjaga kadar gula darah di dalam tubuh tetap normal. Sehingga, beberapa komplikasi berbahaya yang dapat terjadi dapat dicegah. Berikut beberapa kebiasaan baik yang dapat dilakukan:

  1. Turunkan Berat Badan

Dengan menurunkan berat badan dapat menurunkan kadar gula darah, sehingga gangguan diabetes menjadi lebih baik. Cobalah untuk menurunkan bobot tubuh sekitar 5 hingga 10 persen untuk merasakan perbedaannya. Caranya adalah dengan mengontrol porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

  1. Mengonsumsi Makanan Sehat

Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat dengan cara memilih makanan dengan kalori yang lebih rendah dan kandungan lemak jenuh yang lebih sedikit. Kamu dapat lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan, serta makanan yang kaya akan serat. Dengan begitu, kadar gula di dalam tubuh tetap dalam kadar normal.

  1. Berolahraga

Berolahraga juga dapat membuat pengidap diabetes tetap sehat. Cobalah untuk melakukannya paling tidak 30 hingga 60 menit setiap harinya dalam seminggu. Aktivitas fisik yang dilakukan dapat menurunkan kadar gula darah.

Baca juga: Pengobatan untuk Pengidap Diabetes yang Alami Paronikia

Itulah pembahasan lengkap terkait totok darah yang ternyata tidak dapat mengobati diabetes. Saat kamu lebih memilih pengobatan alternatif, sangat penting untuk mengetahui beberapa risiko yang dapat terjadi. Banyak orang yang hanya melihat hasil dari pengobatan tanpa tahu efek samping yang dapat terjadi setelahnya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Type 2 diabetes.
WebMD. Diakses pada 2020. Understanding Diabetes -- Diagnosis and Treatment.