• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berapa Lama Seseorang Bisa Sembuh dari Demam Berdarah?

Berapa Lama Seseorang Bisa Sembuh dari Demam Berdarah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Demam berdarah bisa menjadi fatal jika terlambat ditangani. Namun, penyakit ini bisa disembuhkan dengan pengobatan yang cepat dan tepat. Lantas, berapa lama seseorang bisa sembuh dari demam berdarah?

Demam berdarah akan sembuh setelah melewati tiga fase, yaitu fase demam, kritis, dan pemulihan. Dari fase demam hingga pemulihan, umumnya berlangsung selama kurang lebih seminggu, atau bisa juga lebih. Untuk tahu lebih lanjut berapa lama waktu pada masing-masing fase demam berdarah, simak pembahasannya hingga tuntas, ya!

Baca juga: Hati-Hati DBD yang Bisa Diketahui Lewat Air Liur

Tiga Fase Demam Berdarah: dari Infeksi hingga Pemulihan

Disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti, demam berdarah perlu segera ditangani agar tidak menyebabkan perdarahan dan berujung pada syok, bahkan kematian. Berikut ini tiga fase demam berdarah yang perlu dipahami:

1.Fase Demam 

Seperti namanya, fase demam ditandai dengan gejala demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, ada juga gejala lain yang muncul, seperti mual, muntah, sakit kepala, sakit tenggorokan, ruam kulit, nyeri otot, tulang, dan sendi. 

Fase demam biasanya akan berlangsung selama 2–7 hari. Pada fase ini, penting untuk memantau jumlah keping darah atau trombosit. Demam berdarah dapat menyebabkan penurunan jumlah trombosit dalam waktu singkat.

2.Fase Kritis 

Setelah melewati fase demam, pengidap demam berdarah akan merasa sembuh karena suhu tubuh mulai turun. Padahal, masa-masa menurunnya suhu tubuh justru adalah fase yang paling berbahaya. Itulah sebabnya dinamai fase kritis. Di fase ini, ada risiko terjadi perdarahan dan kebocoran plasma darah. 

Jika tidak ditangani, hal itu bisa menyebabkan syok, bahkan berujung pada hilangnya nyawa. Umumnya, fase kritis terjadi 3-7 hari sejak demam berlangsung. Pada fase ini, pengidap demam berdarah harus dipantau dan istirahat total.

Baca juga: Mitos dan Fakta Seputar DBD

3.Fase Pemulihan 

Setelah fase kritis, pengidap demam berdarah akan memasuki fase pemulihan. Fase ini umumnya terjadi selama 48–72 jam setelah fase kritis lewat. Pada fase ini, cairan yang keluar dari pembuluh darah akan kembali masuk, sehingga penting untuk menjaga agar cairan yang masuk tidak berlebihan. Cairan yang berlebihan dalam pembuluh darah bisa menyebabkan kondisi yang fatal, akibat gagal jantung dan edema paru. 

Di fase pemulihan, kadar trombosit juga akan meningkat dengan cepat dan kembali ke angka normal. Itulah sebabnya, penting bagi pengidap demam berdarah untuk beristirahat total dan menjaga kondisi tubuh selama tiga fase tersebut. 

Kondisi tubuh pengidap demam berdarah harus selalu dipantau selama tiga fase demam berdarah berlangsung. Jika muncul gejala seperti sesak napas, keringat dingin, atau terjadi perdarahan, segera pergi ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat. 

Baca juga: Lakukan Hal Ini untuk Mengobati Gejala Demam Berdarah

Keterlambatan penanganan sering jadi penyebab tidak tertolongnya nyawa pengidap demam berdarah. Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala mirip demam berdarah, atau tiba-tiba demam tinggi, segera gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter, guna memastikan penyakit dan mendapatkan saran yang tepat.

Jika dokter menyarankan untuk segera ke rumah sakit, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit terdekat. Dengan begitu, jika memang diagnosisnya adalah demam berdarah, penanganan bisa diberikan secara cepat.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Dengue. Symptoms and Treatment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Dengue fever.
Patient. Diakses pada 2021. Dengue.