• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berapa Lama Waktu Balita Dapat Bermain Gadget?

Berapa Lama Waktu Balita Dapat Bermain Gadget?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Kebanyakan orangtua pasti sudah tahu bahwa sebagian besar perkembangan otak bayi akan terjadi dalam 2 tahun pertama kehidupannya. Itulah mengapa sangat penting bagi bayi dan balita untuk menjelajahi lingkungan mereka dan dirangsang dengan banyak pemandangan, suara, rasa, dan tekstur. Berinteraksi dan bermain dengan orang lain akan membantu anak-anak belajar lebih baik tentang dunia di sekitar mereka.

Oleh karena itu, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk membatasi jumlah waktu yang dihabiskan bayi dan balita di depan gadget. Apabila Ibu bertanya mengenai waktu yang baik untuk balita bermain gadget, terutama bayi di bawah usia 18 bulan, maka jawabannya adalah tidak memberikannya sama sekali. Sementara untuk anak di atas usia tersebut, ada aturan khusus yang perlu orangtua terapkan kepada anak.

Baca juga: Si Kecil Kecanduan Gadget, Ini Dampaknya pada Kesehatan

Waktu yang Baik untuk Balita Bermain Gadget

Di zaman sekarang memang sangat sulit untuk menghindarkan anak-anak dari gadget. Mulai dari televisi, tablet, komputer, smartphone, dan video game, pasti akan membuat mereka tertarik karena biasanya menyajikan gambar-gambar yang menarik perhatian mereka. Kini mungkin anak akan sulit untuk tidak menggunakan gadget, jadi solusinya adalah untuk memastikan waktu bermain gadget-nya adalah hal yang produktif atau bersifat edukatif dari pada hiburan semata. 

Jika kamu memutuskan untuk membiarkan bayi bermain-main dengan gadget, coba biarkan selama 15 atau 20 menit. Saat perhatian mereka kemungkinan besar akan memudar, maka bersiaplah dengan sesuatu yang baru dan menarik untuk dilakukan selanjutnya. Balita berusia 18 bulan hingga 24 bulan dapat mulai menikmati gadget bersama orang tua atau pengasuhnya. Sementara pada usia 2 dan 3 tahun, anak-anak harus menonton tidak lebih dari 1 jam sehari. 

Namun perlu diingat, tidak semua waktu harus dibatasi. Misalnya, orangtua dan bayi bisa memutar permainan warna atau bentuk interaktif di tablet atau menonton program pendidikan berkualitas tinggi bersama-sama, dan itu adalah hal yang sangat disarankan. Sementara itu, membiarkan balita duduk di depan TV untuk menonton acara favorit orangtua adalah contoh waktu menonton yang buruk.

Gunakan waktu layar sebagai kesempatan untuk berinteraksi dengan anak dan mengajarkan pelajaran tentang dunia. Jangan biarkan anak menghabiskan waktu sendirian hanya dengan menatap layar apalagi sampai ia mengalami kecanduan gadget.

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan Ketika Pergoki Anak Melihat Konten Dewasa

Tips Membatasi Durasi Menggunakan Gadget

Saat orangtua sudah mengizinkan anak menggunakan gadget, maka pastikan untuk memberikan contoh yang baik, tetapkan batasan, dan bicarakan dengan anak tentang hal itu. Sementara itu, untuk membuat waktu bermain gadget balita menjadi lebih produktif, orangtua bisa melakukan beberapa hal:

  • Pastikan orangtua selalu mendampingi balita yang sedang menggunakan gadget. Orangtua bisa memilihkan hal yang edukatif dengan anak atau membicarakan sesuatu yang dilihat bersama dalam acara TV atau video yang sesuai dengan usianya.
  • Teliti game dan aplikasi sebelum mengizinkan anak memainkannya. Ada ribuan aplikasi dan game yang mengklaim mendidik, tetapi tidak semuanya begitu. Cari review internet untuk melihat mana yang dianggap terbaik oleh pendidik dan dokter anak.
  • Jadwalkan banyak waktu tanpa gadget ke dalam aktivitas anak. Waktu bermain yang tidak terstruktur penting untuk membangun kreativitas, jadi anak-anak harus punya waktu untuk bermain jauh dari gadget setiap hari. Makan bersama keluarga dan waktu tidur juga merupakan waktu yang penting agar anak tidak terlalu sering menggunakan gadget.

Baca juga: Gadget atau Mainan, Hadiah Terbaik untuk Anak

Salah satu efek buruk dari penggunaan gadget yang berlebihan pada anak adalah kemampuan penglihatan yang memburuk. Oleh karena itu, orangtua perlu membatasi penggunaan layar sambil tetap memberikannya suplemen untuk menjaga kesehatan matanya. Kamu pun kini bisa beli suplemen mata untuk anak di Halodoc. Tak hanya suplemen mata saja, kamu juga bisa mendapatkan semua obat dan kebutuhan kesehatan untuk keluarga di Halodoc. Praktis bukan? Yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang! 

Referensi:
Baby Centre UK. Diakses pada 2021. Is Screen Time Good or Bad for Babies and Children?
Kids Health. Diakses pada 2021. Screen Time Guidelines for Babies and Toddlers.
The New York Times. Diakses pada 2021. How and When to Limit Kids' Tech Use.