• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Trauma Kepala Dapat Sebabkan Anosmia?

Benarkah Trauma Kepala Dapat Sebabkan Anosmia?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Trauma kepala adalah kondisi yang terjadi saat kepala mengalami cedera yang cukup parah hingga mengganggu fungsi otak. Karena otak merupakan organ penting yang mengatur banyak fungsi dalam tubuh, trauma kepala dapat menyebabkan kamu mengalami berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan sampai serius. Anosmia merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dapat terjadi akibat trauma kepala.

Anosmia adalah hilangnya indera penciuman sebagian atau sepenuhnya. Kondisi ini bisa bersifat sementara atau permanen. Anosmia sementara biasanya disebabkan oleh kondisi umum yang mengiritasi lapisan hidung, seperti alergi atau pilek. Sedangkan anosmia permanen disebabkan oleh kondisi yang lebih serius yang memengaruhi otak atau saraf, seperti tumor otak dan trauma kepala.

Baca juga: Tak Dapat Mencium Bau, Ini Bahaya Alami Anosmia

Ketahui Berbagai Penyebab Anosmia

Anosmia seringkali disebabkan oleh pembengkakan atau penyumbatan pada hidung yang menghalangi bau untuk masuk ke bagian atas hidung. Anosmia juga kadang-kadang disebabkan oleh masalah dengan sistem yang mengirimkan sinyal dari hidung ke otak.

Berikut ini beberapa penyebab utama anosmia:

  • Iritasi pada Selaput Lendir yang Melapisi Hidung 

Kondisi tersebut dapat terjadi akibat infeksi sinus, masuk angin, merokok, flu atau influenza, alergi, hidung tersumbat yang tidak berkaitan dengan alergi. Anosmia yang disebabkan oleh hal ini biasanya bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya.  

  • Penyumbatan pada Saluran Hidung

Hilangnya kemampuan mencium bau juga dapat terjadi bila ada sesuatu yang secara fisik menghalangi masuknya udara ke dalam hidung. Hal ini bisa terjadi akibat tumor, polip hidung, kelainan tulang di dalam hidung atau septum hidung.

  • Kerusakan Otak atau Saraf

Di dalam hidung, terdapat reseptor yang berfungsi untuk mengirimkan sinyal melalui saraf ke otak. Anosmia bisa terjadi bila ada bagian dari jalur pengiriman sinyal tersebut yang rusak atau terganggu. Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, antara lain:

    • Usia tua.

    • Penyakit Alzheimer.

    • Tumor otak.

    • Penyakit Huntington.

    • Masalah hormonal.

    • Obat-obatan, termasuk beberapa antibiotik dan obat tekanan darah tinggi.

    • Multiple Sclerosis.

    • Penyakit Parkinson.

    • Skizofrenia.

    • Epilepsi.

    • Diabetes.

    • Cedera otak atau trauma kepala.

    • Operasi otak.

    • Kekurangan gizi dan kekurangan vitamin.

    • Stroke.

Dalam kasus yang jarang terjadi, orang dapat terlahir tanpa indra penciuman karena kondisi genetik. Kondisi ini disebut anosmia bawaan.

Baca juga: Risiko Fatal di Balik Cedera Kepala

Jadi, benar bahwa trauma kepala dapat menyebabkan anosmia, bahkan dapat mengakibatkan kehilangan indera penciuman sepenuhnya yang bersifat permanen. Karena itu, kamu sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter bila kamu mengalami cedera kepala dan mengalami gejala-gejala trauma kepala sebagai berikut:

  • Pusing atau gangguan keseimbangan.

  • Merasa lesu atau lelah.

  • Sakit kepala.

  • Mual.

  • Memiliki penglihatan ganda atau kabur.

  • Sensitivitas terhadap cahaya atau suara bising.

  • Kesulitan berkonsentrasi.

  • Kesulitan mengingat.

Baca juga: Adakah Pengobatan Efektif untuk Atasi Anosmia?

Cara Mencegah Trauma Kepala

Mengingat trauma kepala merupakan kondisi yang serius dan dapat berakibat fatal, kamu dianjurkan untuk melindungi kepala sebaik mungkin dari berbagai benturan. Cara paling efektif untuk mencegah trauma kepala adalah dengan menggunakan pelindung yang tepat saat berolahraga, berkendara, maupun melakukan pekerjaan yang memiliki risiko cedera tinggi. Pastikan kamu membeli helm yang sesuai ukuran dan melindungi kepala sepenuhnya. 

Iitulah penjelasan mengenai trauma kepala yang dapat menyebabkan anosmia. Untuk melakukan pemeriksaan terkait gejala kesehatan yang kamu alami, kamu bisa langsung buat janji di rumah sakit pilihanmu lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Anosmia?
WebMD. Diakses pada 2020. Head Injuries: Causes and Treatments.